Review Gundam Versus: Mimpi Basah Para Penggemar Gundam!
Konten Terbatas, Tapi Penuh Collectibles

Agak sedikit unik memang bahwa dengan hanya setidaknya, dua seri review saja, kita sudah membahas keseluruhan konten yang ditawarkan oleh Gundam Versus ini. Konten gameplay yang bisa Anda nikmati benar-benar terbatas hanya pada antara Ultimate Trial yang berisikan gelombang musuh dan bisa dicicipi sendiri atau Online Kompetitif yang memang menjadi daya tarik utama seri yang satu ini. Walaupun demikian, untuk Anda yang memang menggemari berat seri ini dan menginginkan lebih banyak “konten”, ada segudang collectibles yang bisa Anda buka.
Sebuah tugas yang tidak mudah, mengapa? Karena semua konten ekstra ini terhubung pada masing-masing Gundam berbasis jumlah experience points dan level yang ada. Lewat sistem ini, Anda bisa membuka lebih banyak konten yang mengakar pada seri masing-masing Gundam yang ada, dari membuka karakter baru sebagai pilot atau navigator, mendapatkan emblem baru untuk dipasang di plakat ketika bertarung secara online, hingga jenis Striker (Support) teranyar yang bisa Anda panggil saat bertarung. Namun sekali lagi, progress untuk membuka masing-masing karakter ini terkunci pada masing-masing Gundam. Jadi untuk membuka semua collectibles yang ada saat ini? Anda harus setidaknya, pernah memainkan setiap Gundam dari 90 buah roster yang disediakan, mencapai level yang dibutuhkan, dan kemudian membelinya.


Berita baiknya? Informasi soal konten seperti apa yang bisa Anda buka akan tersedia jelas ketika Anda memilih Gundam spesifik tersebut, hingga Anda bisa menentukan Anda merasa pantas untuk mengejarnya atau tidak. Level dan koin untuk membeli setiap item ini sendiri bisa didapatkan dengan dua cara – memainkan mode Ultimate Trial secara offline / online co-op secara berulang-ulang hingga Anda mendapatkan exp dan level yang cukup, atau bertarung secara online dan mendapatkannya secara bertahap terlepas dari apakah Anda menang atau kalah. Progress yang bisa Anda nikmati sembari bersenang-senang untuk menguji Gundam tertentu sebagai karakter petarung.
Bagi para penggemar Gundam, ini mungkin “tugas” yang pantas untuk dikejar. Namun bagi Anda yang tak terlalu familiar dengannya, ini bisa berakhir jadi konten repetitif yang membosankan, apalagi jika yang Anda lakukan hanyalah menikmati mode Ultimate Trial, gelombang per gelombang, tanpa ada variasi yang membuatnya terasa menyegarkan.
Kesimpulan

Jadi, apa yang bisa disimpulkan dari Gundam Versus? Mengejutkan, adalah kata yang akan kami pilih untuk menjelaskan keseluruhan pengalaman yang ada. Bahwa terlepas dari fakta bahwa kami berangkat bukan sebagai penggemar berat Gundam dan hanya mengenal dan sempat menyelesaikan beberapa seri saja, ia tetap berakhir jadi game fighting berbasis tiga dimensi yang tetap fun dan punya kedalaman tersendiri untuk dikuasai. Tentu bukan dari segi mekanik, tetapi lebih mempelajari soal strategi dan mengeksploitasi timing serangan yang ada. Pertarungan bisa berjalan cukup cepat dan kacau hingga ia bisa memastikan adrenalin terus terpompa kencang di dalam tubuh Anda. Dengan 90 lebih Gundam muncul dari 17 seri, yang masing-masing hadir dengan detail visual, serangan, dan animasi yang fantastis, ini adalah game yang akan memenuhi mimpi gamer pencinta Gundam di seluruh dunia.
Walaupun demikian, tentu saja bukan berarti game ini hadir tanpa kekurangan. Absennya mode Story yang menyuntikkan cut-scene atau garis cerita jelas tentu disayangkan, karena potensi yang di mata kami, bisa melambungkan daya tariknya ke level yang lebih tinggi. Terbatasnya konten ke dalam dua mode besar tentu juga dipertanyakan, walaupun cukup rasional, jika mengingat statusnya sebagai sebuah game fighting tiga dimensi. Kami juga sangat menyayangkan bahwa untuk roster sebanyak dan sebesar ini, Bandai Namco tidak terlihat tergoda untuk mengeksploitasi daya tarik ini lebih jauh. Padahal dengan fitur seperti Photo Mode (pada saat main offline di mode Ultimate Trial) atau sekedar Model Viewer akan menyempurnakannya.
Namun terlepas dari kekurangan tersebut, Gundam Versus tetaplah game fighting tiga dimensi yang pantas untuk diacungi jempol. Bagi gamer yang tidak hadir dengan rasa cinta mati untuk Gundam, ia mungkin tidak terlihat seperti game fighting yang wajib, walaupun punya mekanik yang dihadirkan, harus diakui, cukup seru dan menyenangkan. Tetapi jika Anda cinta mati pada pertarungan epik antara robot-robot raksasa dengan muatan politik intens ini dan terus mengikutinya dari seri ke seri, ini akan memenuhi mimpi basah terbaik Anda soal Gundam.
Kelebihan

- Detail Gundam
- Pertarungan terasa sederhana, tetapi butuh strategi tersendiri
- Roster segudang
- Musik ikonik yang juga disertakan
- Pertarungan 2 vs 2 yang seru
- Segudang Collectibles
Kekurangan

- Hadir tanpa mode cerita sinematik
- Jika satu orang mengalami gangguan koneksi, semua kena imbas
- Tidak ada Photo Mode / Model Viewer
- Minim Konten
Cocok untuk gamer: pencinta Gundam, yang lebih cocok dengan game fighting dalam format tiga dimensi
Tidak cocok untuk gamer: yang merasa Gundam itu untuk anak-anak, berharap cita rasa yang lebih ke action atau Musou










