Nintendo Dikabarkan Akan Kurangi Produksi Console Switch 2
Akibat performa penjualan yang tidak mencapai target di AS, Nintendo dikabarkan akan kurangi produksi console Switch 2 baru.
Nintendo dikabarkan akan mengambil langkah yang cukup signifikan, dengan memangkas produksi console Switch 2 baru, menyusul rendahnya performa penjualan yang dinilai tidak memenuhi target, khususnya di pasar Amerika Serikat sepanjang masa liburan.
Menurut laporan dari Bloomberg, Nintendo disebut menurunkan target produksi kuartal ini menjadi sekitar 4 juta unit, turun drastis dari rencana awal sebesar 6 juta unit. Kebijakan ini dikabarkan akan berlangsung hingga April 2026 sebagai bagian dari penyesuaian strategi penjualan console mereka.

Menariknya, data penjualan itu sebenarnya menunjukkan bahwa Switch 2 masih tampil kuat bila dibandingkan dengan console lain, bahkan diklaim unggul sekitar 45% dibanding performa awal Switch generasi pertama di AS pada periode yang sama. Namun, angka tersebut tampaknya tetap dinilai belum cukup untuk memenuhi target internal perusahaan.
Selain faktor penjualan, ada beberapa variabel lain yang ikut mempengaruhi keputusan ini. Nintendo sebelumnya telah dipastikan tengah mengembangkan varian baru Switch 2 dengan baterai yang dapat diganti, guna memenuhi regulasi Uni Eropa yang semakin ketat. Bisa jadi pengurangan produksi itu untuk beri jalan bagi varian baru di dalam lini produksi mereka.
Tak hanya itu, potensi kenaikan harga juga mulai dipertimbangkan. Presiden Nintendo sempat menyatakan bahwa perusahaan akan “mempertimbangkan secara hati-hati” penyesuaian harga, terutama akibat meningkatnya biaya komponen seperti memori. Dengan mengurangi produksi console baru, maka mereka juga mengurangi biaya untuk membeli memory baru dengan harga tinggi.
Bagaimana menurut Anda mengenai keputusan yang diambil oleh Nintendo tersebut?










