Final Fantasy XV Tidak Hadirkan Karakter Wanita dalam Party

Reading time:
September 24, 2014
ff xv4

Karakter wanita tumbuh menjadi sebuah elemen yang tidak bisa dipisahkan dari dunia JRPG, terutama karena peran mereka untuk menciptakan situasi pertarungan yang terasa lebih dinamis. Tentu saja ia juga menawarkan kosmetik lewat desain karakter yang seringkali tampil memanjakan mata, tidak hanya lewat wajah tetapi juga kostum yang digunakan. Formula sama yang juga diterapkan Square Enix di seri Final Fantasy selama beberapa tahun terakhir.

Bahkan, hampir semua seri dari seri FF VII mengusung trio karakter wanita dalam party yang bisa digunakan. Sebagai contoh: Selphie – Quistis – Rinoa untuk FF VIII, Rikku-Lulu-Yuna untuk FF X, atau Lightning – Fang – Vanille di FF XIII. Berita buruk untuk Anda yang tetap mendambakan formula ini, Square Enix memastikan tidak akan ada karakter wanita yang bisa digunakan dalam party di seri terbaru – Final Fantasy XV.

Dengan cerita yang berfokus pada perjalanan keempat karakter pria yang sudah diperkenalkan sebelumnya, Tabata memastikan bahwa FF XV tidak akan memiliki karakter wanita playable seperti seri-seri FF sebelumnya.
Dengan cerita yang berfokus pada perjalanan keempat karakter pria yang sudah diperkenalkan sebelumnya, Tabata memastikan bahwa FF XV tidak akan memiliki karakter wanita playable seperti seri-seri FF sebelumnya.

Selain karakter utama – Noctis, trailer terbaru yang dirilis memang memperlihatkan perjalanan mobil yang juga memuat tiga orang teman terbaiknya – Ignis, Gladiolus, dan Prompto di dalamnya. Memancing rasa penasaran, apakah ada kemungkinan kita akan melihat karakter wanita playable yang juga ikut dalam petualangan ini? Jika Anda termasuk gamer yang berharap demikian, jawaban sang pemimpin proyek terbaru – Hajime Tabata mungkin akan membuat Anda kecewa.

Tabata menegaskan bahwa plot Final Fantasy XV akan berpusat pada keempat karakter pria ini sekaligus memastikan tidak akan ada karakter wanita playable yang akan ikut berkecimpung di dalamnya. Tabata juga menyebut bahwa konsep ini sendiri sebenarnya sudah dipersiapkan sejak game ini masih mengusung nama Final Fantasy Versus XIII.

Tidak ada lagi trilogi karakter wanita seperti di seri-seri sebelumnya. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah absennya karakter wanita playable ini mengurangi antisipasi Anda terhadap Final Fantasy XV ini?

 

Load Comments

PC Games

January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…
December 3, 2021 - 0

Review CHORUS: “Menari” di Angkasa Luar!

Seberapa sering Anda menemukan video game yang mengambil luar angkasa…
November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…

PlayStation

December 14, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Takefumi Terada & Raio Mitsuno (FORSPOKEN)!

Datang dengan kekuatan magis yang menggoda, apalagi dengan potensi aksi…
December 13, 2021 - 0

Impresi FORSPOKEN: Gadis dengan Kekuatan Magis!

Sebuah produk yang unik, ini mungkin kata yang tepat untuk…
December 2, 2021 - 0

Review Battlefield 2042: Setengah Matang!

Bagi mereka yang mencintai FPS sebagai genre, Battlefield dari EA…
November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…