Review Trials of The Blood Dragon: Menguji Kesabaran dan Presisi!

Author
David Novan
Reading time:
June 24, 2016

Disarankan Menggunakan Controller

Trials of The Blood Dragon memiliki pengendalian yang cukup sulit, terutama ketika memainkan stage dengan motor. Menggerakkan badan bukan hanya perlu presisi yang tinggi, tetapi juga kemudahan dalam melakukannya. Itu sebabnya kami menyarankan Anda untuk memainkan game ini menggunakan bantuan Controller. Sebenarnya game ini bisa pula dimainkan dengan menggunakan keyboard. Namun, cara ini jauh lebih sulit.

Ketika Anda dikejar naga sebesar ini, hanya nyali dan sering menekan tombol restart yang akan menyelamatkan Anda!
Ketika Anda dikejar naga sebesar ini, hanya nyali dan sering menekan tombol restart yang akan menyelamatkan Anda!

Ketika menggunakan keyboard, tombol yang digunakan adalah WASD. Biasanya W digunakan untuk tancap gas, sementara A dan D untuk mencondongkan badan ke depan dan belakang. Karena sifat tombol keyboard yang kaku, maka gerakan badannya juga menjadi lebih kurang terkontrol. Selain itu, ketika permainan berubah dari motor ke jalan kaki, pengendaliannya juga akan berubah, walaupun masih menggunakan WASD.

Trials of The Blood Dragon akan membawa Anda dari perang Vietnam 4 sampai perang antariksa!
Trials of The Blood Dragon akan membawa Anda dari perang Vietnam 4 sampai perang antariksa!

Kesimpulan

Trials of The Blood Dragon adalah game yang sangat sederhana. Saking sederhananya mungkin tidak cocok dengan selera gaming Anda. Penekanan terbesar pada game ini hanya berada pada pengendalian badan kala menggunakan motor, yang harus diakui sangat sulit untuk dikuasai. Selebihnya, game ini tidak memiliki fitur lain yang menarik, terutama untuk game dengan harga di atas 100 ribu.

Kelebihan

  • Nuansa retro
  • Permainan sederhana

Kekurangan

  • Miskin Fitur
  • Kamera terkadang mengganggu

Cocok untuk gamer: Menyukai game platformer dan nuansa retro

Tidak cocok untuk gamer: Menyukai game dengan banyak fitur dan rahasia

Spesifikasi Minimum:

  • OS: Windows 7 SP1 / Windows 8.1 / Windows 10 (64bit)
  • Processor: Intel i3 550 @ 3.2 GHz / AMD Athlon II X4 620 @ 2.6 GHz
  • Memory: 4 GB RAM
  • Graphics: nVidia GeForce GTX460 / AMD Radeon HD5770 (1024MB VRAM dengan Shader Model 5.0)
  • Storage: 15 GB
  • Harga (Steam): Rp156.000
Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…