Pulsar Gaming Ajak Gamer Ikut Merancang Mouse Masa Depan

Reading time:
August 8, 2026
Pulsar Gaming menggandeng universitas di Korea Selatan untuk meneliti cara gamer gunakan mouse demi ciptakan desain mouse gaming baru.

Sebagai periferal yang bersentuhan langsung dengan tangan gamer dan juga menentukan pengalaman bermain, desain mouse gaming merupakan sesuatu yang tidak bisa dianggap remeh. Belum lagi melihat semakin ketatnya persaingan di pasar periferal, membuat produsen mulai beralih ke pendekatan yang lebih ilmiah. Kini, bukan sekadar developer yang menentukan bentuk mouse generasi berikutnya, tetapi juga data yang dikumpulkan langsung dari ribuan gamer di seluruh dunia.

Produsen periferal Pulsar Gaming mengumumkan program riset bersama High-Performance Human-Computer Interaction Lab di Yonsei University, Korea Selatan. Melalui survei akademis yang dibuka hingga 24 Agustus, perusahaan tersebut mengajak partisipasi gamer via media sosial guna mengumpulkan data kuantitatif mengenai kebiasaan pengguna saat memakai mouse gaming.

pulsar gaming

Mulai dari genre game yang dimainkan, jumlah mouse yang pernah digunakan, ukuran tangan hingga panjang jari menjadi bagian dari data yang akan dianalisis untuk membangun desain mouse gaming di masa depan. Menariknya sebagai bentuk apresiasi, sembilan peserta survei yang mengisi semua pertanyaan akan dipilih secara acak untuk menerima mouse gaming dari Pulsar Gaming.

Sekilas, survei sepanjang 19 halaman ini mungkin terdengar berlebihan. Namun justru di sinilah letak perubahan cara industri periferal bekerja. Selama bertahun-tahun, banyak produsen mengembangkan mouse berdasarkan masukan atlet esports atau pengujian internal, dan terkadang justru menghasilkan desain yang “unik” dan tidak cocok untuk pengguna biasa.

Kini, Pulsar Gaming mencoba memperluas cakupan data dan akurasinya dengan melibatkan komunitas gamer secara langsung, agar desain yang dihasilkan benar-benar mencerminkan pola penggunaan di dunia nyata, baik untuk gamer casual maupun pengguna yang lebih intense.

Pendekatan berbasis data sebenarnya bukan hal baru di industri periferal premium. Produsen seperti Logitech telah lama memanfaatkan laboratorium ergonomi, sensor gerakan, hingga pemantauan aktivitas otot tangan untuk menyempurnakan bentuk perangkat mereka.

Berbeda dengan Logitech, Pulsar Gaming berusaha lebih membumi, melalui gabungan antara penelitian akademis dengan data dalam skala yang jauh lebih besar dari komunitas global. Hal ini berpotensi menghasilkan desain yang tidak hanya nyaman untuk kalangan profesional, tetapi juga lebih sesuai bagi gamer dengan berbagai ukuran tangan dan gaya genggaman yang berbeda.

Bagaimana menurut Anda mengenai survei yang menarik ini? Apakah Anda akan mencoba mengikutinya demi berkesempatan mendapatkan mouse gaming dari Pulsar Gaming?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…