Review Shadow of Mordor: Salah Satu Game Open-World Terbaik!

Reading time:
October 8, 2014
Shadow of Mordor JagatPlay (32)

Lords of the Rings boleh terbilang sebagai salah satu karya yang seringkali diadaptasikan oleh industri hiburan modern. Semesta kompleks yang diciptakan Tolkien ini tidak hanya dilahirkan kembali dalam wujud sebuah film Hollywood berbudget besar yang epik, tetapi juga video game. Menariknya lagi, pendekatan berbeda terus dilakukan, melahirkan varian game Lords of the Rings dari beragam genre, dari sekedar action hack and slash, RPG, MMO, hingga MOBA sekalipun. Pendekatan baru ditawarkan oleh developer dari seri game FPS ternama F.E.A.R – Monolith. Lewat proyek Middle-earth: Shadow of Mordor, mereka menjajal sebuah konsep Lords of the Rings yang berbeda dan unik di saat yang sama.

Anda yang sempat membaca preview kami sebelumnya tentu saja sudah punya sedikit gambaran tentang konsep seperti apa yang ditawarkan oleh Shadow of Mordor ini. Dilepas begitu saja di medan pertempuran Mordor yang berbahaya, gamer memang sudah diberi kebebasan untuk melakukan eksplorasi dengan optimal sejak awal permainan. Mekanik pertempuran yang intuitif dan mungkin terasa familiar untuk gamer yang sempat menjadi seri Batman Arkham di masa lalu menjadi nilai jual tersendiri. Didukung dengan kualitas visual yang cukup memanjakan mata, Shadow of Mordor berhasil menawarkan kesan pertama yang begitu kuat. Apalagi implementasi Nemesis System-nya yang terhitung luar biasa.

Lantas, bagiamana dengan performa game ini secara keseluruhan? Mengapa kami menyebutnya sebagai salah satu game open-world terbaik? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Anda akan berperan sebagai Talion, seorang Ranger dari Gondor yang ditugaskan menjadi Black Gate.
Anda akan berperan sebagai Talion, seorang Ranger dari Gondor yang ditugaskan mengawasi Black Gate.

Selamat datang di Mordor, dimana keputusasaan, kegelapan, dan kematian menjadi satu-satunya jalan untuk “menikmati” hari. Tidak ada yang lebih mengerti konsep ini tampaknya, selain Talion – seorang Ranger dari Gondor yang ditugaskan untuk menjaga dan mengawasi Black Gate. Middle-earth memang tengah berada dalam kondisi berbahaya setelah Sauron, perlahan namun pasti, mulai menghimpun kekuatan pasukan baru yang sebagian besar berisikan para Orc dan Uruk Hai. Malang nasib bagi Talion, ini juga menjadi akhir dari hidup bahagianya.

Menjadi target serangan dari tiga orang petinggi pasukan Sauron – The Black Captains yang beranggotakan Hammer of Sauron, Tower of Sauron, dan Black Hand of Sauron, Talion harus berjuang untuk memastikan dua orang yang paling ia cintai, sang istri – Loreth dan anak – Dirhael selamat dari invasi mengejutkan yang satu ini. Talion dikurbankan dalam sebuah ritual untuk memanggil raja para Elf – Celebrimbor yang akan memiliki peran signifikan untuk membantu perang yang dikobarkan Sauron. Namun alih-alih bergabung dengan The Black Captain, Celebrimbor justru merasuk ke dalam tubuh Talion, membuatnya selamat dari kematian. Namun sebagai konsekuensinya, Celebrimbor pun kehilangan ingatan masa lalunya. Tidak ada yang bisa menjelaskan mengapa Sauron begitu menginginkan dirinya.

Diserang oleh tiga komandan tinggi Sauron, Talion harus melihat sang anak dan istri tercinta tewas di depan mata. Ia juga nyaris menjadi korban ritual untuk memanggil sang raja Elf - Celebrimor.
Diserang oleh tiga komandan tinggi Sauron, Talion harus melihat sang anak dan istri tercinta tewas di depan mata. Ia juga nyaris menjadi korban ritual untuk memanggil sang raja Elf – Celebrimbor.
Namun alih-alih memasuki raga The Black Hand of Sauran, Celebrimbor justru terjebak di tubuh Talion dan menyelamatkannya dari kematian.
Namun alih-alih memasuki raga The Black Hand of Sauron, Celebrimbor justru terjebak di tubuh Talion dan menyelamatkannya dari kematian.

Berbagi satu tubuh yang sama, baik Talion dan Celebrimbor pun berangkat menunaikan tugas suci mereka. Misi utama Talion sudah begitu jelas, mencari para The Black Captains dan menghabisi ketiga-tiganya. Sementara Celebrimbor berusaha menemukan kembali identitas dirinya dan tentu saja alasan, mengapa ia terlihat dan terdengar begitu signifikan bagi rencana Sauron untuk menguasai Middle-Earth.

Kedua jiwa berbeda dalam satu tubuh ini pun berusaha menaklukkan Mordor dengan agenda mereka masing-masing. Talion berfokus pada misi balas dendam.
Kedua jiwa berbeda dalam satu tubuh ini pun berusaha menaklukkan Mordor dengan agenda mereka masing-masing. Talion berfokus pada misi balas dendam.
Sementara Celebrimbor hendak mencari siapa ia sebenarnya dan mengapa Sauron sangat tertarik dengannya.
Sementara Celebrimbor hendak mencari tahu siapa ia sebenarnya dan mengapa Sauron sangat tertarik dengannya.

Namun perjuangan mereka tentu saja tidak akan mudah. Ribuan pasukan Orc dan Uruk Hai sudah menunggu, menjadi penghalang antara Talion dan The Black Hand of Sauron.

Lantas, mampukah Talion menyelesaikan misi balas dendamnya? Siapa pula Celebrimbor ini dan mengapa ia begitu penting di mata Sauron? Ancaman seperti apa yang harus mereka hadapi di sepanjang perjalanan? Semua jawaban dari pertanyaan tersebut tentu saja bisa Anda jawab dengan memainkan Shadow of Mordor ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…