Persona 5 Bisa Dimainkan Sampai Selesai dengan Emulator PS3!

Reading time:
June 5, 2017
persona 5 rpcs3

Proses emulasi konsol generasi sebelumnya memang berada di level yang mengagumkan. Emulator seperti Citra untuk Nintendo 3DS dan CEMU untuk Wii U misalnya, bahkan sudah tak bermasalah untuk menangani game-game rilis ekskusif, walaupun masih membutuhkan penyempurnaan di sana-sini. Progress emulator memang masih bergantung pada besaran donasi dari para fans, seperti puluhan ribu USD yang langsung membuat perjalanan CEMU terlihat begitu “mulus”. Dari emulator yang ada, RPCS3 untuk Playstation 3 juga tak bisa dipandang sebelah mata. Bahkan, ia bisa menangani salah satu JRPG yang begitu populer – Persona 5 sampai selesai.

Sempurna? Masih belum, tentu saja. Game JRPG racikan Atlus tersebut masih dimainkan dalam framerate tak stabil, kecepatan yang lambat, dengan render efek visual yang masih kendala. Namun berita baiknya? Proses emulasi kini memungkinkan game tersebut bisa dimainkan dari awal sampai selesai, tanpa ada lagi bug yang menghalangi atau crash signifikan yang membuat Anda tak bisa melanjutkan progress permainan yang ada. Kerennya lagi? Tim RPCS3  mengaku bahwa anggotanya sudah mengerti apa yang terjadi dan akan menawarkan solusi dalam waktu singkat, secepat yang mereka bisa. Perbaikan jika terlihat signifikan, bahkan mampu menawarkan fps hingga 60 jika menggunakan Vulkan.

Walaupun berjalan dalam kecepatan lambat, yang bahkan mempengaruhi jam gameplay di dalam game, Persona 5 sudah bisa dimainkan sampai selesai dengan emulator PS3 - RPCS3.
Walaupun berjalan dalam kecepatan lambat, yang bahkan mempengaruhi jam gameplay di dalam game, Persona 5 sudah bisa dimainkan sampai selesai dengan emulator PS3 – RPCS3.

Belum jelas kapan tim RPCS3 akan mengeluarkan update terbaru yang akan membuat Persona 5 ini menjadi jauh lebih nyaman dimainkan, baik dari sisi framerate ataupun visual. Good progress, nonetheless..

Source: RPCS3

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…