Stellar Blade di Switch 2 Gunakan AMD FSR 3.1 Demi Kejar 60 FPS

Reading time:
September 3, 2026
Stellar Blade di Switch 2 memakai DLSS dan AMD FSR 3.1 demi mencapai 60 FPS, tetapi frame interpolation itu membawa risiko di sisi latency.

Belakangan ini, penggunaan frame generation berbasis AI sudah menjadi praktik yang wajar di industri gaming, demi bisa meningkatkan frame rate tanpa meminta penggunanya untuk membeli hardware yang kuat dan mahal. Stellar Blade menjadi salah satu contoh baru yang menarik, karena Shift Up memadukan teknologi dari dua rival besar, NVIDIA dan AMD, untuk membuat game action tersebut terlihat lebih mulus di Nintendo Switch 2.

Ketika mengembangkan game itu untuk Switch 2, Shift Up menggunakan NVIDIA DLSS untuk upscaling, kemudian memanfaatkan AMD FSR 3.1 Frame Interpolation untuk menghasilkan frame tambahan. Menurut wawancara CTO Shift Up, DongKi Lee dengan Nintendo Everything, target 60 FPS tersebut dicapai dengan basis rendering 30 FPS, yang kemudian disisipkan frame hasil interpolasi. Dengan kata lain, console itu sebenarnya tidak hasilkan 60 frame unik setiap detik, melainkan berikan frame tambahan di antara frame yang di-render secara asli.

Stellar Blade sony shift up

Menariknya, kombinasi tersebut bisa terjadi karena FSR 3.1 memisahkan fitur Frame Generation dari teknologi upscaling-nya. Artinya, developer tidak harus menggunakan FSR untuk meningkatkan resolusi sekaligus menghasilkan frame tambahan secara bersamaan. Pada kasus Stellar Blade, Shift Up mengambil keuntungan DLSS untuk rekonstruksi gambar, dan FSR 3.1 untuk tingkatkan frame rate.

Namun, persoalan besarnya ternyata ada pada input latency. Karena frame tambahan tersebut berasal dari interpolasi, respons untuk pengendalian game tetap lebih dekat dengan basis 30 FPS daripada 60 FPS. Untuk game action seperti Stellar Blade yang mengandalkan timing serangan, dodge, dan terutama parry, perbedaan tersebut bukan sekadar angka di layar melainkan berikan efek besar pada permainan.

Fakta ini memperlihatkan dilema yang kemungkinan akan semakin sering muncul, ketika game-game besar generasi PS5 dan Xbox Series dibawa ke perangkat Nintendo yang jauh lebih lemah secara hardware. Developer harus mencari titik tengah antara kualitas visual, resolusi, konsumsi daya, dan frame rate.

Sekarang tinggal dilihat apakah Shift Up akan berikan opsi untuk pemainnya memilih untuk menggunakan frame generation itu. Pasalnya, tidak semua pemain rela mengorbankan kenyamanan bermain hanya demi mendapatkan 60 FPS, ketika 30 FPS yang didukung dengan latency yang ketat justru jauh lebih baik untuk Stellar Blade.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda memilih dapatkan 60 FPS tetapi korbankan latency, atau sebaliknya?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…