Review Animal Crossing – New Horizons: Sesungguhnya Game Super Hardcore!

Reading time:
April 15, 2020

Kesimpulan

Animal Crossing New Horizons jagatplay part 2 62
Animal Crossing: New Horizons pantas untuk digadang sebagai game yang kami rekomendasikan wajib untuk semua pemilik Nintendo Switch, terlepas dari apakah Anda termasuk penggemar genre game seperti ini atau tidak. Buang semua rasa skeptis karena visualisasinya yang imut, nikmati konsep uniknya yang akan cukup untuk membuat rasa suka menjadi adiksi, yang jika diseriusi akan mudah tumbuh menjadi obsesi. Percayalah, di inti terdalamnya, tidak ada game yang bisa berujung se-hardcore Animal Crossing!

Seperti sebuah jurang yang siap untuk menenggelamkan Anda dalam adiksi, Animal Crossing: New Horizons adalah sebuah game unik dengan konsep yang tidak akan sering Anda temui di industri game. Di atas permukaan, ia terlihat seperti sebuah game sederhana yang super imut, lewat presentasi visual dan audio yang menggemaskan. Namun begitu Anda menjajalnya, konsep real-time yang ia usung, fitur kustomisasi segudang yang bisa Anda eksekusi, dan dukungan komunitas yang siap untuk mengamplifikasi ketertarikan Anda menjadi sebuah obsesi tidak sehat membuatnya memiliki beberapa lapisan berbeda untuk dinikmati. Anda diberikan kebebasan untuk mengatur kadar kerja keras yang ingin Anda curahkan untuknya, yang tentu saja berbanding lurus dengan kecepatan progress kota yang Anda miliki. Dengan kombinasi-kombinasi elemen ini, sulit rasanya untuk berujung tidak jatuh hati pada Animal Crossing: New Horizons.

Namun bukan berarti game ini tidak sempurna. Ada pendekatan elemen, terutama di sisi QOL (Quality of Life) yang seharusnya butuh dibenahi, setidaknya untuk memastikan pengalaman bermain yang lebih mulus dan nyaman. Kita berbicara dari masalah sistem kamera terbatas yang terkadang membuat Anda sulit untuk melihat dengan lebih jelas binatang apa saja yang berada di layar selanjutnya, terutama saat Anda bergerak dari atas layar ke bawah layar. Fakta bahwa Anda tidak bisa merotasi kamera dalam format 360 derajat tentu jadi keterbatasan yang cukup menggelikan. Elemen QOL lain seperti tidak adanya kesempatan untuk melakukan crafting beberapa item sekaligus dan fakta bahwa Anda harus bolak-balik mengeluarkan resource crafting dari storage untuk melakukan aksi crafting terkadang menyebalkan. Apalagi mengingat banyak game dengan sistem serupa yang sudah memberikan contoh jelas cara penanganan yang baik, terutama soal sinkronisasi resource antara storage dan meja crafting yang akan mempercepat segala sesuatunya.

Namun di luar kekurangan tersebut, Animal Crossing: New Horizons pantas untuk digadang sebagai game yang kami rekomendasikan wajib untuk semua pemilik Nintendo Switch, terlepas dari apakah Anda termasuk penggemar genre game seperti ini atau tidak. Buang semua rasa skeptis karena visualisasinya yang imut, nikmati konsep uniknya yang akan cukup untuk membuat rasa suka menjadi adiksi, yang jika diseriusi akan mudah tumbuh menjadi obsesi. Percayalah, di inti terdalamnya, tidak ada game yang bisa berujung se-hardcore Animal Crossing!

Kelebihan

Animal Crossing New Horizons jagatplay part 2 18
Begitu banyaknya fitur kustomisasi yang ditawarkan, Anda bahkan bisa mengganti gambar casing smartphone Anda.
  • Sisi presentasi yang imut dan menggemaskan
  • Hadir dengan sistem real-time yang unik
  • Punya lapisan konten cukup dalam untuk berakhir jadi obsesi
  • Sistem tanpa stamina
  • Fitur kustomisasi yang fantastis
  • Multiplayer yang solid
  • Sistem Nook Miles untuk gameplay lebih berstruktur

Kekurangan

animal crossing new horizons jagatplay part 1 91
Ia butuh sistem kamera yang lebih baik.
  • Butuh update QOL untuk kenyamanan ekstra
  • Kamera memberikan sudut pandang terbatas yang menyulitkan

Cocok untuk gamer: yang membutuhkan game untuk dinikmati dalam waktu panjang, yang hadir dengan mekanisme unik

Tidak cocok untuk gamer: yang menginginkan sensasi simulasi bertani, tidak sabar menunggu progress

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…