Review Cougar 450M: Mouse Ambidexterious yang Presisi!

Author
David Novan
Reading time:
March 1, 2016

Presisi Tinggi Pada Shooter dan Strategi

Meskipun mengendalikannya cukup sulit karena penalti dari eksteriornya, Cougar 450M sendiri memiliki sensor mouse yang cukup dapat diandalkan. Ketika kami memainkan game yang membutuhkan presisi tinggi, seperti Call of Duty: Black Ops 3 dan Battlefield 4, mouse ini mampu membantu kami dalam menembak kepala musuh dengan cepat. Kondisi ini dapat tercapai berkat bantuan beberapa fungsi on-the-fly yang berguna, seperti tombol DPI dan tombol klik mouse yang responsif.

Tombol DPI mudah dijangkau dan ukurannya besar
Tombol DPI mudah dijangkau dan ukurannya besar

Berkat bantuan tombol DPI, yang berguna untuk mengubah kepekaan mouse dengan cepat, kami dapat menyesuaikan kecepatan gerakan mouse sesuai dengan kondisi di lapangan. Ketika kami berada di tempat sempit, kami menggunakan DPI besar, sedangkan ketika sniping, digunakan DPI rendah. Ukuran DPI yang mampu diberikan oleh mouse ini juga dapat diandalkan, yaitu dari 50 DPI hingga 5000 DPI. Ketika sniping, kami menggunakan DPI yang cukup rendah, yaitu sekitar 400 DPI. Mouse ini dapat dengan mudah digerakkan ke sasaran yang kecil bentuknya.

Warna cahaya dapat diatur untuk menyesuaikan dengan mode dan DPI yang digunakan
Warna cahaya dapat diatur untuk menyesuaikan dengan mode dan DPI yang digunakan

Posisi dari tombol thumb sendiri tepat berada di bawah ibu jari. Tepatnya, kedua tombol thumb berada di tengah ibu jari, sehingga kami dapat dengan mudah menekan keduanya tanpa menggeser jari. Respons dari tombol tersebut, ditambah dengan bunyi klik yang cukup kentara, kami nilai cukup memuaskan. Selama Anda mengikuti saran kami untuk mematikan fungsi tombol thumb di seberang mouse, maka seharusnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Mousewheel juga memiliki andil yang besar ketika bermain. Berkat adanya lapisan karet beserta pola garis di sana, kami dapat dengan mudah menggeser roda tersebut untuk mencapai senjata yang diinginkan. Posisinya juga tidak berlebihan, baik dari tingginya berbanding dengan permukaan mouse dan jaraknya dari ujung jari ketika menggenggam mouse. Roda tersebut juga tidak loss begitu saja, karena ada kesan klik untuk menghentikan gerakan memutar supaya Anda dapat memilih senjata yang tepat.

Kabel braided dengan panjang 1,8 meter selain kuat juga tidak mudah kusut
Kabel braided dengan panjang 1,8 meter selain kuat juga tidak mudah kusut

Sedangkan pada game strategi, seperti pada XCOM2 dan Civilization Beyond Earth, posisi pointer dapat dengan mudah diarahkan ke tempat yang pas. Biasanya, kami menggunakan DPI menengah untuk memainkan game semacam ini, misalnya 800 DPI, termasuk juga ketika memainkan MOBA. Kendali pada jenis game tersebut dapat diatasi dengan baik oleh Cougar 450M. Namun, pada game dengan klik cepat dan sering, seperti MOBA, terkadang jari dapat agak terpeleset karena keringat membuat licin permukaan mouse yang halus. Ditambah lagi bentuknya yang mencembung membuat jari menjadi selalu bergeser ke arah luar ketika menekan tombol klik mouse.

Driver Dengan Banyak Fungsi

Rasanya tidak lengkap bila mouse gaming tidak ditemani oleh program driver. Driver biasanya berguna untuk meningkatkan kemampuan dan fungsi mouse gaming, terutama bila Anda menggunakannya untuk kompetisi. Pada Cougar 450M, driver yang diberikannya sangat lengkap dan membantu. Bukan hanya dari sisi opsi kustomisasi saja, tetapi juga ada fungsi tambahan yang jarang ditemukan pada driver mouse gaming lain.

Fungsi driver dapat digunakan untuk mengatur banyak sifat mouse, terutama untuk kompetitif gaming
Fungsi driver dapat digunakan untuk mengatur banyak sifat mouse, terutama untuk kompetitif gaming

 

Fungsi yang sering ditemui, seperti pengaturan DPI untuk tombol DPI, Pooling Rate, Angle Snapping, Lift Height, dan Double Click Speed terdapat di sini. Pengaturan DPI dapat ditentukan sampai tiga setting, yang dijalankan bergantian setiap kali Anda menekan tombol DPI di punggung mouse. Namun, bila Anda merasa tiga setting terlalu banyak, driver ini juga memberikan opsi untuk mematikan salah satunya dan hanya menggunakan dua pilihan DPI saja. Hal ini sangat berguna bila Anda hanya ingin dua kecepatan ketika menggunakan mouse di shooter, yaitu gerakan cepat dan lambat.

Setting yang cukup asing di driver ini adalah Sniper DPI Setting. Meskipun fungsi ini seakan bertumpuk dengan setting DPI biasa, ternyata ia dapat digunakan sebagai acuan DPI bagi fungsi shortcut “Sniper” bila Anda memasangnya di salah satu tombol mouse. Jadi, Anda dapat menggunakan setting di tombol DPI untuk kepekaan di kondisi lain. Fungsi lain yang lebih rumit, seperti Angle Snapping dan Lift Height sebaiknya digunakan ketika Anda mulai beralih ke kompetitif gaming dan mengenal dengan baik kebiasaan Anda ketika menggunakan mouse. Sebab, keduanya dapat membuat mouse bersikap aneh jika ia diubah dan Anda hanya bermain dengan cara normal.

Sebaiknya atur fungsi tombol pada tombol thumb yang berlawanan supaya mengurangi masalah tidak sengaja tertekan ketika bermain
Sebaiknya atur fungsi tombol pada tombol thumb yang berlawanan supaya mengurangi masalah tidak sengaja tertekan ketika bermain

Fitur menarik lain yang dpat ditemukan pada driver ini adalah adanya tiga mode yang dapat diisi dengan setting berbeda. Ketiga mode tersebut disimpan langsung di dalam mouse, jadi ia dapat dibawa ke mana saja tanpa tergantung pada driver di komputer. Uniknya, mode tersebut dapat dipasangkan langsung dengan file exe tertentu. Jadi, ketika Anda menjalankan game DoTA2 misalnya, maka ia akan langsung mengenali game tersebut dan mengubah setting mouse ke dalam mode DoTA2 yang telah Anda siapkan sebelumnya.

Sedangkan untuk fitur cahaya, Anda juga dapat menemukannya di dalam driver ini. Cahaya dan warna tersebut dapat digunakan untuk membedakan antara mode yang digunakan serta DPI yang dipilih. Opsi yang diberikan untuk warna tersebut tidak banyak, karena ia hanya ditujukan untuk membedakan saja antara mode. Namun ketika digunakan, warna tersebut dapat menjadi indikator yang berguna dan sangat membantu.

Warna cahaya pada mouse dapat diatur tetapi opsinya tidak banyak
Warna cahaya pada mouse dapat diatur tetapi opsinya tidak banyak

Kesimpulan

Penggunaan fungsi Ambidexterious pada Cougar 450M terus terang sangat membantu untuk gamer kidal. Meskipun ada beberapa kekurangan karena mouse ini melayani dua jenis pengguna yang berbeda, tetapi performanya di dalam game cukup baik. Baik dari sisi presisi dan dukungan driver, mouse seharga 500 ribuan ini sangat membantu ketika bermain game kompetitif. Seandainya ada cara untuk mengubah permukaan licinnya menjadi lebih kesat, tentu mouse ini akan lebih mudah dikendalikan dari sisi gripnya.

Spesifikasi:

  • Sensor: PMW3310DH Optical Gaming Sensor
  • Resolution: 50 – 5000 DPI
  • Game Type: FPS / MMORPG / MOBA / RTS
  • Pooling Rate: 1000Hz / 1ms
  • On-board Memory: 512KB
  • Software: Cougar UIX System
  • Programmable Button: 8
  • Switching: OMRON Gaming Switch
  • Profile LED Backlight: 2 Zone 16.8 million colors
  • Frame Rate: 6500 fps
  • Max Tracking Speed: 130 IPS
  • Max Acceleration: 30 G
  • Interface: Golden-plated USB plug
  • Cable Length: 1.8m braided
  • Dimension: 135(L) x 67(W) x 40(H) mm
  • Weight: 105g

 

Pages: 1 2
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…