Take-Two Buru Leaker GTA 6 Lewat Microsoft dan Discord
Take-Two memburu leaker GTA 6 dengan ajukan perintah pengadilan kepada Microsoft dan Discord, demi ungkap identitas di balik pelakunya.
Kebocoran besar yang terjadi pada GTA 6 tampaknya sudah melewati batas, dan Take-Two selaku parent company dari Rockstar Games akhirnya turun tangan. Raksasa gaming itu membawa persoalan tersebut ke ranah hukum, dengan memburu identitas pihak yang diduga menyebarkan rekaman game secara ilegal selama beberapa waktu belakangan.
Melalui laporan dari Kotaku, terlihat pihak Take-Two telah mengajukan sejumlah subpoena atau perintah pengadilan via pengadilan federal Amerika Serikat pada 20 Agustus, meminta Microsoft dan Discord menyerahkan data yang berkaitan dengan akun-akun yang diduga terlibat dalam penyebaran bocoran GTA 6.

Permintaan tersebut diajukan berdasarkan unsur hukum DMCA, dan secara khusus ditujukan untuk mengungkap identitas pihak yang diduga melakukan pelanggaran hak cipta dan pencurian materi game. Dokumen yang diajukan di Southern District Court of New York menyebut semua materi yang dibocorkan memiliki hak cipta yang dilindungi, mencakup audiovisual, artwork, gambar, dialog, serta elemen kreatif lainnya.
Meski demikian, mengejar pelakunya yang menyebut dirinya sebagai Cyberleek juga tidak mudah, karena begitu luasnya jejak digital yang kini coba ditelusuri. Take-Two tidak sekadar meminta informasi mengenai unggahan, tetapi berusaha menghubungkan akun dan aktivitas online dengan identitas sebenarnya di dunia nyata. Microsoft dan Discord menjadi pihak penting, karena keduanya kemungkinan memiliki data akun, perangkat, serta informasi lain yang dapat membantu menghubungkan aktivitas digital tersebut dengan pihak tertentu.
Kasus ini juga mengingatkan bahwa kebocoran GTA 6 bukan persoalan baru bagi Rockstar. Pada 2022, gameplay dari versi pengembangan GTA 6 juga sempat bocor dalam skala besar dan memaksa Rockstar merespons secara terbuka. Bedanya, situasi kali ini muncul ketika Rockstar sedang memasuki fase promosi resmi dan dijadwalkan menghadirkan materi GTA 6 berikutnya pada 27 Agustus via Netflix. Dengan kata lain, bocoran tersebut akan mengganggu momentum pemasaran yang sengaja dibangun perusahaan menjelang peluncuran game pada 19 November.
Microsoft sendiri telah menyatakan bahwa mereka bersedia untuk bekerja sama dengan Take-Two dan Rockstar untuk melindungi kekayaan intelektual, sementara tenggat bagi Microsoft dan Discord untuk merespons permintaan tersebut dilaporkan jatuh pada 4 September.
Bagaimana menurut Anda mengenai langkah yang diambil oleh Take-Two untuk mengejar pelaku kebocoran paling kontroversial di 2026 itu?










