Review Final Fantasy XIV – ARR: Pantas Usung Langganan Bulanan!

Reading time:
May 5, 2014

Job Sebagai Identitas Unik!

MMO mungkin identik dengan keyboard dan mouse. Namun user-interface yang ditawarkan FF XIV: ARR versi PS 4 terhitung mumpuni untuk memfasilitasi semua hal yang Anda butuhkan, apalagi dengan ekstra fungsi touchpad yang ada. Secara visual, memang terlihat cukup berantakan.
MMO mungkin identik dengan keyboard dan mouse. Namun user-interface yang ditawarkan FF XIV: ARR versi PS 4 terhitung mumpuni untuk memfasilitasi semua hal yang Anda butuhkan, apalagi dengan ekstra fungsi touchpad yang ada. Secara visual, memang terlihat cukup berantakan.

Memainkan sebuah game MMORPG di sebuah konsol dengan desain kontroler yang terhitung konvensional, Square Enix memang harus diakui, berhasil menghadirkan user-interface yang cukup intuitif dengan DualShock 4. Desainnya sendiri memang terkesan “berantakan” di layar, namun memuat semua hal yang Anda butuhkan. Anda memiliki ruang shortcut yang cukup banyak untuk mengakses semua fungsi esensial Anda, dari sekedar skill, hingga beragam item. Anda juga bisa memanfaatkan touchpad yang ada tak ubahnya mouse, untuk mengakses informasi yang Anda lihat di layar. Dengan menggunakan tombol options, Anda juga akan disuguhkan sebuah drop-down menu yang terbagi ke dalam berbagai kategori dan bisa diakses secara langsung. Satu-satunya kelemahan terbesar mungkin ada pada kesulitan untuk mengakses fungsi chat dan mengetik apapun yang Anda inginkan dengan cepat. FF XIV: ARR memang mendukung fungsi keyboard untuk mengatasi masalah yang satu ini.

Seperti tipikal sebuah game MMORPG, FF XIV: ARR tentu saja menyediakan kesempatan bagi Anda untuk menciptakan karakter dan “cerita” unik Anda sendiri. Proses kustomisasi karakternya sendiri boleh terbilang mumpuni, dengan kesempatan untuk membangunnya dari beragam ras yang ditawarkan – Hyur, Elezen, Lalafell, Roegadyn, dan Miqo’te (yang akhirnya menjadi pilihan utama kami). Namun terlepas dari ukuran masing-masing ras yang mungkin bisa diasoasikan dengan peran dan kelas di game MMO lain, FF XIV: ARR tidak mengusung prejudice tersebut. Pada akhirnya, peran Anda di dalam pertarungan berbasis tim akan sangat bergantung pada job yang Anda pilih. Mungkinkah menemukan si ras imut – Lalafell sebagai seorang tanker yang mumpuni? Sangat mungkin. Ras tidak berasosiasi dengan karakteristik karakter yang bisa Anda kembangkan.

Ada variasi pilihan ras dan job yang bisa Anda gunakan, untuk menciptakan karakter unik Anda sendiri.
Ada variasi pilihan ras dan job yang bisa Anda gunakan, untuk menciptakan karakter unik Anda sendiri.
Ukuran ras tidak berpengaruh pada karakteristik mereka dalam pertarungan, selama job yang dipilih tepat. Lalafell sebagai tanker? Yups.
Ukuran ras tidak berpengaruh pada karakteristik mereka dalam pertarungan, selama job yang dipilih tepat. Lalafell sebagai tanker? Yups.

Intisari FF XIV: ARR terletak pada sistem jobnya yang luar biasa luas, yang bahkan mencirikan seolah Anda tengah mengembangkan tidak hanya satu karakter, tetapi banyak karakter dalam satu kali permainan. Apa pasal? Berbeda dengan game MMORPG lain yang menuntut Anda untuk hanya memilih satu job – satu karakter dan terus bertahan dengan itu hingga akhir permainan, FF XIV: ARR memungkinkan Anda untuk mengganti job sesuka hati Anda. Tentu saja, selama Anda sudah mendapatkan job tersebut dari side-quest yang ada. Setiap job akan hadir dengan timeline cerita uniknya tersendiri yang berujung pada eksistensi quest-quest baru nan unik. Anda bisa mengubah job yang ada sesederhana dengan mengganti equipment senjata Anda dengan varian senjata yang memang menjadi milik job tertentu. Misalnya? Menggunakan kapak untuk langsung menjadi Marauder atau Staff sebagai Conjurer.

Bukankah sistem seperti ini tergolong “biasa”? Memang, namun keunikan lahir dari fakta bahwa Square Enix membangun sistem experience dan level berdasarkan job yang tengah Anda gunakan. Benar sekali, alih-alih satu karakter dengan sistem satu level, progress level karakter Anda sangat bergantung pada job yang mendapatkan experience tersebut. Misalnya? Ketika Anda menyelesaikan sebagian besar quest dengan job Conjurer yang Anda gunakan, maka hanya job tersebut yang mengalami kenaikan level. Ketika Anda berganti ke Marauder, Anda akan mengikuti level Marauder tersebut, dan status yang menyelimutinya.

Satu elemen mekanik yang unik, sekaligus menjadi identitas FF XIV: AR adalah sistem job yang ia usung, Job berhubungan langsung dengan progress karakter Anda. Level karakter Anda bergantung pada job yang Anda gunakan.
Satu elemen mekanik yang unik, sekaligus menjadi identitas FF XIV: AR adalah sistem job yang ia usung, Job berhubungan langsung dengan progress karakter Anda. Level karakter Anda bergantung pada job yang Anda gunakan.
Final Fantasy XIV - ARR JagatPlay (44)
Ketika Anda menyelesaikan sebagian besar quest dengan job Conjurer yang Anda gunakan, maka hanya job tersebut yang mengalami kenaikan level. Ketika Anda berganti ke Marauder, Anda akan mengikuti level Marauder tersebut, dan status yang menyelimutinya.
Memilih job mana yang ingin Anda kembangkan menjadi hal yang esensial, mengingat ia memengaruhi job level tinggi apa yang bisa Anda akses.
Memilih job mana yang ingin Anda kembangkan menjadi hal yang esensial, mengingat ia memengaruhi job level tinggi apa yang bisa Anda akses.

Bukankah hal ini seperti memerangkap Anda untuk terus bertahan di satu area lemah hanya untuk mengembangkan job yang Anda inginkan? Square Enix membangun setiap wilayah utama – Gridania, Limsa Lominsa, dan Ul’dah sebagai kontinen terpisah yang mengusung ekosistem monsternya sendiri-sendiri. Ini berarti, setiap wilayah akan mengusung varian monster dari level yang  paling rendah hingga yang paling tinggi, sehingga ada ekstra kebebasan dan kesempatan bagi Anda untuk mengembangkan level job karakter yang ada, termasuk ketika mengikuti aspek cerita yang ada. Hal inilah yang menjadi identitas FF XIV: ARR, dimana terlepas dari satu karakter utama yang Anda gunakan, Anda seperti tengah mengembangkan sejumlah karakter secara bersamaan. Kombinasi job yang dipilih juga esensial untuk mendapatkan level job yang lebih tinggi. Sebagai contoh, White Mage, misalnya, membutuhkan Anda memiliki job Conjurer level 30 dan Archanist di level 15 untuk dapat diakses. Mencari informasi lebih dahulu terkait job yang Anda inginkan di masa depan akan sangat membantu, sehingga Anda tidak menghabiskan waktu untuk mengembangkan job yang ternyata tidak berkontribusi pada job di level lebih tinggi.

Variasi beragam ini tidak hanya berhubungan dengan sistem pertarungan, tetapi juga job-job
Variasi beragam ini tidak hanya berhubungan dengan sistem pertarungan, tetapi juga job-job “damai” yang berhubungan dengan crafting dan mengumpulkan resource.

Tidak hanya sekedar kelas untuk bertarung, karakter Anda juga bisa menjalani peran untuk job yang lebih “damai” – Disciple of the Hand and Disciple of Land yang tugasnya berkisar pada mengumpulkan resource dan melakukan crafting item, equipment, dan makanan untuk buff. Seperti halnya sistem job untuk bertarung, mekanisme yang ditawarkan juga tetap serupa. Semakin sering Anda melakukan crafting, semakin tinggi pula level Anda, dan semakin terbuka juga alternatif item dan equipment yang bisa Anda bangun. Anda bisa sekedar menggunakannya atau menjualnya via retainer – pegawai eksklusif Anda untuk menjualnya ke pasar terbuka. Dan seperti halnya sebuah job di dalam arena pertempuran, job-job “damai” ini juga memiliki guild dan quest uniknya sendiri-sendiri.

Setiap job tentu saja menuntut gaya bermain yang berbeda-beda.
Setiap job tentu saja menuntut gaya bermain yang berbeda-beda.

Gaya bermain Anda akan sangat ditentukan oleh job yang Anda gunakan. Terlepas dari faktanya sebagai sebuah game MMORPG, ada sedikit elemen action real-time yang dirasa kentara untuk FF XIV: ARR ini. Alih-alih hanya sekedar berdiri dan mengakses beragam skill dan terdiam menerima serangan, setiap musuh biasanya hadir dengan indikator serangan kuat yang memberikan kesempatan bagi Anda untuk lari menghindar. Terus-menerus melancarkan serangan terkuat sembari bergerak aktif akan menjadi kunci bertahan hidup. Setiap job tentu saja hadir dengan gaya bermain yang berbeda, dengan tata kelola resource yang juga unik. Conjurer yang notabene seorang healer misalnya, bermain dalam jarak aman dan MP sebagai fokus resource, sementara Marauder bergantung pada Stamina dan pertarungan jarak super dekat. Tidak sulit untuk menguasai setiap kelas ini, mengingat deskripsi setiap skill dan trait yang juga dibahas di dalamnya.

Dunia Tanpa Batas

Anda seperti tengah terlibat dalam sebuah petualangan tanpa batas.
Anda seperti tengah terlibat dalam sebuah petualangan tanpa batas.

Jika  ada satu hal yang menjadi justifikasi terbaik mengapa FF XIV: ARR pantas mengusung sistem langganan bulanan, adalah fakta bahwa game MMO yang satu ini menyediakan begitu banyak konten hingga membuatnya seperti sebuah dunia tanpa batas. Dunia yang ia tawarkan memang terdengar begitu minim, dengan hanya tiga kontinen yang bisa diakses: Gridania, Limsa Lominsa, dan Ul’dah, namun petualangan seperti apa yang Anda temukan di dalamnya cukup untuk membuat Anda menghabiskan waktu puluhan jam satu kali main, dan tidak mengalami progress cerita yang signifikan. Mengapa? Karena ada begitu banyak hal yang akan mendorong Anda keluar dari jalan cerita utama.

Bergerak dari satu kota ke kota lainnya berarti bersiap untuk menghabiskan waktu menyelesaikan segudang quest yang ditawarkan. Mengusung sistem MMO yang lebih modern dimana experience points memang lebih bergantung pada quest yang berhasil Anda selesaikan, proses yang satu ini memang menjadi lebih esensial. Varian misi yang memang tidak begitu banyak dan sebagian besar masih terasa monoton – memusnahkan musuh dalam jumlah tertentu, berbicara dengan orang khusus, atau sekedar mengumpulkan item, seperti sebagian besar MMO yang ada. Quest ini seperti tak berbatas, dimana ia selalu muncul di setiap kota yang Anda temui.

Setiap kota yang Anda singgahi memuat begitu banyak sidequest yang tentu saja esensial, untuk experience points. Varian misinya sendiri memang masih terhitung standar, membunuh musuh dalam jumlah tertentu, atau sekedar berbicara dengan orang tertentu.
Setiap kota yang Anda singgahi memuat begitu banyak sidequest yang tentu saja esensial, untuk experience points. Varian misinya sendiri memang masih terhitung standar, membunuh musuh dalam jumlah tertentu, atau sekedar berbicara dengan orang tertentu.
Ada mekanik seperti Levemete, Dungeons, dan Guildhest yang akan terus menyibukkan Anda.
Ada mekanik seperti Levemete, Dungeons, dan Guildhest yang akan terus menyibukkan Anda.

Ditambah dengan semua job yang bisa Anda gunakan dan naikkan, Anda akan terus dituntut untuk mencari peluang untuk mendapatkan ekstra experience points, yang untungnya disediakan dengan sangat baik oleh Square Enix sendiri. Untuk memfasilitasi jeda waktu permainan yang mungkin tercipta karena Anda sibuk dan tidak bisa mengakses game ini dalam waktu tertentu, FF XIV: ARR hadir dengan sistem “Allowances” yang memungkinkan Anda untuk mengakses dan memicu sebuah quest khusus yang disebut dengan Levequest. Levequest terbagi atas tiga: Battlecraft, Fieldcraft, dan Tradecraft yang masing-masing membutuhkan aksi tertentu. Levequest menyediakan quest “sederhana” dengan reward experience points yang lebih masif. Anda hanya bisa mengakses quest selama jumlah Allowances Anda masih ada. Allowances akan terisi kembali dalam kurun waktu 12 jam sekali, untuk 3  allowances.

Menyelesaikan satu quest di Levemete sendiri sudah memakan waktu sekitar 15-20 menit. Membutuhkan hampir 1 jam untuk menyelesaikan hanya 4 buah allowances. Bayangkan jika Anda terpanggil untuk menghabiskan 16 allowances yang terhimpun selama vakumnya Anda bermain di hari kerja? Ini sudah memakan waktu yang lebih lama. Alternatif lain adalah ikut dengan quest lain bernama “Dungeons” dan “Guildhest”. Dungeons adalah sebuah quest berbasis tim yang meminta Anda menyusuri satu level tersendiri, yang biasanya berkaitan dengan cerita, dengan reward experience points paling masif. Menyelesaikan satu dungeons membutuhkan waktu lebih dari 40 menit. Sistem Guildhest yang lebih sederhana juga ditawarkan, dengan waktu penyelesaian lebih dari 30 menit untuk satu kali permainan. Berusaha mencari level dari semua sistem ini, tidak mengherankan jika hari Anda terasa sangat cepat berlalu. Apalagi ada banyak random event bernama FATE yang menuntut Anda menyelesaikan quest tertentu secara real-time bersama dengan player lain. Dengan reward exp yang signifikan, ada sensasi epic tersendiri ketika Anda terlibat dalam perang masif ini.

FF XIV juga memuat event acak bernama FATE yang menuntut Anda menyelesaikan misi bersama dengan player lain di dalam area. Sebagian besar berhubungan dengan membunuh musuh dalam jumlah tertentu atau berjuang menundukkan satu monster raksasa spesifik.
FF XIV juga memuat event acak bernama FATE yang menuntut Anda menyelesaikan misi bersama dengan player lain di dalam area. Sebagian besar berhubungan dengan membunuh musuh dalam jumlah tertentu atau berjuang menundukkan satu monster raksasa spesifik.
Atau Anda bisa berburu monster spesifik, melengkapi log, dan mendapatkan extra exp point.
Atau Anda bisa berburu monster spesifik, melengkapi log, dan mendapatkan extra exp point.

Jika sistem seperti Guildhest, Dungeons, dan Levemate sudah terasa lebih dari cukup untuk membuat Anda sibuk, Square Enix masih menyediakan serangkaian aktivitas ekstra lain yang berkaitan dengan job Anda yang lain dengan satu tujuan – berburu experience points yang lebih mudah. Ada Hunting Log, misalnya, yang meminta Anda untuk menemukan monster-monster spesifik yang tersebar di sudut Eorzea dan mengalahkannya dalam kuantitas tertentu. Terbagi ke dalam 10 kategori monster untuk setiap 10 level Anda, menyelesaikan Hunting Log akan membantu Anda mendapatkan points experience yang bisa lebih diandalkan. Coverage untuk setiap area ini sendiri juga sangat luas, dimana Anda terkadang dituntut untuk bergerak dari satu kontinen ke kontinen yang lain. Ini hanya satu log saja, masih ada empat log dengan tugas-tugas ekstra lainnya menanti untuk Anda selesaikan, begitu Anda mendapatkan job yang tepat.

Sangat bisa dimengerti jika pada akhirnya, semua aktivitas ini akhirnya mendorong Anda menjauh dari quest utama, dan seperti halnya Skyrim, justru membuat Anda lebih sibuk untuk mengeksplorasi luasnya Eorzea dan terlibat dalam beragam side quest yang ia tawarkan. Saking tidak terbatasnya, cukup untuk membuat progress review FF XIV: ARR ini ternyata tidak berjalan sesignifikan yang kami bayangkan. Dua minggu dengan ekstra hari libur dan terus terlibat dengan game yang satu ini, kami hanya berhasil mencapai level 32 di job utama dengan satu ekstra job level tinggi yang akhirnya berhasil diakses.

Ada begitu banyak misi sampingan yang akan menarik Anda dari jalinan cerita utama yang ditawarkan.
Ada begitu banyak misi sampingan yang akan menarik Anda dari jalinan cerita utama yang ditawarkan.

Namun ada begitu banyak hal lain yang belum sempat kami akses, termasuk pertarungan melawan Primal yang lebih buas serta PvP yang sayangnya, menjadi tantangan tersendiri. Dan atas alasan yang sama puialah, kesimpulan di atas diambil. FF XIV: ARR berhasil membuktikan diri sebagai game yang pantas untuk mengusung sistem langganan bulanan, hanya karena dari fakta, bahwa Anda tidak akan pernah bisa berhenti memainkannya. Ada begitu banyak hal yang bisa dilakukan, terlalu sedikit waktu untuk menjamin Anda bisa menyelesaikannya.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

January 30, 2023 - 0

Review Dead Space Remake: Isak Tangis di Luar Angkasa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Dead Space Remake ini? Apa…
December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…
December 7, 2022 - 0

Review The Callisto Protocol: Permulaan yang Menjanjikan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Callisto Protocol ini? Mengapa…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…