Gamer Kreatif Bungkus Game Steam Ke Dalam “Cartridge” Berbasis SSD

Reading time:
July 21, 2026
Gamer nan cerdik menciptakan cartridge berbasis SSD untuk bungkus game Steam miliknya, lengkap dengan auto-launch dan nuansa game retro.

Perubahan haluan di industri gaming saat ini, yang semakin condong ke media digital harus diakui memunculkan kerinduan terhadap sensasi memiliki media fisik. Menariknya, di tengah tren industri yang bergerak menuju distribusi digital sepenuhnya, sebagian gamer ternyata masih mencari cara untuk menghadirkan kembali pengalaman memasukkan cartridge atau media fisik sebelum mulai bermain, ala game retro.

Hal inilah yang dilakukan oleh seorang pengguna Reddit dengan nama Jibril-sama. Ia menciptakan sistem unik yang diperlihatkan via video singkat, guna mengubah koleksi game Steam miliknya menjadi “cartridge” fisik menggunakan SSD SATA 2,5 inci bekas berukuran 128GB. Setiap SSD diisi dengan satu game, dibungkus menggunakan casing khusus lengkap dengan artwork layaknya cartridge console, lalu dipasang ke docking station berbasis SATA saat ingin dimainkan. Sistem tersebut bahkan dilengkapi skrip yang secara otomatis membuka halaman game di Steam dan dapat langsung menjalankannya.

steam
Image: Reddit r/pcmasterrace @Jibril-sama

Dari sisi teknis, konsep ini sebenarnya cukup sederhana. SSD berfungsi sebagai media penyimpanan game sekaligus membawa skrip yang memanfaatkan Steam URL Protocol di Linux. Saat SSD terhubung ke PC, sistem akan mendeteksi perangkat tersebut dan menjalankan game secara otomatis, menciptakan pengalaman plug-and-play yang mengingatkan pada era cartridge klasik. Sang kreator juga telah membagikan file desain 3D dan kode yang digunakan agar proyek ini bisa dicoba oleh pengguna lain.

Meski begitu, proyek ini bukanlah solusi untuk mengembalikan kepemilikan fisik game PC sepenuhnya. Game yang tersimpan di SSD tetap membutuhkan akun Steam dan lisensi yang sah agar dapat dimainkan. Dengan kata lain, “cartridge” ini lebih berfungsi sebagai media penyimpanan dan cara unik mengakses koleksi game, bukan sebagai pengganti distribusi digital yang selama ini diterapkan Valve. Bahkan, banyak pengguna Reddit menyebut konsep ini lebih cocok untuk game single player yang jarang mendapatkan update, dibanding judul live service yang terus menerima patch baru.

Menariknya, proyek ini muncul di waktu yang cukup emosional. Belum lama ini Sony mengkonfirmasi rencana menghentikan distribusi game PlayStation dalam format disc mulai 2028, membuat perdebatan mengenai masa depan media fisik kembali memanas. Walaupun solusi buatan Jibril-sama mungkin tidak praktis untuk semua orang, terlebih harga SSD masih relatif tinggi, ide tersebut menunjukkan bahwa masih ada gamer yang menghargai aspek koleksi dan interaksi fisik saat menikmati game favorit mereka.

Pada akhirnya, proyek ini mungkin tidak akan mengubah arah industri. Namun, ia menjadi pengingat bahwa bagi sebagian gamer, pengalaman bermain bukan hanya soal menekan tombol “Play”, melainkan juga tentang ritual sederhana saat mengambil sebuah cartridge dari rak koleksi sebelum memulai petualangan berikutnya.

Apakah Anda juga termasuk gamer yang lebih menyukai ritual memasukkan game fisik ke dalam drive sebelum bermain dibandingkan game digital?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…