Destiny 2 Resmi Akhiri Pengembangan Setelah 9 Tahun Temani Gamer

Reading time:
May 22, 2026
Bungie mengumumkan akan berikan update live-service terakhir untuk Destiny 2, menandai berakhirnya pengembangan aktif setelah hampir 9 tahun.

Bagi game live-service yang telah berjalan selama hampir 9 tahun lamanya, Destiny 2 merupakan game dengan love-hate relationship dengan fansnya. Kebanyakan masalah yang dihadapi game ini adalah keputusan Bungie terhadap sistem monetisasi di sana, yang dipandang terlalu “rakus” dan juga keputusan developer itu untuk hapus konten secara sepihak. Kini, perjalanan panjang tersebut akhirnya mendekati garis akhir.

Bungie mengumumkan secara resmi bahwa Destiny 2 akan menerima update konten live-service terakhirnya pada 9 Juni 2026 mendatang. Meskipun game ini tidak akan ditutup dan server tetap online, pengembangan aktif untuk konten baru akan resmi berakhir setelah update tersebut dirilis.

destiny 2

Bagi jutaan Guardians yang telah mengikuti kisah game ini sejak 2017, keputusan ini menandai berakhirnya sebuah era. Destiny 2 bukan hanya menjadi salah satu game terpenting dalam portofolio Bungie, tetapi juga salah satu pionir model live-service modern yang masih bertahan hingga hari ini.

Menariknya, Bungie memastikan bahwa update terakhir ini bukan sekadar penutup sederhana. Studio tersebut menyebutnya sebagai kumpulan “surat cinta” untuk komunitas yang telah mendukung Destiny 2 selama bertahun-tahun.

Update tersebut akan menghadirkan berbagai perubahan besar, termasuk Director yang diperbarui sebagai pusat aktivitas baru, Pantheon 2.0 dengan deretan boss baru, revisi menyeluruh untuk senjata dan armor raid maupun dungeon, serta berbagai kemampuan baru untuk seluruh kelas karakter.

Tidak hanya itu, Bungie juga akan melakukan overhaul besar terhadap sistem Portal, menghadirkan mode baru di Crucible, memperbarui Monument of Triumph, dan bahkan mengembalikan Sparrow Racing League secara permanen; sebuah mode yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu fitur yang paling sering diminta komunitas.

Namun seperti setiap transisi besar, ada pula hal yang harus ditinggalkan. Bungie mengkonfirmasi bahwa sejumlah event musiman akan dipensiunkan sebagai bagian dari perubahan arah pengembangan game.

Dengan berakhirnya pengembangan aktif untuk Destiny 2, Bungie tampaknya berniat untuk mengalihkan sumber daya mereka untuk mengembangkan proyek-proyek baru yang tengah mereka siapkan. Studio itu menyebut bahwa langkah ini akan membuka ruang untuk mulai membangun generasi game berikutnya.

Keputusan ini juga menjadi momen refleksi bagi industri game. Destiny 2 telah melalui ekspansi besar, perubahan model bisnis, pergantian platform, hingga berbagai pasang surut bersama komunitasnya. Meski tidak selalu berjalan mulus, game ini berhasil mempertahankan basis pemain yang loyal selama hampir sembilan tahun, sebuah pencapaian yang sangat sulit diraih di dunia live-service.

Kini, pertanyaan terbesar bukan lagi mengenai masa depan Destiny 2, melainkan apa yang akan dilakukan Bungie setelahnya. Ketika melihat kondisi Bungie belakangan ini yang dinilai mengecewakan karena kegagalan Marathon, mengecewakan fans mereka dengan “matikan” Destiny 2 bukannya memperbaikinya berpotensi meruntuhkan komunitas setia yang telah dibangun semenjak Destini pertama.

Bagaimana menurut Anda mengenai berakhirnya pengembangan aktif Destiny 2? Apakah Anda termasuk fans setia game ini yang masih memainkannya hingga sekarang?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…