Review Headset Steelseries 9H Na’Vi Edition: Menjual Kualitas dan Identitas!

Reading time:
January 27, 2015

Steelseries 9H Na’Vi, Seberapa Baik?

Steelseries 9H Na'Vi Edition, Seberapa Baik?
Steelseries 9H Na’Vi Edition, Seberapa Baik?

Steelseries 9H Na’Vi memang menyediakan kesempatan untuk menikmati kualitas suara default ataupun Dolby 7.1 menggunakan setting di Steelseries Engine 3. Tentu saja syarat utamanya menuntut Anda untuk menjadikan USB sebagai port utama. Sejauh pengalaman kami menggunakan, Steelseries 9H Na’Vi menawarkan kualitas suara yang secara garis besar, terhitung mengagumkan. Semua detail yang Anda inginkan bisa Anda dapatkan di sini. Sayangnya, kami sendiri tidak cukup puas dengan pendekatan volume yang ditawarkan Steelseries. Bahkan di volume tertentu, volume yang ditawarkan terhitung kecil menurut standar kami. Headset ini seolah berteriak jelas untuk minta didukung dengan peripheral ekstra sound card eksternal yang lebih baik untuk memunculkan performa yang jauh lebih kuat dan kaya di saat yang sama.

Film

Steelseries 9H Na’Vi kami jadikan andalan untuk menikmati perjalanan dingin penuh darah dan kematian terbaru dari Keanu Reeves – John Wick. Kisah pembunuh bayaran yang penuh dengan aksi dari awal hingga akhir cerita ini tidak bisa lagi tampil lebih baik sebagai sarana untuk menguji headset yang satu ini. Selain volume kecil yang sempat kami bicarakan sebelumnya, Steelseries 9H Na’Vi tampil memesona. Menghidupkan setting Dolby dan Anda akan berkesempatan menikmati tatanan suara sinematik penuh detail, dari sekedar bunyi peluru yang bersarang di kepala hingga efek suara lain yang berjalan di latar belakang film. Isolasi suara yang ditawarkan cukup baik, walaupun tidak serta merta akan “memutuskan” Anda dari dunia luar begitu saja.

Musik

Tampil begitu baik di film, Anda juga bisa mengharapkan kualitas audio yang sama muncul dari konten multimedia lain seperti musik misalnya. Kami sendiri menguji Steelseries 9H Na’Vi ini di tiga genre musik yang berbeda yang semuanya hadir dengan bitrate standar yang sering digunakan. Kami menjajal headset gaming yang satu ini di DaokoxTeddyLoid – Me!Me!Me! (Electronic), The East Side Boyz – Get Low (Hip Hop), dan Marilyn Manson – Deep Six (Metal). Seperti yang bisa diprediksi dari sebuah headset gaming, bass masih jadi elemen yang paling dominan. Dentuman di dalam musik Electronic dan Hip-hop yang kami jajal terasa maksimal ketika setting Dolby dinyalakan, dengan sekaligus mempertahankan detail suara lain ayng tetap berjalan baik. Namun volume kecil kembali menjadi catatan tersendiri. Sebagai gamer yang begitu mencintai musik metal di volume tertinggi yang bisa ditoleransi, Steelseries 9H Na’Vi menghadirkan kekecewaan tersendiri.

Gaming

Pada akhirnya sebagai sebuah peripheral gaming, sudah sepantasnya Steelseries 9H Na’Vi berjalan baik di fungsi yang satu ini. Dengan identitas nama Na’Vi yang ia usung, kami langsung menjajalnya di DOTA 2 yang sebenarnya, tidak butuh banyak elemen audio untuk bisa dinikmati secara maksimal. Menghasilkan detail suara yang cukup baik, tidak ada keraguan bahwa Steelseries 9H Na’Vi bisa menjalankan tugasnya dengan sangat maksimal. Dua game lain yang kami jajal – Grey Goo dan Resident Evil HD Remaster juga membuktikan hal yang sama. Seperti halnya DOTA 2, Grey Goo juga tidak menjadikan audio sebagai syarat utama untuk terus menarik perhatian Anda. Walaupun demikian, ada sedikit rasa kagum bagaimana headset ini bisa menangkap detail suara setiap unit Goo yang boleh terbilang cukup unik, distorsi suara dengan cita rasa sci-fi yang kentara. Performa luar biasa ini juga terlihat dari Resident Evil HD Remaster yang sempat menjadi tonggak utama genre survival horror di masa lalu. Jalinan pecakapan garing, derap kaki, bunyi pintu, erangan zombie yang menolak mati, hingga bunyi peluru dari senjata kecil Jill juga terproyeksikan dengan sangat baik oleh Steelseries 9H Na’Vi ini. Setidaknya tidak hanya dari sekedar desain, headset ini berhaisl membuktikan dirinya sebagai peripheral audio yang menarik untuk dimiliki.

Kesimpulan

Steelseries 9H Navi edition jagatplay
Steelseries 9H Na’Vi adalah sebuah headset gaming yang mampu menawarkan dua kekuatan utama sebagai daya tarik – kenyamanan dan performa dalam satu paket yang sama.

 

Steelseries 9H Na’Vi adalah sebuah headset gaming yang mampu menawarkan dua kekuatan utama sebagai daya tarik – kenyamanan dan performa dalam satu paket yang sama. Pilihan bahan pads dan ukuran yang proporsional akan memastikan sesi gaming Anda berjalan tanpa masalah. Anda tidak akan berhadapan dengan kasus daun telinga yang terlalu panas atau headset yang terasa menekan kepala. Sementara di sisi performa, dukungan Dolby yang ada membuatnya mampu menawarkan detail suara yang cukup mumpuni untuk semua konten multimedia yang ada, dari film, musik, maupun video game itu sendiri. Tentu saja, Anda masih akan berkutat dengan bass sebagai elemen suara yang paling dominan di headset yang satu ini. Bagian terbaiknya? Tentu saja terletak pada fakta bahwa ia tampil begitu adaptif untuk bisa digunakan di platform apapun, dari PC, konsol, hingga perangkat mobile sekalipun.

Walaupun demikian, bukan berarti Steelseries 9H Na’Vi datang tanpa catatan tersendiri. Salah satu yang cukup mengecewakan adalah tingkat volume yang menurut kami pribadi, terhitung kecil. Terlepas dari semua detail yang bisa ia tawarkan, kondisi membuat Anda akan mengidamkan sebuah soundcard eksternal yang bisa diandalkan untuk mengeluarkan performa yang jauh lebih optimal lagi. Catatan lainnya adalah minimnya sisi kosmetik yang ada, terlepas dari logo Na’Vi dan warna asosiasinya mengalir kuat sejak Anda pertama kali melihat headset yang satu ini.

Namun terlepas dari semua kekurangan tersebut, Steelseries 9H Na’Vi tetaplah terlihat sebagai headset gaming yang menggoda. Apalagi jika Anda termasuk gamer yang menggemari tim professional Na’Vi atau sekedar jatuh hati dan menghabiskan banyak waktu dengan DOTA 2 sebagai game terfavorit Anda. Steelseries 9H Na’Vi ini sendiri meluncur dengan tingkat harga yang cukup tinggi – sekitar Rp 2.000.000,-.

Pages: 1 2
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…