NEOGEO AES+ Ditunda Rilisnya Hingga Akhir 2027
NEOGEO AES+ ditunda rilisnya hingga akhir 2027 akibat tingginya permintaan dan keterbatasan komponen, sementara pre-order tetap dijamin.
Console retro yang seharusnya menjadi salah satu nostalgia terbesar tahun ini justru harus menunggu lebih lama untuk bisa dinikmati. NEOGEO AES+ resmi umumkan mengalami penundaan panjang dari rencana peluncuran 12 November 2026 menjadi 16 September 2027. Menariknya, alasan di balik keputusan ini bukan karena proyek bermasalah, melainkan permintaan yang sangat tinggi dan keterbatasan pasokan komponen.
PLAION REPLAI, pihak yang menangani proyek tersebut bersama SNK, menyebutkan via pengumuman resmi bahwa respons terhadap NEOGEO AES+ telah melampaui ekspektasi awal mereka. Sayangnya, kondisi pasokan komponen elektronik global saat ini membuat perusahaan itu tidak mampu memproduksi unit dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi target peluncuran global sebelumnya. Daripada merilis console itu dengan stok terbatas, perusahaan itu lebih memilih memperpanjang waktu produksi dan memperluas kapasitas manufaktur.


Penundaan ini memang cukup lama karena jadwalnya mundur sekitar sepuluh bulan. Meski begitu, konsumen yang sudah melakukan pre-order tidak kehilangan prioritas dan harga console juga disebut tidak akan naik. Bahkan, unit dari produksi awal nantinya akan mendapatkan bonus khusus untuk para Founding Supporters sebagai kompensasi atas kesediaan mereka menunggu lebih lama. Nantinya, NEOGEO AES+ tetap akan dipamerkan di Tokyo Game Show pada 17 September – 21 September 2026.
Console retro ini sendiri merupakan upaya untuk menghidupkan kembali pengalaman NEOGEO AES dalam bentuk modern. AES asli merupakan versi rumahan dari hardware arcade Neo Geo yang memungkinkan gamer menikmati pengalaman yang sangat dekat dengan mesin arcade pada masanya. Versi baru ini ditujukan untuk membawa kembali pengalaman tersebut kepada kolektor dan penggemar retro, sehingga permintaan tinggi terhadap produk niche seperti ini menunjukkan bahwa hardware retro premium ternyata masih memiliki pasar yang besar.
Sebenarnya bila dilihat lebih dalam, keputusan menunda peluncuran ini justru bisa menjadi langkah yang lebih aman. Produk retro memiliki basis konsumen yang relatif spesifik, sehingga memaksakan debut dengan stok terbatas berisiko membuat calon pembeli frustrasi, sekaligus membuka ruang bagi harga reseller melonjak.
Bagaimana menurut Anda mengenai keputusan penundaan hampir setahun untuk console retro dari SNK itu?










