Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Reading time:
March 12, 2021

Keseriusan dalam Chibi

Bravely Default II jagatplay PART 2 33
Karakter tampil imut dengan bentuk chibi yang ia usung.

Imut adalah kata yang akan keluar dari mulut Anda ketika melihat visualisasi  Bravely Default II untuk pertama kalinya. Semua karakter hadir dengan tubuh pendek dan kepala besar yang menggemaskan, yang juga diikuti dengan animasi yang terbatas pada saat cut-scene. Di satu sisi, pendekatan ini membuat cita rasa JRPG klasik yang ia usung lebih kentara, namun di sisi lain, membuat karakter-karakter antagonis yang seharusnya terlihat super mengancam, kehilangan pesona tersebut.

Pendekatan Chibi ini tidak lantas membuat Bravely Default II kehilangan detail. Dengan sistem jobs yang menjadi pondasi dan akan kita bicarakan nantinya, setiap karakter akan memiliki tampilan visual yang berbeda-beda bergantung pada job yang mereka gunakan. Ada banyak hal kecil yang bahkan membuat karakter dengan job sama sekalipun, tetap terlihat sedikit berbeda.

Bravely Default II jagatplay PART 2 10
Bergantung pada Jobs yang tengah mereka gunakan, karakter akan hadir dengan tampilan berbeda.
bravely default II jagatplay part 1 100
Kota tampil kecil dengan gambar tangan yang fantastis.

Detail ini juga terlihat pada saat proses eksplorasi di atas dunia yang kotanya, tampil kecil dengan desain bak latar belakang yang digambar dengan definisi tinggi. Pendekatan ini membuat setiap kota terlihat indah dan memesona, namun datang dengan skala yang cukup kecil. Sementara untuk sisi dungeon dan World Map, Bravely Default II datang dengan pendekatan umum – area tiga dimensi yang tak banyak punya desain yang bisa terbilang istimewa.

Jika ada satu hal yang membuat kami cukup terkejut adalah seberapa dalam dan gelapnya cerita yang ditawarkan oleh Bravely Default II, terlepas dari visualisasi super imut yang ia usung. Kita tidak hanya bicara soal konflik berbasis perang saja, tetapi juga eksplorasi soal rasa kehilangan, benci, dan kepercayaan buta pada sesuatu.

Kematian menjadi sesuatu yang akan Anda sering temukan di game ini, baik yang punya pondasi kepahlawanan atau justru hadir sebagai konsekuensi dari hal yang sia-sia. Kemampuannya untuk memberikan spotlight khusus untuk karakter-karakter pendukung yang Anda temui di sepanjang perjalanan juga berkontribusi untuk hal tersebut. Ini akan membuat gamer pencinta JRPG terpuaskan.

Bravely Default II jagatplay PART 2 13
Bentuk boleh menggemaskan, namun cerita Bravely Default II tidak takut mengeksplorasi tema yang berat dan gelap.

Sementara dari sisi audio, Bravely Default II datang dengan kualitas seharusnya yang, sayangnya tidak istimewa. Voice acting bahasa Inggris mampu memotret emosi dengan tepat, namun kembali punya cita rasa aksen “Eropa” yang kuat. Walaupun tidak akan mencederai pengalaman bermain Anda, namun untuk kami yang terbiasa menikmati game  dengan VA Amerika sebagai standar yang “normal”, ini jadi distraksi tersendiri. Square Enix juga menyuntikkan Bravely Default II dengan musik-musik  yang akan mampu mendukung atmosfer permainan, bahkan ketika pertarungan boss terjadi. Terlepas dari efektivitas tersebut, ia tidak akan berujung memorable dan tinggal di otak Anda untuk waktu yang lama.

Brave, Default, Jobs

bravely default II jagatplay part 1 97 1
Pondasi Bravely Default II adalah sistem turn-based berbasis ATB.

Secara garis besar, Bravely Default II memang hadir dengan cita rasa klasik. Ia menjadikan turn-based sebagai mekanisme utama, tentu dengan bar ATB sebagai basis. Kecepatan gerak ATB ini akan bergantung pada beragam hal, dari status karakter, buff yang Anda aplikasikan untuk mereka, dan tentu saja Jobs seperti apa yang tengah mereka gunakan saat itu. Beberapa ability pasif juga bisa mempengaruhi urutan ATB, membuat urutan karakter Anda bisa berujung otomatis berada di awal ataupun akhir bergantung opsi mana yang Anda pilih.

Walaupun demikian, Bravely Default II tentu saja datang dengan identitas uniknya sendiri, yang ternyata berujung mendefinisikan judul game yang terhitung aneh ini. Selain menyerang, skill, dan item, setiap karakter akan dipersenjatai dengan dua opsi lainnya yang disebut sebagai “Brave” dan “Default”. Kedua sistem inilah yang akan menjadi kunci untuk menundukkan setiap tantangan yang ada.

Sederhananya, Anda bisa melihat sistem “Brave” dan “Default” ini sebagai opsi untuk menyimpan atau meminjam turn aksi karakter Anda, hingga maksimal 3 turn. Jika Anda melakukan Default, karakter Anda akan otomatis melakukan Guard dan berujung menyimpan 1 Brave. Brave tersebut kemudian bisa dialokasikan untuk mengeksekusi ekstra aksi di turn selanjutnya, bergantung pada keinginan Anda. Anda juga bisa “meminjam” aksi turn ini dengan langsung melakukan Brave tanpa Default sama sekali, yang akan membuat turn Anda jatuh ke angka minus. Angka minus ini harus kembali ke angka 0 sebelum Anda bisa memilih aksi selanjutnya untuk karakter Anda.

bravely default II jagatplay part 1 114
Menyimpan atau meminjam aksi turn adalah intisari dari sistem Brave dan Default.
bravely default II jagatplay part 1 58 1
Menggunakannya, Anda akan bisa memilih maks. 4 aksi dalam 1 turn.

Mengatur kapan melakukan Brave dan Default akan menjadi kunci untuk mengatasi hampir sebagian besar tantangan di Bravely Default II. Apakah ini saatnya lebih banyak melakukan Default dan menyimpan Brave? Apakah ini saat yang tepat untuk tampil habis-habisan dan mengeksekusi 3 kali Brave dengan konsekuensi berujung “utang” turn? Ataukah lebih baik bermain normal, memilih aksi hanya pada saat turn saja, sepertinya halnya RPG konvensional yang lain? Keputusan-keputusan ini akan selalu genting mengingat tingkat kesulitan Bravely Default II yang tinggi. Ini adalah tipe game JRPG yang tidak sulit melenyapkan semua anggota party Anda dengan sekejap jika Anda tidak mawas, apalagi saat berhadapan dengan para boss.

Menyebut Bravely Default II adalah salah satu game JRPG dengan tingkat kesulitan tinggi yang saat ini tersedia di industri game memang bukanlah sesuatu yang berlebihan, apalagi jika Anda sudah menikmati setidaknya beberapa boss di awal permainan. Mempersiapkan karakter dari sisi level dan equipment hanyalah tugas awal yang perlu Anda dalami, di luar mengeksekusi timing Brave dan Default dengan semaksimal mungkin. Mengapa? Karena sebagian boss ini tidak hanya datang dengan damage super besar saja, tetapi juga ATB yang terhitung cepat. Belum lagi, tidak sedikti dari mereka yang juga dipenuhi dengan ragam gimmick, dari serangan AOE, kemampuan evade tinggi, hingga sekadar strategi implementasi Brave dan Default yang cerdas. Salah langkah? Layar Game Over akan jadi “makanan” yang sering Anda temui.

Di luar belajar lebih baik soal Brave dan Default serta timing untuk menyimpan atau justru “berhutang” dengan turn Anda, Bravely Default II juga datang dengan sistem Jobs ala game Final Fantasy klasik. Seiring dengan jumlah Jobs yang akan bertambah banyak bergantung pada progress cerita, Jobs akan mempengaruhi banyak hal untuk si karakter: ability aktif yang bisa diakses karakter, ability pasif yang bisa mereka buka, senjata dan armor paling efektif yang bisa mereka kenakan, hingga status itu sendiri. Setiap jobs memiliki sistem level berbeda dan terpisah, yang di setiap tingkatannya biasanya akan membuka satu ability, aktif ataupun pasif. Ability pasif yang dibuka di Jobs masih tetap bisa digunakan oleh si karakter, walaupun ia tidak lagi mengenakan Jobs yang sama. Sementara untuk Ability aktif, ia hanya tersedia jika Jobs terpasang ke karakter tersebut.

Tidak hanya satu saja, setiap karakter akan dimungkinkan untuk menggunakan 2 Jobs sekaligus – Main dan Side Job. Main Job akan mendefinisikan status dan senjata mana yang paling optimal untuk digunakan, sekaligus ragam Ability aktif yang bisa Anda akses, sementara Side Job hanya akan menawarkan ability aktif untuk digunakan saja. Sementara Ability Pasif tidak akan dipengaruhi Jobs aktif yang Anda gunakan saat ini. Selama ability pasif tersebut sudah terbuka di Jobs sebelumnya, Anda akan bisa memasangkannya ke karakter terlepas dari apapun pekerjaan yang ia emban sekarang.

bravely default II jagatplay part 1 35
Membuka dan mencari kombinasi Jobs untuk tiap karakter juga jadi salah satu tantangan dan sumber keasyikan Bravely Default II.

Satu hal yang fantastis dari sistem Jobs ini adalah betapa berbedanya setiap dari mereka, dan hampir kesemuanya akan berkontribusi memperkuat karakter Anda dengan satu hal atau lainnya. Ini membuat Bravely Default II nyaris mustahil diselesaikan jika Anda tidak menentukan kombinasi Jobs apa untuk karakter mana yang memang cocok untuk gaya bermain Anda. Lebih kerennya lagi, kombinasi Jobs, terutama ability aktif dan pasif yang Anda kombinasikan, bisa melahirkan begitu banyak jenis serangan yang tidak hanya “terkunci” pada angka damage yang membesar saja.

Kombinasi Monk yang punya skill pasif milik Berserker? Setiap serangan biasa Anda kini akan mengenai semua karakter di layar. Kombinasi Spiritmaster dan White Mage? Karakter Anda akan jadi mesin healer super efektif yang punya begitu banyak opsi penyembuhan di segala sisi. Mengkombinasikan Phantom (assassin) dengan Hellblade? Bersiaplah untuk kelas damager yang tidak hanya cepat, tetapi juga tak sulit menghasilkan damage belasan ribu di posisi yang tepat. Mencari dan mengkombinasikan Jobs dan ability pasif ini, sekaligus menemukan beragam job rahasia yang tersedia akan jadi keasyikan tersendiri di Bravely Default II. Walaupun pada akhirnya, ia memang sebegitu esensial-nya untuk memastikan Anda bisa menyelesaikan game ini.

bravely default II jagatplay part 1 115 1
Musuh juga punya trick dan gimmick tertentu untuk membuat kombinasi Job Anda tidak lantas mutlak efektif.

Kombinasi-kombinasi Jobs ini juga tidak lantas akan membuat karakter Anda datang tanpa kelemahan. Sang tim developer sepertinya menyadari hal tersebut dan menyuntikkan beragam “mekanisme pertahanan” untuk membuat kombinasi Jobs Anda justru bisa berakhir jadi bumerang. Oh, Anda membuat serangan fisik Anda selalu menyerap HP dari musuh? Ucapkan selamat datang bagi para Undead yang jika “HP”-nya terserap justru akan melukai Anda. Oh, Anda membuat serangan biasa Anda kini bersifat AOE dan langsung mengenai semua musuh? Ucapkan selamat datang pada tipe musuh yang akan melakukan Counter – fisik ataupun magic setiap kali diserang, yang membuat frekuensi serangan kini jadi bumerang untuk mempercepat kematian Anda. Ini membuat aksi gonta-ganti Jobs juga bisa didorong tidak hanya karena keinginan naik level saja, tetapi juga strategi.

Kombinasi-kombinasi beragam elemen ini membuat “cita rasa klasik” JRPG bukanlah satu-satunya hal yang ditawarkan Bravely Default II. Ia datang sebagai game JRPG dengan tingkat kesulitan tinggi dengan begitu banyak elemen strategi yang membuat sekadar kekuatan mentah dan angka tidak jadi satu-satunya hal yang relevan. Ia akan memaksa otak Anda berpikir dan berencana.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…