PlayTest: Gaming Dengan HP Envy Phoenix 860!

Author
David Novan
Reading time:
February 5, 2016
HP Envy Phoenix (1)

Membangun PC dengan tujuan spesifik untuk bermain game bukan hal yang mudah. Terlebih lagi untuk pengguna dengan sedikit pengetahuan di bidang komputer. Memilih dan memilah komponen yang tepat, serta di saat bersamaan menyesuaikannya dengan dana membuatnya lebih sulit lagi. Itu sebabnya tidak sedikit calon pengguna PC yang beralih ke opsi lebih mudah, yaitu membeli PC branded langsung jadi, atau built-up PC. HP Envy Phoenix 860 adalah salah satu PC built-up yang menurut kami cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan bermain game terbaru.

Hanya dengan modal sekitar 20 jutaan, HP Envy Phoenix 860 telah siap untuk menemani Anda bermain game. Komposisi dari PC tersebut juga tidak bisa dianggap enteng. Dipersenjatai dengan komponen kelas atas, baik dari prosesor, memory, sampai kartu grafisnya, setidaknya PC ini mampu memainkan game terbaru dengan setting yang tinggi. Untuk lebih mengenal HP Envy Phoenix 860, berikut spesifikasi hardware yang dimilikinya:

  • Prosesor: Intel Core i7 6700@3.40 GHz
  • RAM: 16 GB DDR4
  • Graphics Card: NVIDIA GeForce GTX 960 GDDR5 2048MB

Susunan hardware yang mempersenjatai PC ini sudah masuk ke dalam kategori gaming grade. Meskipun tidak termasuk kelas berat, tetapi PC ini jelas sudah bisa memainkan game terbaru tanpa harus memaksa Anda untuk melihat tampilan grafis berkualitas rendah. Seharusnya PC ini sudah mampu memainkan game kelas AAA dengan kualitas High. Penambahan memory yang besar menurut kami menjadi nilai tambah, terutama untuk menjalankan game tertentu yang kami sertakan di dalam sesi PlayTest kali ini.

Sedangkan untuk game yang kami gunakan untuk sesi kali ini, selain game yang biasa kami gunakan, yaitu Call of Duty Black Ops 3, Assassin’s Creed Syndicate, The Witcher 3, dan Grand Theft Auto V, kami juga menambahkan satu game baru. Game ini berhasil menarik perhatian luar biasa di kalangan gamer PC, berkat kemampuannya untuk memperlihatkan kualitas tampilan grafis yang sangat tinggi. Ya, Rise of The Tomb Raider akan ikut memeriahkan sesi PlayTest mulai sekarang! Untuk game satu ini, kami merasa PC akan lebih dikuras tenaganya, terutama untuk memainkan setting tingginya.

Rise of The Tomb Raider

Tingginya kualitas tampilan grafis pada game ini adalah salah satu nilai jual tertingginya, setelah gameplay dan ceritanya tentu saja. Bila Anda sempat melihat beragam video YouTube yang memperlihatkan seindah apa grafisnya, tentu saja PC menempati peringkat pertama dibandingkan console. Namun, hal itu menimbulkan permasalahan baru untuk gamer PC yang ingin menikmatinya, yaitu tingginya permintaan hardware untuk dapat memainkannya di setting tertinggi. Berikut spesifikasi minimum yang dibutuhkan untuk memainkan game indah ini:

  • Prosesor: Intel Core i3-2100
  • Memory: 6 GB
  • Graphics Card: NVIDIA GTX 650 2GB atau AMD HD7770 2GB
  • Storage: 25 GB

Pemintaan minimum di atas tentu saja hanya akan membawa Anda menuju setting rendah. Seperti yang mungkin telah Anda ketahui dari beragam video yang dibuat YouTuber, perbandingan grafis antara setting Low dan Medium untuk game ini luar biasa jauh! Untungnya, PC ini cukup kuat untuk bisa sampai ke setting Medium dengan resolusi 1920×1080. Ketika kami mencoba memainkannya di setting High, frame rate yang dihasilkannya terlalu rendah. Berikut detail setting yang kami gunakan untuk memainkan game ini:

 

HP Envy Phoenix (2) HP Envy Phoenix (3) HP Envy Phoenix (4)

Gameplay ketika kami menggunakan setting Medium adalah yang paling nyaman dan klop. Kisaran frame rate yang kami temui adalah 54 fps ketika berada di daerah luas, termasuk daerah bersalju. Sedangkan pada daerah yang lebih sempit, seperti di dalam goa, frame rate meningkat ke 57 hingga 59 fps. Namun, pada goa dengan banyak ornamen, seperti sungai dan beragam efek cahaya, nilainya bisa turun ke sekitar 47 fps.

 

HP Envy Phoenix (5) HP Envy Phoenix (6)

Ketika kami mencoba memainkan game ini dengan menggunakan setting High, nilai frame rate yang kami temui berkisar antara 35 sampai 45 fps di daerah terbuka. Nilai yang kami temui pada daerah goa sedikit meningkat ke 50 fps. Namun, pada saat kami memasuki transisi daerah baru atau ketika event, nilainya bisa anjlok ke 20-an fps dan game bisa terhenti sejenak. Meskipun setting High sebenarnya masih cukup nyaman untuk dimainkan, tetapi kami menyarankan setting Medium untuk pengalaman gameplay terbaik.

 

HP Envy Phoenix (7) HP Envy Phoenix (8)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 20, 2021 - 0

Review Outriders: Loot-Shooter Memuaskan!

Tidak mudah dikembangkan, jarang memuaskan, dan akan ikut tewas bersama…
April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…