15 Istilah Gamer Paling Membingungkan untuk Orang Awam!

Reading time:
July 28, 2015
  1. Save

save

“Adi, turun makan!”
“Bentar Ma, lagi DOTA..”
“Di-save dulu, kalau enggak mama cabut internetnya..”

Hampir semua orang yang dekat dengan gamer, awam sekalipun yang tidak tertarik dengan industri game, biasanya mengerti konsep dasar soal “Save”. Mereka tahu bahwa “Save” adalah sistem menyimpan permainan yang dilakukan gamer untuk memastikan mereka tidak perlu mengulang segala sesuatunya kembali dari awal dan tinggal melanjutkan progress yang ada. Yang menjadi sumber kebingungan mereka? Absennya pengetahuan soal variasi genre yang ada membuat kata “Save” ini seolah bisa diimplementasikan kapanpun dan dimanapun Anda mau. Bahwa alasan teriakan Anda yang berbunyi, “Bentar Ma, lagi cari tempat Save” atau “Bentar Ma, enggak bisa Save” hanyalah argumen omong kosong yang sekedar menunjukkan Anda tidak ingin berhenti main game, tidak ingat waktu, dan pantas untuk dihukum. True story..

  1. MK

Mortal Kombat x jagatplay

Indonesia adalah negara yang super keren, tidak perlu diragukan lagi. Terlepas dari beragam masalah yang belum terselesaikan hingga tuntas sampai saat ini, fakta bahwa sebuah bangsa bisa berdiri di atas kemajemukan dan menjadikan Hukum sebagai dasar adalah pencapaian tersendiri. Kerennya lagi di Indonesia? Ketika keputusan tertentu tidak Anda setujui, Anda bisa membawanya ke Arena Mortal Kombat! Benar sekali, berapa sering Anda mendengar ucapan para politisi di layar televisi yang secara terbuka menyebut “Kami akan membawa kasus ini ke MK” atau “Kami akan bertarung di MK”, yang langsung membawa imajinasi Anda soal skenario pertempuran Netherrealm melawan Earthrealm tersebut, penuh potongan tubuh, tulang, dan darah dimana-mana. Hal yang sebaliknya juga terjadi. Ketika Anda membicarakan betapa brutalnya MK, orang awam mungkin akan berpikir soal ketidakpuasan Anda pada keputusan politik tertentu yang dikeluarkan oleh Mahkamah Konstitusi.

  1. Gank

nwa

Budaya Gank adalah budaya yang sangat dihindari di masyarakat, karena konotasinya yang negatif. Anak-anak muda yang masih labil bergerombol dalam satu kelompok yang selalu diasosiasikan dengan tindak anarkis dan beragam kejahatan yang lain. Anda betemu dengan gank motor misalnya, yang seringkali diberitakan oleh media di Indonesia. Sekarang bayangkan jika Anda membicarakan strategi ganking Anda di depan khalayak umum, bagaimana Anda berusaha masuk ke hutan di DOTA 2 dan menghabisi para musuh yang ada. Bayangkan mata orang tua Anda yang berkaca-kaca di balik pintu ketika Anda berteriak kencang ke layar komputer dengan headset ber-microfon sembari berteriak “Gua gank! Tunggu gua gank!”, dan mulai mencemaskan lingkungan pergaulan dan hidup Anda di masa depan.

  1. Noob

i see a noob

Menjadi salah satu istilah yang begitu umum di kalangan gamer, apalagi yang seringkali bermain di scene kompetitif,  banyak gamer yang seringkali melontarkan kata ini di media sosial atau percakapan sehari-hari dan bersikap seolah mereka yang awa mengerti apa yang tengah dibicarakan. Noob adalah slang untuk Newbie, yang berarti mengomentari betapa buruknya performa permainan Anda, dan pantas untuk disejajarkan untuk kelompok mereka yang baru memainkan game ini berkali-kali. Untuk para veteran, tidak ada kata yang lebih membuat sakit hati daripada mendengar kata “Noob” ini tertulis atau terucap untuk Anda. Berita buruknya? Ketika tanpa alasan yang jelas, kata ini juga meluncur dari mulut Anda untuk mengomentari kondisi dunia nyata yang serupa.

“Maaf ya Mas, ayam goreng kita belum ready sampai 10 menit ke depan..”
“NOOB!”

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…