Tencent Terancam Diusir Oleh Pemerintah AS Dari Industri Gaming Barat
Begitu besarnya pengaruh Tencent di dalam industri gaming dunia barat sampai membuat pemerintah AS merasa terancam keamanannya.
Bila Anda merasa gaming dan pemerintahan Amerika Serikat tidak ada hubungannya, maka berita satu ini tampaknya akan mengubah pemikiran Anda. Rupanya begitu besarnya pengaruh Tencent di dalam industri gaming di dunia barat membuat pemerintahan AS pertimbangkan untuk usir raksasa gaming itu dari negara mereka.
Menurut laporan dari publikasi The FT, disebutkan bahwa pemerintah AS mengadakan rapat untuk menentukan apakah investasi raksasa gaming dari China itu di AS memiliki risiko keamanan. Terang saja, perusahaan gaming itu memang begitu besar jangkauan investasinya di dunia gaming.

Setidaknya ada lebih dari 800 developer di dunia yang ada di bawah investasi mereka, termasuk Epic Games, Ubisoft, Larian, Krafton, dan masih banyak lagi. Bahkan, raksasa gaming itu sampai menjadi pemilik langsung dari Riot Games dan Supercell, dua developer dengan valuasi yang begitu tinggi.
Saat ini disebutkan rapat itu sedang ditunda karena adanya masalah penjadwalan, dan juga karena Presiden Trump akan bertemu dengan Presiden Xi Jinping bulan depan. Bila pertemuan itu juga akan membicarakan masalah Tencent, maka jelas sudah skala raksasa gaming itu di dalam percaturan dunia.
Untuk ancaman yang dianggap membahayakan oleh pemerintah AS, dikatakan bahwa begitu besarnya potensi untuk mengumpulkan data penduduk AS dari gaming, untuk kemudian dibawa oleh Tencent ke pemerintah China, merupakan sesuatu yang tidak bisa diterima.
Raksasa gaming itu juga sempat dimasukkan ke dalam daftar pengawasan oleh departemen pertahanan AS pada Januari 2025, sebagai perusahaan militer China. Sesuatu yang disangkal oleh Tencent, bahkan sampai siap dibawa ke pengadilan kala itu. Tampaknya semua itu tidak mengubah sikap pemerintah AS terhadap perusahaan itu.
Nah, bagaimana menurut Anda sendiri mengenai sikap pemerintah AS terhadap raksasa gaming dari China itu? Apakah menurut Anda langkah yang diambil oleh pemerintahan Trump itu terlalu paranoid, atau ada benarnya?










