Review Trials of The Blood Dragon: Menguji Kesabaran dan Presisi!

Author
David Novan
Reading time:
June 24, 2016
Anda ingin retro? Trials of The Blood Dragon tepat untuk Anda!
Anda ingin retro? Trials of The Blood Dragon tepat untuk Anda!

Sederhana dan kental dengan kesan retro. Inilah yang kami rasakan ketika memainkan Trials of The Blood Dragon, game platformer action dari Ubisoft ini. Berbeda dengan game besar yang seringkali dirilis oleh Ubisoft, Trials of The Blood Dragon justru menggunakan ide yang sangat simple; jump & shoot. Namun demikian, bukan berarti game ini memiliki kemiripan dengan Megaman atau Metroid misalnya. Karena, Trials of The Blood Dragon memberikan sedikit twist yang mampu membuat pemainnya stress! Sebagai gamer yang tak pernah mencicipi Far Cry: Blood Dragon di masa lalu, tentu menjadi pengalaman unik tersendiri untuk menyelami dunia “gila” milik Ubisoft ini dalam format yang berbeda.

Bermodalkan gameplay Platformer, game ini memiliki kesulitan menengah
Bermodalkan gameplay Platformer, game ini memiliki kesulitan menengah

Selayaknya game plaftormer lain, Trials of The Blood Dragon dimainkan dengan tampilan visual dari kamera samping. Kemudian, game ini menambahkan efek kamera yang mampu membuat pemainnya terkejut. Ketika sedang melompati jurang misalnya, kamea akan sedikit bergeser diagonal ke atas, hanya untuk memperlihatkan bahwa jurangnya dalam. Bila tidak sampai ke ujung yang satu lagi maka dipastikan jagoan yang dimainkan akan mati. Biasanya, memang benar jagoannya akan mati karena kami merasa paranoid dengan efek kamera tersebut!

Event digambarkan melalui kartun era 80-an
Event digambarkan melalui kartun era 80-an

Sisi visual juga dihiasi dengan grafik 3D yang kalau boleh dibilang, tidak begitu “Wah.” Untuk game yang dibuat oleh Ubisoft, game ini tidak terlihat mewah. Malahan grafisnya tampak seperti ketinggalan beberapa tahun. Untungnya, ketika bermain semua itu tidak begitu penting. Karena seringkali permainan akan diperlihatkan dari zoom yang cukup jauh. Jadi Anda tidak akan melihat teksturnya yang detailnya biasa saja.

Dalam Trials of The Blood Dragon, hanya ada momen epik!
Dalam Trials of The Blood Dragon, hanya ada momen epik!

Hal yang perlu diacungi jempol justru bukan berasal dari grafisnya, melainkan kemampuan game ini untuk tampil keren. Nuansa pada game sengaja dibuat seperti film jagoan action di tahun 80-an dan 90-an. Inilah yang memberikan kesan retro pada game ini. Event yang terjadi di latar belakangnya juga mampu memberikan tekanan sendiri ketika bermain. Ambil contoh ketika kami menghancurkan sarang Blood Dragon; ya, naga yang sama dengan judulnya, dan kami berusaha mati-matian untuk kabur dari kejarannya. Momen seperti itu memacu adrenalin dan di saat bersamaan banyak sekali kesalahan yang membuat kami mengulang permainan dari checkpoint!

Bukan hanya motor saja yang akan Anda kendalikan di game ini
Bukan hanya motor saja yang akan Anda kendalikan di game ini

Cerita Action Hero ala Amrik

Kisah yang ditawarkan dalam game ini tidak serius dan dalam layaknya game Ubisoft lainnya. Bahkan bisa dikatakan terkesan seperti film kelas B yang sering muncul di era action hero zaman dahulu. Game ini menceritakan kisah dua anak pahlawan Amerika plus prajurit cyber legendaris Rex Power Colt. Kedua anak yang bernama Roxanne dan Slayter tersebut harus menelan pil pahit dengan kehilangan kedua orang tuanya di masa remaja akibat perang yang terus berkobar semenjak era 70-an, yaitu perang Vietnam keempat!

Ikuti perjalanan Roxanne dan Slayter mengikuti jejak langkah ayah mereka yang legendaris
Ikuti perjalanan Roxanne dan Slayter mengikuti jejak langkah ayah mereka yang legendaris

Ingin mengikuti jejak legendaris ayah mereka, Roxanne dan Slayter menerima tawaran pemerintah Amerika untuk menjadi prajurit cyber, dengan tubuh mereka diperkuat oleh mesin. Perjalanan mereka dalam memerangi komunis di Vietnam War 4 inilah yang akan Anda ikuti. Oh ya, sebagai tambahan, dunia saat itu dihiasi pula oleh kehadiran Blood Dragon, naga raksasa dengan kekuatan yang dahsyat! Apa hubungan antara Roxanne, Slayter, Vietnam War 4, Blood Dragon, plus Alien dari luar angkasa? Semua dapat Anda temui dalam cerita Trials of The Blood Dragon yang macho dan konyol!

Tidak lengkap rasanya kisah action Amerika tanpa bendera besar di latar belakang
Tidak lengkap rasanya kisah action Amerika tanpa bendera besar di latar belakang

Meskipun ceritanya konyol, pengisi suara game ini sendiri tidak main-main. Semua suara yang diperdengarkan ketika event terjadi, atau ketika berada di tengah permainan, digarap dengan serius dan memiliki penokohan yang apik. Penggunaan film kartun era 80-an ketika event berlangsung semakin menegaskan rasa retronya, terutama untuk gamer yang sempat merasakan hidup sebagai anak-anak di era tersebut!

Inilah pasukan komunis Vietnam masa kini!
Inilah pasukan komunis Vietnam masa kini!

Review ini menggunakan testbed dari:

ROCCAT-Logo_Horizontal_2015_STR_BLK_NoBG

Dikerjakan Dengan ROCCAT Isku FX, ROCCAT Kone Pure,ROCCAT Hiro, dan ROCCAT Kave XTD Digital

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…