Nintendo Diduga Masih Usahakan VRR di Mode Docked Switch 2
Lowongan kerja terbaru di Nintendo memunculkan dugaan bahwa dukungan VRR untuk mode docked Switch 2 masih dalam pengembangan.
Absennya Variable Refresh Rate (VRR) saat Nintendo Switch 2 digunakan dalam mode docked merupakan salah satu keputusan yang paling membingungkan sejak console tersebut diluncurkan. Padahal, layar bawaan Switch 2 sudah mendukung teknologi tersebut. Kini, sebuah temuan baru memunculkan harapan bahwa Nintendo mungkin belum benar-benar meninggalkan rencana menghadirkannya ke mode TV.
Harapan tersebut muncul setelah ditemukannya lowongan pekerjaan terbaru di Nintendo via Nintendo patents Watch, mencari Senior Display Engineer dengan pengalaman di bidang teknologi display seperti HDR dan VRR. Memang, lowongan ini sama sekali bukan konfirmasi bahwa fitur tersebut akan segera hadir. Namun, banyak pihak menilai kebutuhan akan keahlian VRR menjadi sinyal bahwa raksasa gaming itu masih mengembangkan teknologi tersebut, untuk hardware saat ini maupun perangkat di masa depan.

Sebelum peluncuran Switch 2, Nintendo memang sempat mencantumkan dukungan VRR untuk mode docked pada spesifikasi awal console. Namun, informasi tersebut kemudian direvisi menjelang rilis, dan perusahaan itu memastikan bahwa VRR hanya tersedia saat bermain dalam mode handheld, sementara ketika console dihubungkan ke TV, fitur tersebut tidak lagi aktif. Hingga kini, Nintendo belum pernah menjelaskan secara rinci alasan di balik keputusan tersebut.
Padahal, teknologi VRR memiliki manfaat yang cukup besar, terutama untuk game dengan frame rate yang berubah-ubah. Dengan menyelaraskan refresh rate layar terhadap frame rate yang dihasilkan GPU, VRR mampu mengurangi screen tearing dan membuat animasi terlihat lebih mulus. Ketiadaan fitur ini di mode docked menjadi semakin terasa, ketika sejumlah game mulai menawarkan mode 120 FPS atau performa tinggi di Switch 2.
Menariknya, sejumlah pengujian pihak ketiga sebelumnya juga menunjukkan bahwa dock Switch 2 secara hardware sebenarnya mampu meneruskan sinyal VRR ketika digunakan dengan perangkat lain. Hal ini memunculkan dugaan bahwa kendala utamanya berada pada implementasi software atau firmware Switch 2, bukan keterbatasan dock itu sendiri.
Meski begitu, Anda sebaiknya tidak lekas berharap besar. Lowongan pekerjaan hanyalah indikasi bahwa Nintendo masih membutuhkan tenaga ahli di bidang tersebut. Belum ada jaminan bahwa hasilnya akan berupa update untuk Switch 2. Bisa saja teknologi tersebut justru dipersiapkan untuk revisi hardware di masa depan, atau bahkan console generasi berikutnya. Hingga Nintendo memberikan pengumuman resmi, semua kemungkinan tersebut masih sebatas spekulasi yang didasarkan pada petunjuk yang ada.
Terlepas dari itu, kemunculan lowongan ini setidaknya memberikan secercah harapan bagi para pemilik Switch 2 yang sejak awal mempertanyakan absennya VRR di mode TV. Jika perusahaan gaming itu benar-benar berhasil mengaktifkan fitur tersebut melalui update sistem, pengalaman bermain game di layar besar jelas akan meningkat tanpa perlu membeli hardware baru.
Bagaimana menurut Anda mengenai adanya kemungkinan Nintendo menghadirkan VRR di mode docked untuk Switch 2? Masih bicara soal aspek visual di Switch 2, tahukah Anda bahwa console itu sempat dikabarkan akan dapatkan layar yang lebih baik?









