Bethesda Bagi Detail Baru Starfield

Reading time:
November 4, 2020

Next-gen, memuat tema eksplorasi luar angkasa, dengan sebuah teaser pendek yang dilemparkan beberapa tahun yang lalu. Selain ketiga informasi tersebut, hampir tidak ada detail ekstra yang dibagi Bethesda terkait proyek teranyar mereka – Starfield. Bagi beberapa gamer yang lain, mengingat runtut rilis yang terus ditegaskan Bethesda selama ini, Starfield justru jadi “penghalang” atau sejenis “gerbang” sebelum Bethesda mulai serius mengerjakan dan merampungkan seri The Elder Scrolls VI. Berita baiknya? Interview terbaru Todd Howard akhirnya berbagi sedikit detail terkait  game ini.

Bethesda memang belum berbagi informasi lebih jelas soal apa itu Starfield. Namun interview teranyar Todd Howard setidaknya memberikan sedikit gambaran soal game ini. Untuk kesekian kalinya, Todd menegaskan bahwa Starfield adalah sebuah game single-player tanpa aspek multiplayer sama sekali. Ia juga akan mengusung perombakan paling besar dan signifikan pada Creation Engine sejak era perpindahan dari Morrowind ke Oblivion. Peningkatan engine ini tentu saja tidak hanya berkutat pada sisi visual saja.

starfield1
Dipastikan hadir sebagai game single-player, Starfield akan memuat peta yang jauh lebih besar daripada Fallout 76 – yang notabene 4 kali lipat Skyrim.

Salah satu implementasi engine baru ini juga akan berpusat pada sistem procedural generation. Todd Howard menegaskan bahwa Starfield tidak lantas akan mengusung sistem penciptaan planet ala No Man’s Sky. Semua gamer akan mendapatkan konten planet yang sama, tanpa perbedaan. Procedural generation ini lebih ke fungsi tool untuk mereka sebagai developer., dimana mereka kini lebih mudah menciptakan dunia yang lebih besar. Planet di Starfield disebut Todd akan berukuran jauh lebih besar dari keseluruhan peta Fallout 76, yang notabene sudah empat kali lipat lebih besar daripada Skyrim.

Dengan posisi Bethesda yang berdiri di bawah Microsoft, Starfield juga dipastikan akan tersedia di Xbox Game Pass nantinya sejak hari pertama. Namun ia tidak mengkonfirmasikan apakah game ini akan dirilis secara eksklusif untuk platform Microsoft atau tidak.

Bagaimana dengan Anda? Berapa banyak dari Anda yang optimis dengan seri yang satu ini?

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…