Sony Gagalkan Mod Multiplayer The Last of Us Part II Buatan Fans
Sony menghentikan mod multiplayer buatan fans untuk The Last of Us Part II yang dikembangkan oleh Speclizer, ketika mod hampir siap dirilis.
Ketika The Last of Us Online dibatalkan pengembangannya oleh Sony, komunitas sempat punya harapan lain akan adanya mode multiplayer untuk game itu via proyek fan-made, yang mencoba menghadirkan fitur itu ke The Last of Us Part II. Sayangnya, harapan itu kembali kandas setelah Sony meminta modder Speclizer menghentikan proyek multiplayer tersebut, hanya beberapa pekan sebelum rencana peluncurannya.
Mod ini dikembangkan sejak Januari dan awalnya direncanakan tersedia untuk publik pada September 2026. Melalui beberapa video yang memperlihatkan perkembangannya, proyek tersebut sudah jauh melampaui eksperimen sederhana. Speclizer sudah berhasil menjalankan mode multiplayer dengan sistem loadout, berbagai senjata dan skill, lima map, leaderboard dasar, serta pertarungan hingga 4v4.

Hal yang membuat keputusan ini terasa lebih menyesakkan adalah fakta bahwa mod tersebut sudah cukup matang untuk memberikan gambaran tentang bagaimana multiplayer The Last of Us Part II bisa berjalan. Proyek ini pada dasarnya mencoba mengisi kekosongan yang ditinggalkan Part II, karena hanya membawa pengalaman single player dan tidak berikan mode multiplayer seperti pada game pertamanya. Speclizer bahkan menyebut perkembangannya sudah berubah dari uji coba 1v1 yang penuh bug menjadi mode multiplayer yang terasa seperti produk utuh.
Naughty Dog selaku developernya telah membatalkan The Last of Us Online pada 2023. Ketika itu, studio tersebut menjelaskan bahwa proyek live service itu membutuhkan hampir seluruh sumber daya studio itu untuk mendukung konten pasca rilis selama bertahun-tahun, yang pada akhirnya akan mengganggu pengembangan game single player. Karena itu, mereka memilih kembali fokus pada game naratif yang menjadi kekuatan utamanya.
Bagi Sony dan Naughty Dog, menghentikan mod ini merupakan hak mereka sebagai pemegang hak atas properti intelektual dan pemegang kendali terhadap penggunaan aset The Last of Us. Meskipun proyek tersebut juga mendapat dukungan komunitas melalui Patreon, rencananya mod itu sendiri akan dirilis gratis.
Kisah akan mod multiplayer ini pada akhirnya menjadi pengingat bahwa komunitas tidak selalu bisa mengisi ruang yang sengaja ditinggalkan pemilik IP. Sony punya alasan legal untuk menghentikannya, tetapi keputusan tersebut sekaligus kembali menyoroti besarnya permintaan terhadap multiplayer The Last of Us setelah The Last of Us Online dibatalkan.
Bagaimana menurut Anda mengenai kembali gugurnya mod multiplayer buatan fans untuk The Last of Us Part II? Apakah Anda termasuk gamer yang juga menantikannya?










