Developer Tekken Kembangkan Game Virtual Reality – Summer Lesson

Reading time:
September 2, 2014

Virtual Reality (VR) adalah masa depan industri game, ini tentu saja menjadi fakta yang tidak terbantahkan. Konsep yang selama ini hanya muncul di film-film science fiction ini perlahan namun pasti, mulai menemukan bentuk matang yang siap untuk dikomersialisasikan. Oculus Rift yang kini dikuasai oleh Facebook menjadi salah satu yang paling terdepan. Teknologi canggih ini membuka kesempatan untuk menikmati pengalaman gaming yang lebih unik dan realistis di saat yang sama. Tidak hanya Oculus Rift, Sony juga tengah mengembangkan peripheral VR-nya sendiri – Project Morpheus. Popularitas yang semakin tinggi mulai menggelitik developer raksasa.

Eksistensi Project Morpheus mulai mendapatkan dukungan dari developer besar, salah satunya adalah tim yang berada di balik franchise game fighting ternama – Tekken. Sony secara resmi mengumumkan bahwa Katsuhiro Harada dan timnya tengah mengembangkan game berjudul Summer Lesson, yang memang didesain khusus untuk Morpheus.

Memang belum banyak detail, namun teaser pertama memperlihatkan sosok seorang gadis manis virtual yang tampaknya akan menjadi fokus utama game ini. Anda akan berinteraksi dengannya di dalam kamar tidur, dengan menggunakan gerakan kepala untuk merespon pertanyaan yang ia ajukan. Sayangnya, tidak ada detail lebih jauh soal mekanik gameplay seperti apa yang akan diusung.

summer lesson3 summer lesson summer lesson1 summer lesson2 summer lesson4

Sony hanya mengkonfirmasikan bahwa Summer Lesson akan bisa dinikmati secara langsung di booth Sony pada ajang TGS 2014 mendatang, tepatnya di tanggal 18 September 2014 mendatang. Mereka juga belum bisa memberikan kepastian soal ketersediaan Morpheus secara komersial dan harga yang akan dipatok.

I’m watching too much…………..ehm, nevermind..

Summer.. "lesson"..
Summer.. “lesson”..
Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…