Menjajal BETA – Rainbow Six Siege: Tetap Terasa Taktis!
Jadi, Apakah Pantas Ditunggu?

Ini mungkin menjadi pertanyaan terbesar dari semua impresi yang kami lemparkan di Rainbow Six: Siege ini. Jadi, apakah game ini pantas diantisipasi di tanggal 1 Desember 2015 mendatang? Untuk sementara ini, jawaban kami adalah “Iya” dan juga “Tidak”. Ada sedikit dilema di dalam keputusan terakhir tersebut.
Iya karena secara esensial, Siege adalah game FPS yang menarik untuk dimainkan. Ia terasa modern, dinamis, namun tetap taktis di saat yang sama. Ini adalah game yang akan membuat Anda tegang menunggu sembari memikirkan kira-kira seperti alur pikir musuh dan mengantisipasinya. Iya, karena terbukti bahwa sistem multiplayer terbatas yang ia tawarkan di mode beta ini ternyata berakhir seru dan menyenangkan. Kehadiran beragam kelas dan varian pasukan khusus memberikan alternatif atmosfer pertempuran yang berbeda, walaupun tidak seekstrim kombinasi yang bisa muncul dari ratusan karakter di game MOBA, misalnya. Iya, karena jika dimainkan bersama dengan teman dengan komunikasi yang efektif, Anda akan mendapatkan pengalaman bermain imersif bahwa Anda adalah seorang pasukan khusus yang tengah terlibat dalam misi yang menentukan nasib dunia.
Tetapi, ada begitu banyak momen “Tidak” di dalamnya. Tidak, karena seperti game-game hanya berfokus multiplayer yang sudah terbukti selama ini, Siege punya potensi untuk mati dan sepi dalam waktu yang begitu cepat jika Ubisoft gagal mempertahankan hype yang ada. Tidak, karena di masa beta ini, ada beragam masalah yang masih terasa, seperti ketidaksiapan server yang membuat proses matchmaking berjalan begitu lambat. Tidak, karena selalu ada potensi mode permainan yang begitu terbatas dan akhirnya memicu sensasi permainan yang begitu repetitif. Tidak, karena pengalaman bermain Anda akan hancur berantakan jika Anda tak bisa menjamin konektivitas internet yang stabil untuk platform gaming Anda.
Rainbow Six: Siege adalah sebuah proyek game FPS multiplayer yang menarik. Sebuah seri baru yang membawa cita rasa unik seri lawasnya, tetapi juga membawa sesuatu yang berbeda untuk menarik kelompok fans yang baru. Namun apakah ia akan sukses, berumur panjang atau tidak, akan sangat bergantung pada cara Ubisoft menanganinya selepas rilis. Ia bisa berakhir bencana seperti Evolve, atau justru memukau dan muncul sebagai kekuatan e-Sports baru seperti halnya Counter Strike: Global Offensive. Semuanya ada di tangan Ubisoft dan komunitas yang berdiri di bawah bendera seri yang satu ini.
RAW Screenshot
Setting texture: Medium, Efek visual lain: Mentok kanan, 1080p




































