FF XV Tertarik Meminjam Teknologi Just Cause 3

Reading time:
August 12, 2015
FINAL FANTASY XV EPISODE DUSCAE_20150610084932

Square Enix memang berusaha menawarkan sesuatu yang berbeda dengan Final Fantasy XV. Selain pendekatan gameplay yang lebih mengarah ke action-RPG, ia juga dibangun dengan menjadikan open-world sebagai salah satu nilai jual utama. Dunia luas yang menggoda Anda untuk mengeksplorasinya jadi daya tarik. Satu yang menarik, tidak hanya horizontal, Final Fantasy XV juga memberikan sedikit ruang untuk eksplorasi secara vertikal. Kemampuan Noctis untuk melemparkan pedangnya ke tempat lebih tinggi, melakukan teleportasi secara instan menjadi hal yang bisa dimanfaatkan ketika bertarung. Pendekatan yang berbeda ini mendorong Hajime Tabata untuk berusaha mengimplementasikan teknologi yang lebih baik. Salah satu kiblat yang menggoda? Avalanche Studios.

Seperti yang kita tahu, Avalanche Studios merupakan tangan dingin dibalik Just Cause 3 yang juga akan dirilis di bawah bendera Square Enix. Dalam wawancaranya dengan situs gaming – IGN di ajang Gamescom 2015, Tabata secara terbuka mengaku bahwa dirinya tengah mendekati studio developer asal Swedia tersebut. Niat utamanya? Tentu saja hendak  meminjam teknologi yang diperlihatkan Avalanche Studios di Just Cause 3. Tabata mengaku tergoda dengan implementasi elemen vertikal di Just Cause 3, dan merasa bahwa ia akan mampu menyempurnakan kualitas elemen gameplay tertentu untuk Final Fantasy XV.

Elemen vertikal yang diimplementasikan Avalanche di Just Cause 3 menarik Tabata untuk meminjam dan menggunakannya untuk menyempurnakan FF XV. Kolaborasi ini masih dalam tahap pembicaraan.
Elemen vertikal yang diimplementasikan Avalanche di Just Cause 3 menarik Tabata untuk meminjam dan menggunakannya untuk menyempurnakan FF XV. Kolaborasi ini masih dalam tahap pembicaraan.

Tidak hanya itu saja, Tabata juga merasa bahwa jika kolaborasi ini terjadi, Avalanche Studios juga akan diuntungkan. Ia menyebut bahwa Square Enix saat ini punya banyak teknologi keren yang dipakai di FF XV, terutama dari cara menciptakan real-time footage seperti yang diperlihatkan di trailer Gamescom 2105 kemarin.

Final Fantasy XV sendiri rencananya akan dirilis pada tahun 2016 mendatang untuk Playstation 4 dan Xbox One. Walaupun belum ada kepastian soal versi PC sama sekali, Square Enix sendiri sudah membuka kemungkinan untuk mendiskusikan hal tersebut begitu versi konsolnya dirilis. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah kerjasama antara kedua developer raksasa ini akan membuat Final Fantasy XV kian sempurna? Atau justru ambisi ini akan kian mengundurkan rilis yang sudah direncanakan?

Source: IGN

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…