CLEVO Berdayakan Roblox Menjadi Dukungan Nyata untuk Petani Indonesia
CLEVO World hadirkan The Hardest Farming Game di Roblox, mengubah setiap Robux yang dibelanjakan menjadi dukungan bagi petani Indonesia.
Sebagai platform gaming yang berisi konten buatan pengguna, Roblox memiliki fleksibilitas yang jauh berbeda dibandingkan game lainnya.
Melalui game bernama The Hardest Farming Game, brand susu UHT CLEVO di bawah PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk mencoba membawa aktivitas bertani di dunia virtual menjadi bagian dari dukungan nyata bagi para petani Indonesia. Semua transaksi mikro yang terjadi di dalam game melalui Robux diklaim akan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di tanah air.
Game yang masuk ke dalam ekosistem gaming bernama CLEVO World itu hadir sebagai bagian dari strategi consumer engagement dari brand CLEVO, memberikan beberapa pengalaman role-play yang memungkinkan anak mengeksplorasi profesi di dalam game Roblox, seperti menjadi dokter, pemain bola, hingga petani. Fokus terbesarnya berada di The Hardest Farming Game, tempat pemain mengelola lahan, menghadapi anomali cuaca dan serangan hama, sekaligus belajar memahami proses yang diperlukan untuk menghasilkan panen.


Bagian paling unik hadir melalui konsep Play-for-Good, yang dikatakan merupakan bagian kepedulian sosial dari game mereka. Setiap Robux yang dibelanjakan pemain di The Hardest Farming Game diklaim CLEVO akan 100 persen menjadi bagian dari akumulasi dukungan untuk petani Indonesia.
Ketika bermain, pemain dapat membeli perlengkapan virtual yang menguntungkan via microtransaction seperti water gun untuk menghadapi musim kemarau, waternet untuk badai, hingga traktor anti-hama. Dampaknya di dunia nyata, akumulasi pembelian tersebut akan disalurkan sebagai penyediaan sarana pertanian yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok tani penerima manfaat, dengan penyaluran bantuan ditargetkan berlangsung pada akhir 2026.
Pendekatan tersebut juga membuat tantangan di dalam game memiliki fungsi yang lebih dari sekadar mekanik permainan. Hama, cuaca ekstrem, dan risiko gagal panen yang dihadapi pemain merupakan representasi nyata dari persoalan yang benar-benar dihadapi petani setiap musim tanam. CLEVO sengaja menggunakan simulasi tersebut untuk memperkenalkan nilai ketekunan, kerja keras, strategi, dan empati kepada anak melalui bermain game.

Pada akhirnya, nilai terbesar dari CLEVO World justru berada pada bagaimana aktivitas digital dapat menghasilkan dampak yang bisa diukur di luar game. Konsep ini mengubah mekanisme yang biasanya identik dengan pay-to-win menjadi transaksi yang diklaim memiliki tujuan sosial. Tentu saja, keberhasilan konsep ini pada akhirnya akan bergantung pada transparansi penyaluran dan konsistensi program itu di dunia nyata.
Bagaimana menurut Anda mengenai pendekatan gaming bernuansa peduli sosial yang dilakukan di CLEVO World ini? Apakah Anda tertarik untuk menjajal kemampuan Anda dalam bertani di sana?










