Review Mass Effect Infiltrator: Kisah Lain dari Sudut Semesta

Reading time:
March 19, 2012

Kemajuan perangkat mobile saat ini tidak hanya diukur dari seberapa kuat ia mampu menghasilkan performa tertentu, tetapi juga dari seberapa masif dukungan perangkat lunak yang dihadirkan untuknya. Dari semua perangkat yang ada, Apple mungkin menjadi yang paling ekspansif saat ini. Kemampuan perangkat keras yang lebih baik dan dukungan perangkat lunak yang lebih stabil membuat banyak developer tertarik untuk mengembangkan konten ke dalamnya, termasuk mereka yang sudah melahirkan franchise-franchise raksasa. Salah satunya adalah Electronic Arts.

Setelah menuai kesuksesan dengan aksi penutup yang luar biasa di Mass Effect 3, EA juga merils sebuah game mobile bertajuk Mass Effect Infiltrator untuk perangkat iOS. Bekerja sama dengan developer – IronMonkey Studios, seri ini didesain untuk menampilkan sebuah pengalaman yang baru dan berbeda dari semesta Mass Effect yang epik. Sebagai sebuah game mobile, ia tentu tidak akan mampu menghadirkan kompleksitas dan kebebasan yang selama ini  menjadi identitas dari Mass Effect sendiri. Namun di sisi lain, Mass Effect Infiltrator dituntut untuk menghadirkan kualitas yang sesuai dengan “nama besarnya”. Jadi? Gameplay seperti apa yang dibawa oleh IronMonkey Studios untuk mendefinisikan Mass Effect “mobile” pertama ini?

Plot

Salah satu kekuatan utama Mass Effect Infiltrator tentu ada pada dasar cerita yang ia hadirkan. Jangan berharap Anda akan menemukan Shepard yang sedang berusaha menyelamatkan semesta melawan para The Reapers di seri kali ini. Anda justru akan dibawa untuk menyusuri sisi cerita yang lain dari keseluruhan cerita Mass Effect yang ada. Apakah Anda masih ingat dengan “sisi lain” kehidupan Shepard di Mass Effect 2, dimana perjalanan organisasi teroris “rasis” – Cerberus menjadi fokus utama dan terlihat sebagai tokoh protagonis di dalam keseluruhan cerita? Hal yang sama juga menjadi basis cerita dari Mass Effect Infiltrator.

Anda akan berperan sebagai Randall Ezno, seorang prajurit Cerberus yang membelot
Infiltrator mengambil setting di semesta Mass Effect yang lain

Anda akan berperan sebagai Randall Ezno, seorang tentara Cerberus yang dengan setia menjalankan setiap misi untuk menghancurkan setiap ancaman yang ada bagi organisasi “ penyelamat manusia” ini. Namun perjalanan Ezno justru berakhir pada penemuan fakta yang mengejutkan. Ketika berusaha mencari Inali Renata – seorang advisor yang dekat dengan dirinya, Ezno justru harus berhadapan dengan serangan-serangan yang ditargetkan pada markas besar Cerberus. Dari informasi yang berhasil didapatkan, Ezno akhirnya menemukan “mimpi buruk” yang menghancurkan semua hal yang ia percayai sampai saat in.

Serangan-serangan ini ternyata berasal dari pihak pemberontak yang sempat menjadi uji coba eksperimen kejam milik Cerberus. Mereka juga disinyalir berada di balik hilangnya Inata. Ezno yang merasa terkhianati akhirnya memutuskan untuk berbalik arah melawan bekas organisasinya ini dan berusaha untuk menyelamatkan Inata. Pertempuran besar pun dimulai. Akankah Ezno berhasil? Eksperimen seperti apa yang sebenarnya dilakukan oleh Cerberus? Anda akan menemukan semua jawabannya di Infiltrator!

Gameplay Action yang Sederhana

Sudah menjadi sesuatu yang logis untuk tidak banyak berharap bahwa sebuah game mobile mampu menghasilkan kompleksitas seperti game-game di konsol. Mereka mungkin datang dengan visualisasi yang baik, namun keterbatasan fungsi navigasi seringkali memaksa developer datang dengan gameplay yang sederhana. Hal yang sama juga terjadi di Mass Effect Infiltrator. Jika tiga seri Mass Effect yang Anda mainkan di PC ataupun konsol merupakan sebuah game action  RPG, maka Infiltrator hanyalah sebuah game action, tanpa embel-embel RPG. Ia hadir sebagai sebuah game third person shooter dengan elemen rail-shooter yang kental.

Setiap misi yang ada hanya meminta Anda untuk membunuh semua musuh yang ada dan memastikan Ezno selamat selama menjalani perang ini. Tidak ada sidequest dan tidak ada misi yang meminta Anda untuk mengeksplorasi berbagai tempat. Anda hanya harus bergerak dalam satu garis linear untuk menyelesaikan game ini. Lantas mekanisme gameplay seperti apa yang akan Anda temui di Infiltrator? Sangat sederhana. Anda hanya tinggal bergerak dari satu tempat cover ke tempat yang lain dan terus bergerak maju. Indikator arah yang ada akan memberitahu kemana Anda dapat berlari untuk mencari perlindungan.

Anda hanya perlu berlindung, mencapai jarak yang mencukupi untuk menemukan indikator biru pada tubuh musuh yang ada
Tap layar perangkat iOS Anda dan Ezno akan otomatis masuk dalam mode menembak dengan slow motion

Lantas bagaimana dengan mekansime pertempurannya sendiri? Alih-alih dilihat sebagai game third person shooter, Infiltrator memuat mekanisme yang lebih kental rasa rail-shooter. Setiap musuh yang ada akan datang dengan indikator biru yang bersinar di sekitar tubuh mereka jika Anda berada dalam jarak yang cukup. Selanjutnya, Anda hanya tinggal mengklik tubuh mereka untuk masuk ke dalam mode bertempur dimana Ezno akan mulai menembak. Crosshair akan muncul dalam gerak lambat dan Anda hanya tinggal mengarahkan mereka. Kepala akan menjadi bagian yang paling tepat untuk menghasilkan damage terbesar.

Untuk memberikan kesan Mass Effect yang lebih kental, IronMonkey Studios juga menyuntikkan elemen-elemen khas Mass Effect ke dalam pertempuran. Anda bisa menggunakan kekuatan biotic tertentu untuk memberikan keuntungan pada pertempuran, dari sekedar menghasilkan effect khusus hingga damage yang besar Tidak hanya itu saja, Anda juga memiliki kemampuan cloak untuk bersumbunyi dari serangan musuh dan memberikan waktu ekstra untuk memulihkan shield dan health. Musuh akan datang dengan kelemahannya masing-masing serta kerentanan pada senjata-senjata tertentu. Anda hanya butuh waktu singkat untuk mempelajari apa yang harus Anda lakukan agar menang.

Anda akan jauh lebih mudah menembak jika menggunakan kemampuan biotic sebelumnya
Upgrade! Upgrade!

Memperbesar kesempatan untuk menang? Anda bisa mengumpulkan poin dari pertempuran dan misi yang sudah berhasil Anda selesaikan untuk masuk ke store dan membeli perlengkapan yang dibutuhkan. Ada beberapa kategori yang tentu sudah tidak asing lagi bagi Anda yang seringkali memainkan game dengan tipe yang sama. Jangan lupa untuk mengupgrade senjata yang ada untuk menghasilkan efektivitas serangan yang lebih baik.

Pages: 1 2
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

February 20, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Software): Indah, Elegan, Cepat!

Diskusi terkait konsol generasi terbaru memang lebih banyak didominasi soal…
February 17, 2021 - 0

Menjajal BETA Guilty Gear Strive: Siap Menjadi yang Terbaik!

Seperti halnya posisi Codemasters di dunia game racing, nama Arc…
February 15, 2021 - 0

Review Atelier Ryza 2: Terasa Seperti Petualangan Sampingan!

Sesuatu yang positif atau tidak, namun jadi fakta yang tidak…
February 11, 2021 - 0

Review Destruction AllStars: Butuh Misil dan Bom!

Game-game apa yang akan menemani rilis sebuah konsol generasi terbaru?…

Nintendo

July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.
April 15, 2020 - 0

Review Animal Crossing – New Horizons: Sesungguhnya Game Super Hardcore!

Tumbuh menjadi sensasi internet dalam waktu singkat, banyak gamer yang…