Star Wars Battlefront 3 Dikabarkan Digarap DICE & Respawn, Bungie Tersingkir?
Star Wars Battlefront 3 disebut akan dikembangkan oleh DICE dan Respawn, setelah Bungie sebelumnya dikatakan sebagai kandidat pengembangnya.
Harapan penggemar untuk melihat Star Wars Battlefront 3 tampaknya mulai mendapatkan titik terang, tetapi bukan lewat studio yang sebelumnya menjadi bahan rumor. Setelah EA DICE dan Bungie sebelumnya disebut sebagai kandidat pengembangnya, informasi terbaru justru mengarah pada kolaborasi DICE dan Respawn Entertainment. Kabar ini berasal dari Joe Brammer, CEO Bulkhead Games, meski belum disertai pengumuman resmi dari EA maupun Lucasfilm.
Rumor awal mengenai proyek ini muncul melalui kolom Quartermann via Electronic Gaming Monthly. Laporan tersebut mengklaim Lucasfilm sedang mencari mitra untuk mengembangkan Star Wars Battlefront 3, dengan DICE sebagai kandidat utama dan Bungie sebagai alternatif. Informasi itu kemudian dibahas oleh jurnalis Jeff Grubb, yang menyambut baik kemungkinan kembalinya seri tersebut, tetapi meragukan bahwa Bungie akan mendapat proyeknya.

Perkembangan terbaru mengubah arah rumor tersebut. Brammer menyatakan via media sosial bahwa Star Wars Battlefront 3 sedang dikembangkan oleh DICE bersama Respawn. Jika informasi ini akurat, proyek tersebut bukan hanya mengandalkan pengalaman DICE dalam merancang pertempuran multiplayer berskala besar ala Battlefield, tetapi juga akan memanfaatkan pengalaman Respawn mengembangkan game aksi dan shooter.
Selain itu, DICE tetap menjadi pilihan yang masuk akal karena menangani Star Wars Battlefront pada 2015 dan Star Wars Battlefront II pada 2017. Game kedua sempat menghadapi kontroversi besar terkait sistem progresi dan loot box saat peluncuran, tetapi popularitasnya bertahan hingga bertahun-tahun kemudian. Kebangkitan jumlah pemainnya belum lama ini menjadi alasan yang diklaim membuat Lucasfilm kembali mempertimbangkan kelanjutan seri tersebut.

Sementara itu, keterlibatan Respawn akan menarik karena studio tersebut juga mengembangkan seri Star Wars Jedi untuk EA. Pengalaman mereka dalam membangun pertarungan ala semesta Star Wars tentunya dapat melengkapi keahlian DICE dalam pertempuran multiplayer. Meski demikian, belum ada konfirmasi bahwa Respawn memang akan menangani aspek tertentu, seperti kampanye cerita, desain gameplay, atau dukungan teknis untuk Battlefront berikutnya.
Perubahan kandidat ini juga mencerminkan situasi lisensi game Star Wars yang kini lebih terbuka. Setelah kesepakatan eksklusif EA berakhir pada 2023, Lucasfilm dapat bekerja sama dengan lebih banyak publisher dan studio. Namun, kabar ini tidak otomatis menjamin Battlefront 3 akan segera dirilis. Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai platform, jadwal peluncuran, ataupun tanggal pengungkapan game.
Menurut Anda, apakah kolaborasi DICE dan Respawn lebih menjanjikan untuk Star Wars Battlefront 3 dibandingkan jika game tersebut ditangani Bungie?









