Review Animal Crossing – New Horizons: Sesungguhnya Game Super Hardcore!

Reading time:
April 15, 2020

Real Time = Komitmen

Animal Crossing New Horizons jagatplay part 2 73
Animal Crossing: New Horizons hadir dengan sistem real-time. Ini berarti waktu di game mengikuti waktu di dunia nyata (atau tepatnya, waktu di mesin Nintendo Switch Anda).

Jika kita berbicara soal satu konsep yang membuat Animal Crossing begitu unik dan berbeda dengan semua game sejenisnya di pasaran, maka kata “Real-time” adalah kata kunci yang paling sering Anda temui. Benar sekali, alih-alih seperti Harvest Moon atau game simulasi serupa yang mensimulasikan pergerakan waktu dengan mengkonversi pergerakan waktu 24 jam di dalam game dengan hanya beberapa belas atau puluh menit saja di dunia nyata, Animal Crossing: New Horizons berjalan dalam konsep real-time. Ini berarti, waktu game akan menunjukkan pukul 9 pagi jika Anda memainkannya di pukul 9 pagi. Bahwa game akan berjalan di waktu pukul 13:30 jika Anda memainkannya di pukul 13:30. Benar sekali, game ini akan mengikuti waktu Anda di dunia nyata.

Lantas, apa hubungannya dengan point “kesempurnaan pengalaman” yang kami sebut di atas? Karena konsep “Real-time” tersebut tidak hanya terbatas pada akurasi jam harian saja, tetapi beberapa elemen lain yang mengikutinya. Salah satu yang paling signifikan adalah fakta bahwa Animal Crossing: New Horizons membagi komunitasnya ke dalam dua bagian besar: hemisfer utara dan hemisfer selatan. Perbedaan hemisfer ini juga berarti perbedaan iklim dan karenanya berpengaruh pada perbedaan biota yang ia miliki. Pada bulan yang sama misalnya, jenis buah, bunga, serangga, dan ikan yang bisa ditangkap oleh gamer yang tinggal di hemisfer utara dan selatan tentu akan berbeda. Jadi jika Anda tinggal di hemisfer utara misalnya, tidak ada cara lebih cepat untuk menyempurnakan isi museum Anda selain mencari gamer lain yang tinggal di hemisfer selatan untuk berburu biota yang mungkin belum pernah Anda temukan sebelumnya.

animal crossing new horizons jagatplay part 1 138
Biota pulau Anda akan bergantung pada posisi hemisfer dimana pulau Anda berada.
Animal Crossing New Horizons jagatplay part 2 68
Animal Crossing: New Horizons bukanlah tipe game yang bisa “dikejar”. Melebur ke dalam jadwal harian Anda, ia lebih ke tipe game yang menuntut komitmen dan dimainkan secara rutin.

Konsep real-time yang diusung Animal Crossing: New Horizons memang menghasilkan konsekuensi meta yang akan jarang Anda temui di game manapun. Bahwa alih-alih seperti sebuah video game konvensional, ia berperan tak ubahnya binatang peliharaan digital masa lampau – Tamagotchi. Bahwa eksistensinya pelan tapi pasti akan melebur ke dalam aktivitas Anda sehari-hari dan butuh komitmen tersendiri untuk dinikmati secara maksimal. Animal Crossing: New Horizons bukanlah game yang bisa Anda selesaikan dengan sekadar terburu-buru dan meluangkan waktu. Ini adalah game yang menitikberatkan diri pada dua kata – komitmen dan rutinitas.

Sederhana, karena konsep real-time ini juga berpengaruh kepada jadwal gerak NPC dan juga apakah jenis serangga atau ikan tertentu akan bisa Anda tangkap atau tidak. Sebagai contoh? Anda yang tertarik hendak berbelanja sebuah kebutuhan di toko “Nook’s Cranny” misalnya harus meluangkan waktu untuk bermain Animal Crossing di atas jam 8 pagi di dunia nyata karena toko ini memang baru buka pukul 8. Atau Anda yang hendak menangkap seekor tarantula untuk ekstra uang banyak misalnya, harus mengunjungi pulau Anda setelah pukul 7 malam di dunia nyata karena memang binatang arachnid ini baru keluar saat matahari terbenam. Alih-alih seperti kebanyakan game yang bisa Anda selesaikan di akhir minggu dengan sesi gameplay 15 berturut-turut misalnya, Animal Crossing: New Horizons justru lebih menuntut Anda untuk meluangkan waktu setidaknya beberapa jam setiap harinya untuk mengurus hal-hal yang ingin Anda kejar. Animal Crossing adalah sebuah perjalanan, bukan lomba lari.

Animal Crossing New Horizons jagatplay part 2 43
Ia adalah tipe game yang lebih menuntut Anda menghabiskan satu atau dua jam per hari untuk dicicipi.
Animal Crossing New Horizons jagatplay part 2 61 2
Tidak hanya jam, jenis binatang yang bisa Anda tangkap juga bergantung dimana bulan Anda berada.

Namun terlepas dari sistem seperti ini, Animal Crossing: New Horizons tetap memberikan sedikit efek urgensi tersendiri. Tenang saja, kita tidak berbicara soal masalah utang rumah Anda yang entah butuh berapa kali lagi dicicil dengan Nook yang untungnya tidak cukup agresif untuk terus menagih sisanya. Hampir sebagian besar konten dan gaya bermain Animal Crossing: New Horizons bisa disesuaikan dengan pace Anda sendiri dan jadwal keseharian Anda di dunia nyata. Urgensi ini muncul dari fakta bahwa biota tidak hanya sekedar ditentukan oleh hemisfer dunia mana saja yang Anda huni, namun juga bulan yang tengah berjalan. Anda yang berambisi untuk melengkapi isi museum semaksimal mungkin misalnya mau tidak mau harus mengejar ikan dan serangga yang hanya muncul di bulan April dan akan menghilang di bulan Mei. Mengingat beberapa binatang dan serangga ini hanya muncul di jam tertentu atau kondisi tertentu saja, meluangkan waktu untuk menangkap varian yang bahkan lebih langka butuh ekstra kerja keras dan komitmen tersendiri.

Untungnya, Animal Crossing: New Horizons juga menyuntikkan sistem baru bernama “Nook Miles” yang kini memberikan Anda tidak hanya sekedar motivasi yang lebih kuat untuk terus memainkannya tiap hari secara rutin, namun memberikan tugas yang lebih jelas untuk diselesaikan di setiap sesi gameplay Anda yang mungkin saja berakhir singkat. Nook Miles adalah resource terpisah dari uang yang bisa Anda kumpulkan dengan mencapai milestone tertentu atau menyelesaikan misi-misi sampingan yang akan langsung berotasi ke misi yang baru begitu kebutuhannya tercapai. Setiap misi sampingan akan menghadiahi Anda sejumlah Nook Miles dalam angka tertentu, yang kemudian bisa ditukarkan dengan banyak resource berharga. Nook Miles bisa digunakan untuk membeli baju atau furnitur khusus, atau ditukarkan dengan Nook Miles Ticket yang memungkinkan Anda mengunjungi pulau misterius untuk mendapatkan atau mencari resource ekstra.

animal crossing new horizons jagatplay part 1 54
Nook Miles memberikan bentuk gameplay yang lebih terstruktur.
animal crossing new horizons jagatplay part 1 55
Nook Miles dan Nook MIles + berujung menjadi resource yang bisa dialihkan untuk ekstra pakain, furnitur, atau yang terpenting – Nook Miles Ticket.

Sistem Nook Miles ini juga terhitung didesain fantastis. Untuk setiap pergantian hari, yang biasanya dimulai di pagi hari, Nook Miles akan berotasi dan menawarkan setidaknya 5 buah misi sampingan dengan reward berkelipatan yang begitu menggoda untuk diselesaikan. Menyelesaikan 5 buah misi pagi hari ini akan cukup untuk membuat Anda merasa puas semata-mata karena Anda merasa Anda sudah menciptakan progress signifikan untuk karakter dan pulau Anda sembari mendulang jumlah Nook Miles yang cukup signifikan. Dengan sistem rotasi misi baru yang akan muncul setiap kali misi lain diselesaikan, fakta bahwa Anda memahami bahwa konsep ini tidak berkesudahan membuat nyaris tidak ada rasa bersalah atau berkeberatan untuk berhenti kapan saja Anda inginkan. Walaupun Animal Crossing: New Horizons akan berujung melebur ke dalam jadwal keseharian Anda, ia tidak akan terasa seperti sebuah “keharusan”. Misi-misi ini juga didesain sedemikian sederhananya hingga Anda bisa mudah menyelesaikannya, mendulang reward, merasa puas, ingin mengulanginya lagi, dan pada akhirnya – teradiksi. Nook Miles adalah salah satu sistem terbaik Animal Crossing: New Horizons.

Sayangnya, konsep “real-time” ini sendiri sebenarnya masih sangat mudah dimanipulasi. Komunitas Animal Crossing mengenal mereka yang disebut sebagai “Time Traveler” atau pengembara waktu yang memanipulasi waktu di konsol Nintendo Switch mereka untuk ikut mengubah waktu dan tanggal di dalam Animal Crossing: New Horizons itu sendiri. Para Time Traveler ini tentu bisa bermain curang, dari kesempatan untuk mempercepat progress hal-hal yang kadang butuh waktu harian seperti menunggu ekspansi rumah misalnya atau yang lebih licik seperti mendulang bunga besar dari total jumlah tabungan yang mereka simpan di ATM. Nintendo sendiri tidak menyuntikkan sistem keamanan apapun untuk mencegah hal ini terjadi dan menyerahkannya kepada pilihan personal masing-masing gamer. Lagipula, menjadi seorang Time Traveler pada akhirnya, akan mengacaukan pengalaman, keseruan, dan perjuangan memainkan Animal Crossing: New Horizons yang seharusnya.

Animal Crossing New Horizons jagatplay part 2 64
Janganlah tergoda menjadi seorang “Time Traveler”!

Maka dengan konsep real-time yang ia usung, Animal Crossing: New Horizons memang bukanlah tipe game yang bisa Anda selesaikan secepat yang Anda bisa. Bahwa pada akhirnya, terlepas dari seberapa kerasnya kerja yang Anda lakukan di dalamnya, progress tetap terkunci pada berjalannya waktu di dunia nyata. Yang ia tuntut justru sebuah komitmen jangka panjang dan rutinitas yang terus melebur bersama dengan jadwal aktivitas harian Anda. Sebuah konsep yang tidak akan Anda temukan di game modern manapun.

Sebenarnya Game Super Hardcore

animal crossing new horizons jagatplay part 1 84
Terlepas dari bentuknya, sesungguhnya AC: New Horizons adalah sebuah game super duper hardcore.

Dari semua hal yang kita bicarakan di atas, maka kuat kesan bahwa Animal Crossing: New Horizons terdengar seperti sebuah game menyenangkan tanpa beban yang didesain untuk para gamer casual. Kami sendiri tidak akan membantah pernyataan tersebut karena sejatinya memang hal tersebut-lah yang menjadi salah satu daya tarik Animal Crossing: New Horizons. Apalagi ia juga hadir tanpa sistem stamina, hingga perjuangan Anda untuk mendapatkan uang demi membayar cicilan akan sangat bergantung pada seberapa keras Anda berjuang untuk mengumpulkan dan menjual tiap resource yang ada. Tidak ada basa-basi di sini, segala sesuatunya berjalan dengan lugas. Namun begitu Anda menyelami lebih dalam Animal Crossing: New Horizons, Anda akan pelan mulai memahami bahwa game ini bisa dikategorikan sebagai game super duper mega hardcore tanpa bermaksud berlebihan. Alasannya? Komunitas.

Bahwa rasa cinta dan komitmen yang diperlihatkan oleh komunitas Animal Crossing: New Horizons di banyak titik sudah mulai bisa dilihat sebagai obsesi dan bukan lagi sekedar “bermain game”. Anda mungkin menertawakan pernyataan ini, namun tidak ada yang lebih menyeramkan ketika Anda menemukan bahwa Anda juga mulai perlahan mulai berubah menuju ke arah yang sama. Tidak, kami tidak sekadar berbicara soal terganggunya jadwal tidur malam dan bangun pagi Anda karena Anda ingin melakukan sesuatu di Animal Crossing, seperti memancing ikan langka di jam 6 pagi atau menangkap tarantula di jam 11 malam, yang biasanya tetap berakhir Anda lakukan terlepas dari lelahnya tubuh. Yang kita bicarakan di sini adalah beragam hal yang tidak akan pernah terpikirkan Anda lakukan untuk mencapai satu tujuan tertentu.

Salah satu contoh terbaik? Turnips alias lobak. Untuk Anda yang tidak terlalu familiar dengan sistem Turnips di Animal Crossing, Anda bisa menyederhanakannya sebagai sistem saham yang menggunakan visualisasi jual-beli lobak. Setiap hari Minggu, seorang pedagang Turnips bernama Daisy Mae akan mengunjungi pulau Anda dan menjualnya dalam harga tertentu (biasanya berkisar antara 95 – 110) dimana Anda bisa menggunakan semua uang Anda untuk membelinya. Turnips ini kemudian bisa dijual kembali di Nook’s Cranny sepanjang minggu sebelum ia membusuk dan tidak bernilai sama sekali di hari Minggu depannya lagi, tepatnya ketika Daisy Mae kembali mengunjungi Anda. Intinya sepertinya bisa Anda prediksi. Jika Anda berhasil menjual Turnips ini di harga lebih tinggi daripada harga Anda membelinya, maka Anda akan mendapatkan keuntungan besar. Masalahnya? Harga jual ini akan berjalan fluktuatif sepanjang minggu dengan tanpa pola jelas. Jika Anda tengah sial? Bukan tidak mungkin di akhir minggu, Anda harus menjualnya dengan harga lebih rendah daripada harga beli hanya untuk memastikan kerugian Anda tidak berujung lebih besar lagi.

Animal Crossing New Horizons jagatplay part 2 22
Turnip berfungsi layaknya saham, dengan harga beli dan jual fluktuatif.
Animal Crossing New Horizons jagatplay part 2 23
Bak judi, Anda bisa meraih keuntungan super besar atau justru kerugian dengan sistem ini.

Konsep Turnips mungkin membuat Anda berpikir bahwa pada akhirnya, sistem ala saham yang penuh judi ini sangat bergantung pada nasib – sial dan beruntung karena semata-mata bahwa Anda tidak punya kendali untuk tingkat harga jual di Nook’s Cranny itu sendiri. Namun nyatanya, tidak demikian.

Atas nama untuk memaksimalkan keuntungan sebesar yang Anda bisa dapatkan setiap minggunya, gamer yang punya komitmen tinggi bisa menempuh cara yang lain. Ada tiga fakta ekstra yang bisa mengubah peta Turnips ini: bahwa Anda bisa menjualnya di pulau player lain, bahwa harganya berbeda-beda di setiap pulau, dan fakta bahwa Anda bisa menjualnya dengan harga jual sesuai dengan pulau yang Anda kunjungi. Anda sepertinya mulai bisa mengerti kemana ini mengarah. Sistem harga jual yang berbeda-beda setiap pulau ini kemudian menghasilkan komunitas-komunitas yang dibangun secara spesifik untuk memaksimalkan keuntungan dari Turnips ini. Di channel Discord Animal Crossing Indonesia dan r/acturnips di Reddit misalnya, ada channel khusus untuk dua aksi: membeli Turnips di harga serendah mungkin dan menjual Turnips di harga setinggi mungkin. Kita berbicara soal kesempatan melipatgandakan uang hingga ratusan persen dalam waktu sekejap.

turnip price
Bak pialang saham sebenarnya, Anda mulai mengawasi beragam situs sosial media dan komunitas untuk mencari harga jual tinggi. Proses antri untuk masuk ke pulau orang lain tersebut bisa terkadang memakan waktu berjam-jam.
turnip price1
UANG! UANG! UANG! UANG! UANG! UANG!

Ketika Anda sudah membeli Turnips dan berharap mendapatkan keuntungan, perilaku Anda di Animal Crossing: New Horizons akan tumbuh dari sekedar “casual” menjadi super hardcore. Mengapa? Karena tidak ubahnya pialang saham di dunia nyata, Anda harus terus-menerus memeriksa situs komunitas yang Anda untuk mencari player yang pulaunya tengah memiliki harga jual Turnips yang tinggi atau tidak. Ketika Anda menemukannya, seperti di Reddit misalnya, aksi perjuangan sesungguhnya baru akan dimulai. Mengingat ketertarikan gamer di seluruh dunia untuk memanfaatkan strategi yang sama, akan ada ratusan gamer yang membludak dan meminta akses setiap kali ada pulau dengan harga Turnips yang super tinggi. Mengingat ia biasanya berakhir menjadi sistem antrian, mengiriminkan komentar dan meminta akses masuk lebih dulu akan mengunci peluang lebih besar. Ini juga berarti secara konsisten melakukan refresh thread atas nama untuk mencari penjual baru yang cukup bermurah hati. Pelan tapi pasti, aksi menjual Turnips ini mulai terasa seperti sebuah “pekerjaan” yang sesungguhnya.

Darinya, Anda juga mulai memahami bahwa di dunia dan komunitas Animal Crossing, eksis pula beberapa etika tidak tertulis yang harus Anda patuhi agar tidak di-cap sebagai “bajingan” dan berakhir mendapatkan predikat buruk dari gamer yang lain. Dari hal sederhana, seperti tidak mengotak-ngatik landscape kota yang Anda kunjungi seperti mengambil buah di pohon mereka atau memotongnya begitu saja, hingga yang lebih spesifik – seperti tidak berlari di atas padang bunga apapun yang tengah mereka racik. Lalu ada pula etika yang terikat pada satu situasi tertentu seperti aksi jual Turnips yang kami bicarakan tadi. Jika Anda berhasil masuk ke dalam pulau user lain yang memiliki harga Turnips tinggi misalnya, maka jadi kesepakatan tidak tertulis untuk membayar pajak sekitar 99.000 Bells (satu kantong uang) atau memberikan mereka Nook Miles Ticket sebagai ucapan terima kasih. Anda juga sangat-sangat tidak diperbolehkan untuk berbicara dengan penduduk yang dimiliki pulau user lain karena ada kemungkinan untuk merekrut dan membawa mereka pulang ke pulau Anda.

Animal Crossing New Horizons jagatplay part 2 54
Game ini punya etika tidak tertulis pada saat berinteraksi dengan player lain dan pulau-nya.
nooksguide
Komunitas juga mulai melahirkan situs-situs dukungan yang mampu membantu Anda mencari apa yang Anda butuhkan.
nookazon
Sebuah situs bernama Nookazon misalnya, berperan bak situs retailer Amazon yang berfokus pada aksi jual-beli furnitur.

Kita baru berbicara soal sistem Turnips dan etika. Banyak elemen Animal Crossing: New Horizons lainnya yang juga berkembang ke arah yang sama, dimana berkat dukungan komunitas yang kuat, hal-hal sederhana ini bisa tumbuh menjadi obsesi tersendiri. Ada situs khusus racikan fans dimana Anda kini mulai bisa menawarkan furnitur-furnitur Anda yang tidak terpakai untuk Anda jual di harga tertentu. Ada pula situs yang diracik khusus untuk memuat beragam pola pakaian yang bisa Anda kenakan untuk karakter Anda, yang saking beragamnya bisa berujung menjadi festival cosplay tersendiri. Ada pula situs yang akan membantu Anda untuk memeriksa jadwal hadirnya ikan dan serangga di jam tertentu dan apakah mana spesies yang harus Anda “kejar” sebelum ia hilang karena pergantian bulan.

Obsesi ini mungkin akan menguat bersama dengan kesempatan fitur terraforming yang akan tersedia setelah Anda menyelesaikan “cerita utama” Animal Crossing: New Horizons. Bahwa kini, dengan semua fitur kosmetik tersebut, Anda kini berkesempatan untuk membangun tata bangun kota yang Anda inginkan – dari sekedar membangun jalan hingga memindahkan rumah-rumah penduduk agar lebih terstruktur. Dengan ratusan pakaian dan furnitur yang bisa Anda kumpulkan, kebutuhan untuk berburu dan mencari benda-benda yang Anda inginkan juga bisa tumbuh menjadi “pekerjaan” tersendiri. Uniknya? Semuanya seringkali dilakukan atas nama kepuasan saja dan bukan dipinta sebagai misi dari game.

Terlepas dari bentuk imut dan gameplay-nya yang sederhana, Animal Crossing: New Horizons tidaklah sedangkal yang Anda bayangkan. Begitu Anda terjun masuk ke dalam jurang obsesi yang mengemuka di beragam situs dan komunitas, Anda akan memahami bahwa pada sejatinya ia adalah sebuah game super hardcore yang terkadang menuntut lebih dari sekedar rutinitas dan komitmen Anda. Tentu saja ia bergantung pada seberapa dalam Anda ingin menyelaminya.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…