Review Transformers – Devastation: Bentuk Klasik dengan Rasa Baru!

Reading time:
October 8, 2015

Kesimpulan

Transformers Devastation (76)
Untuk para penggemar game action, kami sendiri sangat merekomendasikan Anda mencicipi game ini, apalagi jika sempat jatuh hati dengan proyek-proyek Platinum Games di masa lalu. Namun kami sendiri cukup merasa berkeberatan dengan harga game originalnya yang dipatok saat ini. Anda mungkin merasa bahwa game ini seru dan menyenangkan, namun untuk sebuah game yang hanya menjual aksi tanpa kedalaman cerita dan karakter, dan hanya untuk bersenang-senang? Kami menyarankan Anda untuk menunggu hingga harga game ini terasa lebih rasional.

Transformers – Devastation memang pantas disebut sebagai salah satu game Transformers terbaik. Platinum Games mengeksekusi game ini dengan sangat baik, tak hanya dari sistem pertarungan jarak dekat ala Bayonetta yang ternyata berakhir manis di franchise penuh robot raksasa ini, tetapi juga pilihan untuk mengakarkan kualitas visual pada desain Transformers klasik. Cita rasa kartun yang kentara ini memberikan sumbangsih yang signifikan, apalagi lewat varian musuh yang Anda hadapi dan musik yang mengalir keras, Transformers – Devastation memenuhi hype yang sempat terbangun untuknya. Ia berhasil membangun sebuah identitas unik dan berbeda dari apa yang diharapkan, namun mengukuhkan diri yang secara kualitas, pantas untuk diacungi jempol.

Walaupun demikian, bukan berarti game ini hadir tanpa kekurangan. Ada dua keluhan utama yang menurut kami pantas dicatat. Pertama, fakta bahwa game ini adalah game action murni tanpa kedalam cerita atau karakter akan senantiasa membawa Anda dari satu pertarungan ke pertarungan lainnya. Mengeluarkan serangan kombo berturut-turut, berhadapan dengan musuh yang terus tiba bisa jadi rutinitas yang membosankan untuk beberapa varian gamer. Keluhan kedua mengakar pada gameplay range-nya sendiri. Walaupun kombinasi serangan melee game ini mengagumkan, Platinum terasa tak punya waktu dan perhatian khusus untuk memastikan serangan range mencapai hal yang sama, apalagi tanpa sistem lock-on.

Apakah Transformers – Devastation pantas untuk dimiliki? Untuk para penggemar game action, kami sendiri sangat merekomendasikan Anda mencicipi game ini, apalagi jika sempat jatuh hati dengan proyek-proyek Platinum Games di masa lalu. Namun kami sendiri cukup merasa berkeberatan dengan harga game originalnya yang dipatok saat ini. Anda mungkin merasa bahwa game ini seru dan menyenangkan, namun untuk sebuah game yang hanya menjual aksi tanpa kedalaman cerita dan karakter, dan hanya untuk bersenang-senang? Kami menyarankan Anda untuk menunggu hingga harga game ini terasa lebih rasional. Namun jika Anda memang penggemar berat Transformers, apalagi versi kartun klasiknya, tak perlu bertanya dua kali soal daya tariknya.

Kelebihan

Cita rasa klasik yang dioptimalkan dengan begitu baik!
Cita rasa klasik yang dioptimalkan dengan begitu baik!
  • Kualitas visual kartun klasik
  • Varian musuh yang dihadapi
  • Sistem pertarungan seru ala Bayonetta
  • Sedikit elemen RPG dan senjata di dalamnya
  • Pertarungan epik tanpa QTE

Kekurangan

Satu-satunya momen serangan range yang cukup ditoleransi adalah ketika Optimus mengeluarkan pen.. ehm.. senjatanya yang besar..
Satu-satunya momen serangan range yang cukup ditoleransi adalah ketika Optimus mengeluarkan pen.. ehm.. senjatanya yang besar..
  • Mudah terasa repetitif
  • Serangan range yang cukup membuat frustrasi

Cocok untuk gamer: pecinta produk Platinum Games, penggemar Transformers klasik

Tidak cocok untuk gamer: yang berharap lebih banyak aksi tembakan dan ledakan, hanya suka dengan Transformers ala Michael Bay

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…