Menjajal Titanfall Beta: Pengalaman Multiplayer yang Luar Biasa!

Reading time:
February 18, 2014
Titanfall Beta - JagatPlay (22)

Terus dibicarakan selama beberapa bulan terakhir dan secara konsisten menyabet serangkaian penghargaan dari satu event ke event lainnya, Titanfall memang sudah membuktikan diri sebagai salah satu game yang paling pantas diantisipasi di tahun 2014 ini. Proyek yang dilahirkan dari tangan dingin Respawn Entertainment yang berisikan para veteran di balik Call of Duty: Modern Warfare ini memang hadir dengan konsep sebuah game FPS yang berbeda dan unik. Tidak hanya sekedar mengusung pertempuran bertemakan mecha yang terlihat epic di dalamnya, Titanfall juga berupaya mengintegrasikan konsep single player ke dalam gameplay sejak awal, memang sudah diperkenalkan akan menitikberatkan pada mode multiplayer. Penasaran? Kesempatan untuk membuktikan semua klaim ini akhirnya datang lebih awal lewat masa open beta yang baru saja diluncurkan beberapa hari yang lalu.

Titanfall akhirnya membuka masa beta untuk Xbox One dan PC, memberikan kesempatan bagi gamer yang menantikannya, untuk setidaknya, sedikit mencicipi sebelum memutuskan untuk membelinya atau tidak di minggu kedua Maret 2014 mendatang. Seperti sebagian besar masa beta game lainnya, Anda akan disuguhi opsi yang sangat terbatas untuk menikmati game ini, namun tetap menawarkan esensi gameplay dan ekspekstasi seperti apa yang pantas dibangun untuk full version nantinya. Ada begitu banyak rasa penasaran yang harus dijawab dari masa beta ini, terutama beberapa elemen yang sempat memicu kontroversi di masa lalu. Sensasi seperti apa yang ditawarkan mode 6 vs 6 ini? Bagaimana dengan AI yang kabarnya juga disematkan di dalam mode multiplayer ini? Impresi pertama kami akan membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran.

Parkour + Mecha = Awesome!

Di awal pernampakannya, Titanfall memang terlihat seperti kombinasi antara COD + Hawken. Namun menjajal betanya, terlihat jelas, Titanfall memiliki identitas unik yang berbeda.
Di awal pernampakannya, Titanfall memang terlihat seperti kombinasi antara COD + Hawken. Namun menjajal betanya, terlihat jelas, Titanfall memiliki identitas unik yang berbeda.

Lewat serangkaian screenshot dan trailer yang dirilis selama beberapa bulan terakhir ini, banyak gamer yang langsung mengasosiasikan Titanfall sebagai produk gabungan antara Call of Duty dan Hawken. Pertarungan dengan ritme yang cepat dan seringkali terjadi dalam jarak dekat, bentuk map yang tidak begitu luas, serta kesempatan untuk mengendarai mecha membuat kesan pertama ini memang terdengar cukup valid. Namun begitu Anda menjajal Titanfall ini, Anda akan berhadapan dengan sensasi yang jauh berbeda. Titanfall bukanlah Call of Duty, dan buka pula Hawken. Terlepas dari perasaan familiar yang ada, ia memperlihatkan kemampuan yang cukup kuat untuk menciptakan identitasnya sendiri lewat serangkaian mekanik unik yang belum pernah Anda temukan di game-game FPS sebelumnya.

Salah satu yang menarik dari Titanfall adalah map yang memungkinkan Anda untuk bergerak secara dinamis. Ia mungkin tidak memperlihatkan map seluas Battlefield secara landscape, namun di sisi vertikal, ia membuka lebih banyak ruang untuk dieksplorasi. Dengan ekstra jet pack dan kemampuan parkour ala Mirror’s Edge yang sangat mudah untuk dieksekusi, Anda bisa bergerak secepat mungkin melintasi area, baik secara horizontal maupun vertikal. Anda bisa melakukan double jump hingga wall run untuk mencapai daerah yang Anda inginkan. Memang butuh waktu untuk membiasakan diri dengan mekanik unik untuk sebuah game FPS ini, namun seiring dengan perjalanannya pertempuran, Anda akan mulai memahami timing yang tepat mencapai jarak lompatan tertinggi atau terjauh yang bisa Anda dapatkan. Semua ini tentu di tengah pertempuran yang terus berjalan tanpa henti. Dan tentu saja, terjangan peluru raksasa.

Walaupun hadir dalam format FPS, Titanfall tampil berbeda.
Walaupun hadir dalam format FPS, Titanfall hadir dengan beberapa inovasi gameplay yang unik.
Tidak hanya bergerak secara horizontal, dengan  armor yang Anda gunakan, setiap pasukan infanteri juga akan mudah memanfaatkan landscape vertikal yang ada.
Tidak hanya bergerak secara horizontal, dengan armor yang Anda gunakan, setiap pasukan infanteri juga akan mudah memanfaatkan landscape vertikal yang ada.
Selain parkour, seperti namanya, nilai jual utama Titanfall juga berkisar pada sang mecha yang bisa Anda panggil setelah periode waktu tertentu - Titan.
Selain parkour, seperti namanya, nilai jual utama Titanfall juga berkisar pada sang mecha yang bisa Anda panggil setelah periode waktu tertentu – Titan.

Menjadi salah satu nilai jual utama, Titanfall, yang juga mendasari penamaannya, Anda bisa memanggil sebuah mecha ke dalam medan pertempuran secara instan. Robot yang mereka sebut sebagai “Titan” ini memang menjadi salah satu senjata paling mematikan, setidaknya membantu Anda mendapatkan sedikit tenaga ekstra untuk menguasai jalannya pertandingan. Animasi yang luar biasa epik dengan Titan yang jatuh dari angkasa, mecha ini memang tampil tak ubahnya jawaban yang selama ini sudah Anda nantikan. Selain menghadirkan sensasi pertempuran robot yang cukup epik, Titan juga menjadi salah satu bukti kemampuan Respawn untuk memastikan pertempuran yang terus berjalan secara seimbang. Karena pada akhirnya, Titan bukanlah makhluk imbalance yang harus Anda takuti. Dan sinilah, Titanfall tampil luar biasa.

Berbeda dengan Tank di Battlefield 4 misalnya, yang memang cukup untuk membuat pasukan infanteri yang tidak memiliki equipment yang sesuai lari pontang-panting dan menunggu back up, Titan di Titanfall adalah sebuah senjata besar yang terhitung sangat rentan. Anda tidak harus menggunakan sebuah Titan yang lain untuk dapat menghancurkannya. Setiap pasukan yang ada, dengan sedikit kerjasama bisa menghancurkan setiap Titan ini dengan sangat mudah, apalagi jika Anda berhasil melemparkan serangan-serangan destruktif ke titik lemah mereka. Tidak hanya serangan jauh, dengan double jump, Anda bisa melompat ke atas Titan musuh dan menghancurkan reaktor mereka dengan menggunakan senjata yang Anda miliki. Jauh lebih efektif.

Tapi ukuran bukanlah jaminan, dan di sinilah kehebatan Titanfall terlihat. Titan tidak imbalance, dan tetap sama rentannya seperti pasukan infanteri.
Tapi ukuran bukanlah jaminan, dan di sinilah kehebatan Titanfall terlihat. Titan tidak imbalance, dan tetap sama rentannya seperti pasukan infanteri.
Terlepas dari daya serangan yang lebih destruktif, para Titan ini sangat lambat, sementara pasukan infanteri bergerak dengan kecepatan luar biasa.
Terlepas dari daya serangan yang lebih destruktif, para Titan ini sangat lambat, sementara pasukan infanteri bergerak dengan kecepatan luar biasa.
Tidak harus dengan senjata anti-Titan, Anda juga bisa memanjat ke belakang TItan musuh dan menghancurkan reaktor mereka dari dekat. Awesome!
Tidak harus dengan senjata anti-Titan, Anda juga bisa memanjat ke belakang TItan musuh dan menghancurkan reaktor mereka dari dekat. Awesome!

Karena dinamika inilah, pertempuran di Titanfall berjalan dengan sangat dinamis. Terlepas dari fakta bahwa Anda belum memiliki Titan dan harus berhadapan dengan robot raksasa ini tidak akan secara langsung Anda takut dengan kehilangan minat untuk terus menikmati pertarungan yang ada. Ditambah dengan kegesitan yang bisa Anda capai dengan parkour, para Titan tidak akan mudah membunuh Anda seorang diri dan justru melihat Anda sebagai sebuah ancaman yang lebih mematikan. Begitu juga ketika Anda berjalan dengan menggunakan Titan, Anda selalu butuh backup karena serangan bisa saja datang dari arah manapun karena jarak pandang yang terbatas. Walaupun Anda akan diperkuat dengan beberapa mekanisme pertahanan, kerjasama jauh lebih esensial di Titanfall daripada sekedar skill individual.

Parkour dan mecha mungkin menjadi daya tarik utama, namun Titanfall juga memberikan beberapa inovasi di sistem persenjataan untuk menjamin permainan yang jauh lebih bisa dinikmati. Setiap pasukan akan dibekali dengan tiga buah senjata utama – primary, secondary, dan anti-Titan weapon yang sudah terintegrasi pada setiap job. Anda punya equipment yang cukup untuk menetralisir setiap ancaman yang ada. Anda akan beberapa senjata unik yang belum pernah Anda temukan sebelumnya. Salah satu yang cukup berkesan? Smart Pistol Mk5 yang akan secara otomatis membidik siapapun yang berada di hadapan Anda dan meluncurkan peluru ke kepala mereka. Membidik player lain dalam waktu yang cukup lama, Anda akan bisa membunuh mereka secara instan. Setiap pemain juga akan dibekal dengan cloak, yang memang didesain lebih untuk mengelabui pandangan para Titan dan membantu proses inflitrasi Anda.

Smart pistol - sebuah konsep senjata unik yang mungkin tidak pernah terpikirkan, akan terlihat balance di sebuah mode multiplayer.
Smart pistol – sebuah konsep senjata unik yang mungkin tidak pernah terpikirkan, akan terlihat balance di sebuah mode multiplayer.
Anda juga dibekali cloak untuk membuat Anda tidak kasat mata dalam waktu tertentu. Lebih efektif untuk lari dari para Titan yang memang memiliki sudut pandang terbatas.
Anda juga dibekali cloak untuk membuat Anda tidak kasat mata dalam waktu tertentu. Lebih efektif untuk lari dari para Titan yang memang memiliki sudut pandang terbatas.

 

Para Titan juga punya mekanisme pertahanan tersendiri - seperti dinding magnet yang bisa melontarkan kembali peluru ini.
Para Titan juga punya mekanisme pertahanan tersendiri – seperti dinding magnet yang bisa melontarkan kembali peluru ini.
Burn Cards
Burn Cards
Mengaktifkan
Mengaktifkan “item” ini akan memberikan Anda buff tersendiri, dari sekedar senjata yang lebih kuat hingga kemampuan mendengar derap kaki manusia di sekitar Anda. Efek ini akan hilang jika Anda mati.

Salah satu fitur unik dari Titanfall juga dituangkan dalam sebuah mekanik item bernama “Burn Cards” yang bisa Anda dapatkan secara acak dari setiap pertempuran yang Anda selesaikan. Mengaktifkan item sebelum respawn akan membuat karakter Anda mendapatkan buff tersendiri, dari senjata yang lebih kuat hingga pendengaran tajam  yang bisa membuat Anda mengetahui lokasi musuh dalam radius tertentu. Efek dari setiap penggunaan Burn Cards akan secara otomatis hilang ketika Anda tewas. Anda hanya diperkenakan  untuk membawa 3 burn cards dalam satu kali permainan.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…