Review Star Wars Squadrons: Unik, Aneh, Berbeda!

Reading time:
October 30, 2020

“Masih” Star Wars

Star Wars Squadrons jagatplay part 1 7
Seperti nama yang diusung, SW: Squadrons memang difokuskan pada aksi-aksi pesawat ikonik franchise populer ini.

Dengan informasi yang sudah tersedia di dunia maya dan artikel preview yang sempat kami rilis sebelumnya, Anda sepertinya sudah memahami satu hal, bahwa seperti namanya – Star Wars: Squadrons adalah sebuah game Star Wars yang didasarkan pada pertarungan-pertarungan pesawat ikoniknya.

Konsekuensi dari keputusan ini berarti satu hal – bahwa Anda tidak akan bertemu dengan banyak elemen dan momen yang “mendefinisikan” Star Wars selama ini. Anda tidak akan bertemu dengan perang lightsaber, tidak ada pertempuran dengan menggunakan Force yang misterius sebagai basis, dan tidak ada pula kemunculan karakter super populer sebagai roster untuk Anda cicipi. Keputusan yang diambil oleh EA Motive ini memang penuh resiko, namun tetap berujung jadi sebuah hal yang pantas untuk dipuja-puji. Setidaknya mereka setia dengan tema utama yang hendak mereka dorong, dan berfokus di sana. Anda bahkan tidak akan bertemu dengan Millenium Falcon di sini, misalnya.

 

Star Wars Squadrons jagatplay part 1 155 1
Tanpa lightsaber, tanpa The Force.
Star Wars Squadrons jagatplay part 1 88 1
Tentu saja berbasis semesta Star Wars, ia juga diisi dengan banyak pemandangan dramatis.

Untungnya, kesan Star Wars yang kuat masih mengalir dari beragam elemen presentasi. Dari sisi visual, Anda yang sempat menikmati seri Star Wars di masa lalu tidak akan sulit mengenali setiap pesawat yang Anda temui dari masing-masing pihak. Setiap dari mereka memang memiliki “peran” di versi film-nya dan karenanya, punya asosiasi kuat dengan pengalaman Star Wars yang seharusnya. Anda juga akan bermain-main di banyak area yang akan terasa familiar untuk para penggemar Star Wars, dengan latar belakang penuh cahaya dan efek dramatis yang menunggu. Satu-satunya keluhan? Hampir semua setting ini sayangnya berada di angkasa luar. Anda tidak akan menemukan pertempuran di langit atau dalam atmosfer planet, sembari melihat landscape ikoniknya di bagian bawah seperti halnya Battlefront. Ini sebuah potensi yang terlewatkan.

Eksekusi presentasi yang lebih memesona justru datang dari sisi audio yang ia usung. Seperti yang kita tahu, ada sesuatu yang istimewa dengan audio Star Wars memang, terutama lewat beberapa suara efek ikoniknya di beragam objek dan lokasi. Salah satunya? Tentu saja berkisar pada bunyi terbang dan tembakan senjata-senjata pesawat yang ditemukan di semesta ini. Star Wars: Squadrons mengeksekusi hal ini dengan fantastis, dari suara melengking Tie Fighters hingga bunyi tembakan laser beruntung yang keluar darinya. Semuanya dipadukan dengan ekstra dialog pendek dan update situasi yang membuat atmosfer pertempuran kian kaya. Dari sisi musik? Tenang saja, musik khas masing-masing pihak juga masih mengemuka, dengan versi lebih pendek, seperti “Imperial Death March” yang akan mengalun ketika Anda berperan sebagai Titan Squadron di awal pertempuran.

Star Wars Squadrons jagatplay part 1 114
Pew! Pew! Pew!

Maka dengan semua kombinasi presentasi ini, di luar dari keputusan penuh resiko yang membuat mereka tidak banyak bisa mengimplementasikan hal-hal ikonik Star Wars karena tema yang diusung, Star Wars: Squadrons tetap terasa seperti game Star Wars yang seharusnya.

Unik

Star Wars Squadrons jagatplay part 1 38 1
Apresiasi pantas diarahkan untuk konsep game niche seperti yang juga dibangun serius.

Apa yang Anda pikirkan ketika berbicara soal game-game yang menjadikan pertempuran pesawat sebagai basis? Maka akan ada dua hal yang mungkin muncul di benak Anda: pertama, ini adalah sebuah genre dengan konten terbatas yang memiliki pasar yang niche dan kedua, Ace Combat dari Project Aces dari Bandai Namco. Dari semua franchise yang berusaha menawarkan sesuatu yang serupa, Ace Combat memang menjadi salah satu yang berhasil mengeksekusi beragam elemen ini dengan nyaris sempurna, baik dari mode campaign ataupun multiplayer. Berita baiknya? Star Wars: Squadrons melakukan tugas yang sama baiknya.

Walaupun ia mengusung mode campaign sebagai salah satu konten yang bisa Anda cicipi, sulit rasanya untuk tidak melihat mode single-player tersebut sekadar sebagai “tutorial” untuk menguasai kontrol dan mempelajari beragam fungsi pesawat yang bisa Anda akses. Pengalaman utama Star Wars: Squadrons tetap terletak pada mode multiplayer kompetitif yang dibagi ke dalam dua mode besar – Dogfight dan Fleet Battle. Dogfight memuat pertarungan dua tim 5 vs 5 dengan basis sistem skor, sementara Fleet Battle memuat sistem pertarungan lebih strategis dimana Anda harus menghancurkan pesawat raksasa milik tim lawan yang tentu saja datang dengan shield dan kemampuan untuk melawan balik. Fleet Battle diposisikan sebagai mode bermain yang lebih serius dan akan menentukan rank Anda. Satu hal yang perlu Anda ingat, keseluruhan permainan harus Anda cicipi dari sudut pandang orang pertama. Tidak ada sudut pandang orang ketiga di sini, selain untuk fungsi replay semata.

Star Wars Squadrons part 2 jagatplay 4
Mode kompetitif dibagi atas: Dogfight dan Fleet Battle.
Star Wars Squadrons jagatplay part 1 43 1
Setiap tim juga memiliki beberapa pilihan pesawat dengan peran dan fungsi berbeda.

Sebagai game yang berfokus di sisi multiplayer kompetitif, Star Wars: Squadrons datang dengan implementasi mekanik yang secara mengejutkan cukup dalam. Bahwa ia bukan sekadar tampil bak pertarungan antar pesawat di Star Wars Battlefront misalnya, yang jika diperbandingkan, memang terasa jauh lebih sederhana dan arcade dibandingkan Star Wars: Squadrons. Pertama-tama, Star Wars: Squadrons memungkinkan kolaborasi antar anggota tim. Setiap player akan diberikan kesempatan untuk memilih satu di antara 4 jenis pesawat yang masing-masing punya peran lebih efektif. Ada yang berimbang, ada yang lebih efektif untuk digunakan demi membinasakan pesawat musuh, ada pula yang datang sebagai pesawat support dengan kemampuan supply dan healing untuk tim. Pilihan ini membuat kolaborasi dimungkinkan.

Sementara dari sistem mekanik saat bertarung, terbang dan menembak memang jadi hal paling dominan yang Anda lakukan, namun Squadrons juga memungkinkan Anda untuk mengatur hal lain yang kembali memberikan ekstra lapisan strategi. Kerennya lagi? “Hal lain” ini ternyata diimplementasikan berbeda saat Anda menggunakan pesawat milik Empire atau Republic. Jika Anda menggunakan pesawat milik Republic misalnya, Anda bisa menyalurkan energi Anda untuk memperkuat sisi damage, shield, atau kecepatan terbang. Mengalokasikan energi seperti ini berarti membuat aspek tersebut lebih dominan dan melemahkan yang lain. Sementara ketika Anda menggunakan pesawat milik Empire, Anda hanya bisa mengalokasikannya ke kecepatan dan damage, mengingat secara lore, pesawat mereka memang tidak didukung shield. Sebagai gantinya, pesawat Empire memiliki energi cadangan yang akan langsung memulihkan porsi bar senjata secara instan ketika Anda mulai kehabisan misalnya.

Star Wars Squadrons jagatplay part 1 159
Anda bisa mendistribusikan energi untuk berfokus pada aspek tertentu dan mengorbankan sisanya.
Star Wars Squadrons jagatplay part 1 152
Sistem seperti ini memungkinkan Anda beradaptasi dengan ragam situasi pertempuran.

Kehadiran sistem seperti ini membuat level keselamatan Anda di arena pertempuran atau seberapa efektif Anda berperan sebagai pesawat pembunuh misalnya, kini juga ditentukan oleh seberapa baik Anda beradaptasi dengan situasi yang ada. Apakah ini adalah momen yang tepat untuk berfokus  pada sisi damage atau lebih baik bertahan di power level yang berimbang saat bertempur? Apakah untuk menghindari kejaran musuh yang terus mengintai Anda dari belakang, Anda harus berfokus di Shield atau mulai memacu kecepatan? Ingat pula, karena ini berada di luar angkasa, hampir tidak ada gravitasi ini. Oleh karena itu, keputusan untuk menghentikan secara total laju pesawat untuk akurasi menembak lebih baik atau untuk melakukan manuver yang lebih sulit selalu terbuka. Ingat, ini bukan Ace Combat.

Jika kesempatan untuk mengalihkan energi ke elemen yang Anda butuhkan ini tidak cukup, Star Wars: Squadrons juga menghadirkan fitur modifikasi yang benar-benar kaya. Setiap pesawat akan dibekali dengan dua skill berbasis cooldown atau ammo yang bisa Anda pilih dan atur. Apakah Anda ingin misil yang bisa mengejar musuh ketika selesai lockdown? Atau misil yang ingin Anda bisa Anda tembakkan secara manual dan cepat? Anda ingin flare yang bisa mengecoh misil yang mengejar Anda? Atau Anda ingin menembakkan awan gas yang bisa membuat musuh kehilangan akses HUD untuk sementara waktu? Atau Anda lebih menginginkan sistem healing berbasis cooldown untuk memastikan Anda bisa bertahan lama di pertempuran?

Masih belum cukup? Modifikasi ini juga akan memungkinkan Anda untuk mengatur beragam aspek pesawat Anda yang lain, hingga cukup untuk membuat pesawat dari kelas sama yang Anda gunakan saat ini bisa jadi berbeda sifat dan karakteristiknya saat dibandingkan dengan pesawat sama dari anggota tim Anda. Anda bisa mengatur banyak hal – dari jenis tembakan yang biasanya berkutat pada sistem lockdown dan kecepatan, dari jenis hull yang bisa memberikan lebih banyak HP tetapi kecepatan yang kurang, dan banyak hal lainnya. Proses eksperimen memang harus sedikit dilalui untuk memastikan konfigurasi mana yang lebih cocok untuk gaya bermain Anda saat menggunakan model pesawat tertentu. Berita baiknya? Kesempatan upgrade ini akan terbuka dengan resource tertentu yang bisa Anda dapatkan di setiap kenaikan level Anda, tanpa ada embel-embel microtransactions. Tidak ada sistem pay to win di sini.

Star Wars Squadrons jagatplay part 1 73
Anda juga bisa mengatur beragam elemen dalam pesawat, termasuk senjata dan armor.
Star Wars Squadrons jagatplay part 1 164 1
Ada ragam item kosmetik yang juga bisa Anda buka dan pasangkan.

Sisanya, dengan menggunakan resource berbeda yang juga bisa Anda dapatkan dari kenaikan level juga, Anda juga bisa membeli item-item khusus yang dikategorikan sebagai kosmetik. Anda bisa mengatur banyak hal, dari tampilan dan pakaian sang pilot, gantungan kunci yang bisa Anda nikmati di cockpit mengingat sudut pandang gameplay dari kacamata orang pertama, hologram, hingga emoticon yang bisa Anda ekspresikan saat menang. Dengan semua kombinasi ini, kesempatan untuk menciptakan pesawat “personal” Anda tidak sekadar datang dari gameplay saja, tetapi juga tampilan. Tentu saja, lewatnya juga, Anda akan bisa mengenali mana saja pemain veteran di dalam satu arena, apalagi jika mereka sudah mengenakan item-item kosmetik yang “mahal” di hal-hal yang bisa  Anda perhatikan secara langsung.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…
August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…

PlayStation

September 1, 2022 - 0

Wawancara dengan Shaun Escayg dan Matthew Gallant (The Last of Us Part I)!

Kami sempat berbincang-bincang dengan Shuan Escayg dan Matthew Gallant terkait…
August 31, 2022 - 0

Review The Last of Us Part I: Lebih Indah, Lebih Emosional!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Last of Us Part…
August 26, 2022 - 0

Review Soul Hackers 2: Kumpul Iblis, Selamatkan Dunia!

Bagaimana dengan pengalaman yang ditawarkan oleh Soul Hackers 2 ini?…
August 25, 2022 - 0

Review Playstation Plus Tier Baru: Ambil EXTRA, Abaikan DELUXE!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Playstation Plus Tier Baru ini?…

Nintendo

September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…