Review Earth Defense Force – Iron Rain: Selangkah Lebih Maju!

Reading time:
April 16, 2019

Ada dua jenis video game di masa modern saat ini: yang menyajikannya sebagai sebuah karya seni sinematik yang tidak berbeda dengan sebuah film Hollywood dengan budget tinggi dan yang tetap menyajikan gameplay sebagai fokus dengan “kesenangan” sebagai prioritas. Game-game dengan pendekatan pertama biasanya menjadi yang paling populer dan sering dibicarakan, mengingat pengalaman yang biasanya berakhir kuat menggugah perasaan dengan meninggalkan memori yang mendalam. Sementara game dengan konsep kedua biasanya sering diabaikan karena dianggap tidak “serius” dari sisi tema. Padahal percaya atau tidak, tidak sedikit game dari kategori kedua ini berujung memesona. Salah satunya adalah Earth Defense Force dari D3 Publisher.

Karena percaya atau tidak, kami termasuk salah satu gamer yang secara konsisten “meremehkan” judul game yang satu ini. Bagaimana tidak? Anda berperan sebagai seorang prajurit pasukan khusus yang berperan melawan monster raksasa dengan kualitas visualisasi yang terasa ketinggalan zaman, terutama jika dibandingkan dengan game generasi terbaru. Namun mengesampingkan semua rasa skeptis tersebut, proses menjajal Earth Defense Force 5 berakhir menjadi pengalaman bermain yang seru dan menyenangkan. Cukup untuk membuat kami begitu menantikan kehadiran sebuah seri terbaru yang kali ini ditangani oleh Yuke – Earth Defense Force: Iron Rain. Tersedia di pasaran untuk Playstation 4, kami akhirnya terjun masuk, kembali membela bumi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Earth Defense Force: Iron Rain ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah seri yang selangkah lebih maju? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda.

Plot

Tenang saja, ini masih soal pertempuran melawan monster raksasa!

Maka seperti game Earth Defense Force sebelumnya, seri Iron Rain ini tetap berfokus pada perjuangan pasukan spesial – EDF untuk menghalau serangan alien yang berusaha menguasai bumi. Namun hadir dengan timeline yang baru dan berbeda, Anda akan memasuki perang yang sudah berlangsung cukup lama dengan kondisi EDF yang bisa dibilang, cukup kompeten untuk menghalau banyak serangan sejenis. Hanya saja, pasukan alien yang entah dari mana datangnya ini, bukanlah sesuatu yang bisa diremehkan.

Invasi pertama terjadi di tahun 2028 dengan alien yang resmi mendapatkan nama sebagai “Aggressor”. Untuk pertama kalinya dunia menyatu dan membangun pasukan khusus untuk menghalau senjata perang dengan teknologi yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya ini. Organisasi tersebut dinamakan Earth Defense Force (EDF) yang sempat kalah di pertempuran awal, namun berhasil meraih keuntungan strategis setelah teknologi exoskeleton bernama PA-Gear membuatnya mereka tampil bak seorang manusia super. Berhasil memenangkan pertempuran, EDF berhasil menghancurkan pesawat induk yang mereka beri nama sebagai Hivecraft. Namun sayangnya, memenangkan pertempuran tidak sama dengan memenangkan perang.

EDF: Iron Rain dibuka dengan perang yang sebenarnya berakhir dengan menangnya manusia. Hanya saja, ancaman tidak berhenti begitu saja.
Serangga-serangga yang “tertinggal” terus berkembang biak dan menghancurkan peradaban manusia.

Tujuh tahun setelah “kemenangan” tersebut, manusia masih harus bertempur melawan sisa-sisa masalah yang dibawa oleh Hivecraft ini ke bumi. Binatang-binatang yang sempat mereka bawa, terutama serangga besar super mematikan seperti semut dan laba-laba tidak berhenti beranak pinak. Pelan tapi pasti, mereka terus menjalankan serangan demi serangan untuk menghancurkan peradaban manusia, dengan jumlah yang sepertinya menolak untuk berkurang. Anda berperan sebagai salah satu pasukan yang berhasil menghancurkan Hivecraft 7 tahun yang lalu dan kini harus kembali menguras keringat Anda untuk memastikan bumi, rumah yang Anda cintai, tetapi di sini.

Anda berperan sebagai pahlawan yang menghancurkan Hivecraft di perang 7 tahun yang lalu, dan kini kembali untuk “menyelesaikan” tugas Anda.

Lantas, tantangan seperti apa yang harus dihadapi EDF melawan para aggresor ini? Monster seperti apa yang akan hadapi di sepanjang perjalanan? Mampukah EDF memenangkan perang yang sepertinya terdengar mustahil ini? Anda tentu saja harus memainkan Earth Defense Force: Iron Rain untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…