MGS V: Ground Zeroes PC Dikunci di 60fps

Reading time:
November 17, 2014
MGS V Ground Zeroes - JagatPlay (73)

Tidak ada kabar yang lebih membahagiakan bagi gamer PC setelah konfirmasi yang meluncur dari mulut Hideo Kojima beberapa bulan yang lalu. Setelah dinantikan cukup lama, Kojima akhirnya mengkonfirmasikan eksistensi Metal Gear Solid  V untuk PC, tentu saja dengan perbaikan fitur ekstra, termasuk perbaikan kualitas visual. Tidak hanya sang seri utama – Phantom Pain yang akan dirilis, Konami juga akan meluncurkan sang prolog – Ground Zeroes untuk membantu gamer PC mendapatkan gambar akan cita rasa Metal Gear yang baru. Namun “berita buruk” untuk Anda yang memiliki monitor 120/144 Hz, Anda mungkin tidak akan bisa menikmatinya dengan framerate yang Anda impikan.

Dalam post resmi mereka di halaman Steam, Konami mengkonfirmasikan bahwa MGS V: Ground Zeroes versi PC akan dikunci di 60fps. Ini berarti, gamer yang biasanya memainkan game ini di framerate lebih tinggi di monitor 120/144 Hz tidak akan bisa menikmati keunggulan tersebut. Ia juga dipastikan akan mendukug kontroler Dualshock 3 dan Dualshock 4 milik Sony, namun ia tidak akan memaksimalkan keunikan fitur di dalamnya, dan akan berfungsi tak ubahnya sebuah kontroler biasa. Sayangnya, Konami belum memberikan spesifikasi resmi untuk game yang satu ini.

MGS V: GZ versi PC akan dibatasi di 60fps. Ini berarti gamer PC dengan monitor 120/144 Hz tidak akan bisa memanfaatkan hardware mereka dengan optimal.
MGS V: GZ versi PC akan dibatasi di 60fps. Ini berarti gamer PC dengan monitor 120/144 Hz tidak akan bisa memanfaatkan hardware mereka dengan optimal.

MGS V: Ground Zeroes versi PC sendiri rencananya akan dirilis pada 18 Desember 2014 mendatang. 60fps? Cukup bersyukur ini tidak berakhir dengan alasan “Game ini kami kunci di 30fps untuk alasan sinematik”, yang kita tahu, mulai terasa seperti omong kosong.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…