Roblox Siapkan Fitur Sosial Berupa Voice dan Video Chat Baru
Roblox tengah menyiapkan fitur voice dan video chat baru sebagai bagian dari strateginya memperkuat pengalaman sosial yang aman di platform itu.
Meski berita mengenai Roblox sering kali dikaitkan dengan kontroversi terkait keamanan pemain belianya, tetapi pada nyatanya platform gaming itu juga tidak lelah menghadirkan beragam fitur yang menarik. Setelah sebelumnya hadirkan tools berbasis AI untuk membuat game, kini muncul rencana untuk membuat fitur voice chat dan video chat yang terintegrasi di dalam ekosistem game.
Ketika perusahaan itu berikan presentasi earning report kepada investor yang dilaporkan via The Verge, Roblox mengungkapkan bahwa mereka tengah mengembangkan berbagai fitur komunikasi baru yang memungkinkan pemain berinteraksi sesama pengguna platform, sebagai pengganti Discord.
Rencana tersebut mencakup peningkatan pada sistem Party Voice, perluasan fitur panggilan suara, hingga opsi komunikasi berbasis video yang diharapkan mampu membuat pengalaman bermain terasa lebih personal dan sosial. Strategi ini juga menjadi bagian dari visi jangka panjang platform itu untuk meningkatkan interaksi antarpengguna di luar sekadar bermain game bersama.
Menariknya, pengumuman ini datang tidak lama setelah game itu memutuskan menghentikan layanan Roblox Connect, fitur video call berbasis avatar yang diperkenalkan pada 2023. Menurut pihak developer, mayoritas pemain berusia 13 tahun ke atas ternyata lebih sering menggunakan Party Voice untuk berkomunikasi dengan teman, sehingga Roblox memilih mengalihkan fokus ke sistem komunikasi yang dinilai lebih sesuai dengan kebiasaan pemainnya.
Bagi Roblox, komunikasi kini tampaknya menjadi salah satu elemen penting untuk mempertahankan pemain. Semakin lama pengguna mengobrol, membuat grup, atau menghabiskan waktu bersama teman, semakin besar pula peluang mereka tetap aktif di dalam ekosistem Roblox. Pendekatan ini juga sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjadikan platformnya sebagai ruang sosial virtual, bukan hanya tempat memainkan jutaan game buatan komunitas.
Menariknya, ekspansi fitur komunikasi tentu akan kembali mengundang perhatian terhadap aspek keamanan. Pasalnya, game itu selama beberapa tahun terakhir terus mendapat sorotan terkait perlindungan pemain di bawah umur, sehingga setiap fitur voice maupun video chat baru hampir pasti akan dibarengi sistem moderasi dan verifikasi usia yang semakin ketat.
Bagaimana menurut Anda? Apakah penambahan fitur komunikasi itu akan membuat Roblox semakin menarik sebagai platform sosial, atau justru berpotensi menimbulkan tantangan baru terkait keamanan pemain?










