Kojima Productions Tanggapi Alasan PHYSINT Tinggalkan PlayStation
Kojima Productions tanggapi laporan akan alasan Sony membatalkan PHYSINT, dan minta reportase itu disikapi secara skeptis.
Pindahnya PHYSINT dari PlayStation ke Xbox kembali memanas setelah Kojima Productions meminta gamer menyikapi laporan mengenai alasan di balik keputusan tersebut dengan skeptis. Studio buatan Hideo Kojima itu menegaskan bahwa klaim yang beredar tidak berasal dari sumber resmi maupun pernyataan yang tertulis.
Tanggapan resmi via media sosial ini muncul setelah laporan Bloomberg menyebut keputusan Sony untuk menghentikan proyek game itu berkaitan dengan performa komersial Death Stranding, masalah jadwal, serta anggaran PHYSINT yang disebut membengkak.

Menurut laporan tersebut, performa Death Stranding dan Death Stranding 2 yang disebut tidak memenuhi ekspektasi pendapatan Sony menjadi salah satu faktor utama pembatalan game itu. PHYSINT juga diklaim mengalami keterlambatan dan dapat menghabiskan biaya jauh di atas rencana, meski masih bertahun-tahun dari peluncuran.
Laporan yang sama juga mengaitkan keputusan itu dengan perubahan standar produksi PlayStation setelah kegagalan Concord, meski seluruh informasi tersebut berasal dari sumber yang tidak disebutkan namanya.
Studio game itu kini secara terbuka meminta agar laporan tersebut tidak diterima sebagai fakta. Studio itu menyatakan hubungan mereka dengan PlayStation tetap kuat, kondisi bisnisnya sehat dan menguntungkan, sementara pengembangan PHYSINT terus berjalan bersama Xbox.
Dengan kata lain, studio itu tidak membenarkan bahwa masalah pendapatan Death Stranding, anggaran, maupun jadwal pengembangan yang molor merupakan alasan Sony memutuskan keluar dari proyek tersebut.
Satu hal yang sudah dikonfirmasi secara resmi hanya Sony memutuskan untuk tidak lagi bekerja sama dengan Kojima Productions dalam PHYSINT. Hideo Kojima sebelumnya mengatakan bahwa ia menerima pemberitahuan tersebut pada pertengahan Juni 2026, dan kemudian menghabiskan sekitar tiga bulan mencari mitra baru agar proyeknya tetap hidup. Microsoft akhirnya mengambil alih peran tersebut melalui Xbox, memperluas kerja sama yang sebelumnya sudah mencakup game horor OD.
Kojima juga mengatakan Sony tidak memberikan alasan spesifik ketika menyampaikan keputusan tersebut. Melalui informasi terbaru, ia menggambarkan situasi itu sebagai kejutan besar karena Kojima Productions telah mempekerjakan orang secara khusus untuk PHYSINT, sementara proyeknya sendiri sudah memiliki konsep cerita, storyboard, model 3D, dan proses pemindaian para pemerannya.
Bagaimana menurut Anda mengenai tanggapan studio itu mengenai alasan tidak diteruskannya pengembangan PHYSINT di PlayStation?








