Activision Tak Takut dengan Respon Negatif COD: Infinite Warfare

Reading time:
June 29, 2016
COD-Infinite-Warfare-3-600x338

Setiap kali developer atau publisher raksasa memperkenalkan sebuah game, maka bisa dipastikan bahwa gamer akan menaruh perhatian besar untuknya. Ada usaha untuk mencari lebih banyak informasi, menelan lebih banyak demo gameplay walaupun hanya dalam bentuk video untuk mencari gambaran yang lebih jelas, dan akhirnya memutuskannya untuk menjadi target pembelian atau tidak. Namun sayangnya, ia tak selamanya berakhir sebaik yang diinginkan. Tanya saja pada Activision yang kini harus berhadapan dengan rasa benci komunitas yang begitu kentara untuk produk terbaru mereka – Call of Duty: Infinite Warfare. Satu yang pasti, mereka tak takut.

Fakta bahwa COD: IW menjadi salah satu video dengan jumlah dislike terbanyak ternyata tak membuat Activision tak percaya diri. Dalam wawancaranya dengan situs Mashable, CEO Activision – Eric Hirshberg mengaku tak terlalu ambil pusing dan lebih memilih untuk berfokus memastikan COD: IW ini berakhir menjadi sebuah game yang keren. Apa pasal? Karena ini bukan kejadian pertama untuk Activision. Hirshberg menyebut bahwa tren serupa juga sempat terjadi di Call of Duty: Black Ops II, namun ia tetap berakhir jadi salah satu game tersukses dan terlaris yang pernah ada.

Activision tak takut dengan reaksi negatif yang muncul karena COD: IW. Hal sama sempat terjadi di BO2 dan ia tetap berakhir jadi salah satu game tersukses yang pernah ada.
Activision tak takut dengan reaksi negatif yang muncul karena COD: IW. Hal sama sempat terjadi di BO2 dan ia tetap berakhir jadi salah satu game tersukses yang pernah ada.

Hirshberg juga menyebut bahwa reaksi negatif ini, entah karena alasan apa, hanya terjadi di Youtube saja. Sementara data yang dihimpun Activision dari beragam sumber yang lain, seperti Facebook misalnya, tak memperlihatkan kecenderungan yang sama. Mereka juga mengaku tak kehilangan momentum pre-order sama sekali.

Call of Duty: Infinite Warfare sendiri rencananya akan dirilis pada 4 November 2016 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC.

Source: Mashable

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…