PlayTest: Gaming Dengan HP Envy Phoenix 860!

Author
David Novan
Reading time:
February 5, 2016

The Witcher 3: Wild Hunt

Melalui sesi PlayTest kali ini kami menemukan bahwa The Witcher 3 bukan lagi game paling berat yang bisa kami mainkan! Kursi panas tersebut kini beralih ke Rise of The Tomb Raider! Ternyata, game ini masih dapat berjalan di setting yang tinggi pada HP Envy Phoenix 860, bila dibandingkan dengan Tomb Raider yang menekannya ke setting menengah saja. Berikut spesifikasi minimum untuk dapat memainkan game ini:

  • Prosesor: Intel CPU Core i5-2500K 3.3GHz / AMD CPU Phenom II X4 940
  • Memory: 6 GB RAM
  • Graphics Card: Nvidia GPU GeForce GTX 660 / AMD GPU Radeon HD 7870
  • Hard Drive: 35 GB

Setting yang kami gunakan untuk memainkan game ini secara umum berada pada High, ditemani dengan resolusi 1920×1080. Opsi grafis yang kami matikan untuk setting tersebut adalah NVIDIA HairWorks demi menghilangkan pemborosan resource yang tidak begitu penting. Sedangkan opsi Postprocessing semua dimaksimumkan dengan pengecualian Ambient Occlusion di SSAO. Berikut detail setting yang kami gunakan untuk memainkan game ini:

 

HP Envy Phoenix (21) HP Envy Phoenix (22) HP Envy Phoenix (23) HP Envy Phoenix (24) HP Envy Phoenix (25)

Gameplay yang kami temui ketika menggunakan setting tersebut ternyata sangat nyaman. Ketika kami berada di daerah luas, misalnya pada dataran terbuka dan dekat sungai, kinerja yang kami dapatkan berkisar antara 49 fps hingga 58 fps. Titik terendahnya berada pada saat kami ada di dekat sungai. Kemudian kami memasuki daerah hutan dan frame rate menurun ke 45 fps hingga 47 fps. Pada nilai itu pun game masih dapat dimainkan dengan baik.

HP Envy Phoenix (26) HP Envy Phoenix (27)

Beralih ke daerah dengan banyak NPC, nilai frame rate menurun cukup besar ke titik 40 fps. Semakin banyak NPC, maka nilainya akan menurun ke kisaran 35 fps. Namun, ketika NPC tidak terlalu banyak dan pandangan tidak terhalang oleh bangunan, nilainya bisa meningkat ke 50 fps. Meskipun nilainya cukup rendah, tetapi game ini masih berjalan dengan baik dan tidak terjadi penurunan kinerja mendadak yang mampu menghentikan permainan.

 

HP Envy Phoenix (28) HP Envy Phoenix (29)

Grand Theft Auto V

Tidak peduli sebanyak apapun game super berat yang muncul, rasanya kurang pas bila GTA V tidak masuk ke dalam sesi kali ini. Game dengan popularitas luar biasa ini masih tetap dicari gamer. Terbukti dengan laporan penjualan terakhirnya yang mencapai 60 juta copy! Bila dibandingkan dengan game lain yang kami mainkan, GTA V menempati game paling ringan. Itu sebabnya game ini dapat dengan mudah dijalankan di setting tingginya. Berikut spesifikasi minimum untuk memainkan game sejuta umat ini:

  • Prosesor: Intel Core 2 Quad CPU Q6600 @2.40GHz (4 CPU) / AMD Phenom 9850 Quad-Core Processor (4 CPU) @2.5GHz
  • Memory: 4 GB RAM
  • Graphics Card: NVIDIA 9800 GT 1GB / AMD HD 4870 1GB (DX 10, 10.1, 11)
  • Hard Drive: 65 GB

Menentukan setting yang dapat digunakan untuk memainkan game ini tidak terlalu sulit. Ketika kami menaikkan setting ke High, terutama pada opsi tekstur, alokasi memory videonya meningkat melebihi maksimumnya, yaitu 2 GB. Namun, dengan menghidupkan opsi Ignore Suggested Limits, kami dapat menggunakan setting tersebut. Sebenarnya kami bisa saja menggunakan setting Very High, tetapi terlalu banyak akan membuat game mengalami penurunan kinerja mendadak yang tidak terduga. Berikut setting yang kami gunakan untuk memainkan game ini:

 

HP Envy Phoenix (30) HP Envy Phoenix (31) HP Envy Phoenix (32) HP Envy Phoenix (33)

Penggunaan setting tinggi tersebut ternyata memberikan hasil yang setimpal. Bukan hanya tampilan grafisnya menjadi indah, pada saat bersamaan kinerjanya juga masih terjaga dengan baik. Ketika kami berjalan di Los Santos, nilai frame rate yang ditemui berkisar di 80 fps. Nilai tersebut hanya berfluktuasi sedikit ketika berada di daerah dengan banyak NPC. Ramainya lalu lintas juga tidak begitu memengaruhi nilai tersebut.

 

HP Envy Phoenix (34) HP Envy Phoenix (35)

Sedangkan pada saat kami mengendarai mobil, nilai frame rate menurun ke kisaran 72 fps hingga 80 fps. Titik terendahnya ditemui ketika kami mengendarai di tengah ramainya lalu lintas dan ketika berada di jalan tol. Nilai frame rate di atas 60 fps menjamin permainan menjadi lebih terkendali dan nyaman di mata. Bila melihat tingginya kinerja tersebut, Anda seharusnya bisa meningkatkan lagi efek grafis seperti Long Shadows, High Resolution Shadows, dan Extended Distance Scaling.

 

HP Envy Phoenix (36) HP Envy Phoenix (37)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…