Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Reading time:
April 29, 2021

Ekstra Metroidvania dan Horror

RETURNAL jagatplay part 2 9
Ia juga datang dengan elemen Metroidvania di dalamnya.

Seolah tidak cukup dengan melebur konsep bullet-hell dan rogue-like yang ternyata bisa melahirkan game third person shooter yang fantastis, brutal, menegangkan, dan seru di saat yang sama, RETURNAL berujung menyuntikkan satu sub-genre lain di dalamnya. Ini membuat proses eksplorasi yang tersedia menjadi unik dan berbeda dibandingkan dengan game-game rogue-like lainnya.

Benar sekali, game ini punya sedikit elemen Metroidvania juga di dalamnya. Untuk Anda yang tidak terlalu familiar, Metroidvania biasanya digunakan untuk menjelaskan konsep game-game ala Metroid atau Castelvania, dimana karakter utama biasanya akan mendapatkan kekuatan atau item baru yang membuatnya bisa mengakses area-area yang sebelumnya tidak bisa dijangkau. Hal ini jugalah yang berhasil diimplementasikan oleh RETURNAL terlepas dari konsep ruang acak yang ia tawarkan di setiap biome yang ada. Ini membuat setidaknya progress akan tetap terasa selepas Anda berhasil menundukkan beberapa boss di biome berbeda, yang biasanya menghadiahi Anda perlengkapan baru, terlepas dari apakah Anda berujung harus mengulang segala sesuatunya dari awal lagi atau tidak.

Ini membuat siklus selepas mendapatkan perlengkapan baru biasanya berujung kembali menyegarkan. Anda kini tiba-tiba bisa mengakses area-area yang tidak bisa Anda capai sebelumnya baik menggunakan grappling hook, armor yang tahan lava, atau perlengkapan yang kini memungkinkan Anda menyelam. Tentu saja, ekstra kesibukan ini biasanya akan berujung pada reward yang sebagian besar sepadan, baik artifact ataupun peti senjata untuk memudahkan perjalanan Anda. Ini juga terkadang memberikan akses ruang vertikal yang sebelumnya tidak tersedia, yang bisa Anda gunakan untuk kepentingan strategis. Tak kuasa melawan jumlah musuh yang membludak? Kabur dengan grappling hook ke tempat lebih tinggi dan Anda akan bisa mengatur target tembakan dengan lebih tenang.

RETURNAL jagatplay part 2 67
Equipment baru berarti akses ke lebih banyak lokasi, yang menjanjikan lebih banyak resource.
RETURNAL jagatplay part 2 5
Kubus khusus yang bisa Anda cari untuk menyuntikkan lebih banyak item dan artifact permanen ke dalam rotasi.

Seiring dengan progress yang berhasil Anda dorong, kehadiran perlengkapan ekstra untuk eksplorasi ini akan ikut berkontribusi “mempermudah” siklus permainan Anda, karena seperti yang kami bicarakan sebelumnya, ia akan membuka ruang lebih banyak resource yang kini bisa Anda gapai baik untuk menyembuhkan atau memperkuat Selene itu sendiri.Tentu saja, ada ekstra reward lain yang bisa Anda antisipasi seperti ekstra glyph yang bisa dipicu sebagai translasi bahasa alien untuk memahami lore lebih baik hingga item bernama Cube yang harus diletakkan di lokasi spesifik sebelum melahirkan item atau artifact yang akan masuk ke dalam rotasi secara permanen di siklus selanjutnya.

Namun pada akhirnya, konsep eksplorasi Metroidvania ini akan dibutuhkan untuk membuka ending RETURNAL yang seharusnya. Ini berarti tidak hanya cukup menyelesaikan sekali dan mengeksplorasi setiap titik dengan beragam item yang Anda butuhkan saja, Anda mungkin harus melewati beberapa kali playthrough untuk memahami dengan lebih akurat, soal apa yang terjadi dengan Selene dan Atropos.

Untuk mendorong sisi cerita yang ada, RETURNAL juga menawarkan sesi eksplorasi rumah milik Selene di bumi yang tiba-tiba terbawa ke Atropos tanpa alasan yang jelas. Datang dengan kacamata orang pertama, ia tentu tidak akan berakhir segila sisi aksi third person-nya. Sebagian besar waktu Anda akan dihabiskan untuk mencari objek tertentu di dalam rumah, menikmati lore penuh misteri yang disajikan, dengan gerak jalan yang pelan, dan tentu saja lebih banyak dialog. Yang membuat sisi ini  keren adalah cara presentasinya yang mirip dengan game horror. Musik yang mengalun tenang dengan sosok astronot yang terus menghantui tanpa henti akan cukup untuk membuat bulu kuduk Anda merinding. Apalagi akal sehat Anda akan secara konsisten berusaha membuantya masuk akal.

RETURNAL jagatplay part 2 30
Sesi rumah ini hadir untuk mendorong narasi dengan pendekatan horror, yang untungnya tidak mengganggu flow permainan.

Satu hal yang fantastis dari sesi rumah ini adalah bagaimana ia tidak lantas “mencabut” keseruan dan intensitas gameplay Anda itu sendiri. Cara Housemarque menanganinya? Mengingat rumah ini hanya akan tersedia di 2 biome di antara 6 yang tersedia, ia selalu meletakkannya tidak jauh dari lokasi pertama kali Anda hidup. Ini berarti Anda akan selalu menemuinya setelah melewati hanya satu atau dua area penuh pertempuran ringan, sehingga Anda tidak akan pernah merasa  flow permainan Anda terganggu. Anda misalnya, tidak akan menemukan sesi area dengan rumah ini setelah Anda baru saja bertarung melawan dua buah mini-boss sekaligus, ketika adrenalin tengah berada di puncak tertinggi.

Kesimpulan

RETURNAL jagatplay part 2 1
Dengan semua kualitas yang ia usung, yang menyeruak hampir dari setiap elemen yang ada, sulit untuk tidak merekomendasikan RETURNAL bagi para pemilik Playstation 5, terlepas dari apakah mereka pencinta genre rogue-like ataupun tidak.

RETURNAL adalah sebuah game action yang datang dengan begitu banyak pesona, ini sepertinya jadi kalimat yang tepat untuk menyederhanakannya. Ia menawarkan tingkat kesulitan brutal tanpa kompromi di awal-awal permainan, di datang dengan sistem bullet-hell yang bisa terlihat gila dan mustahil di banyak kesempatan, yang kesemuanya dibalut dengan sensasi gameplay yang ketat, menegangkan, dan selalu menyenangkan. Dipadukan dengan kemampuannya mengimplementasikan teknologi DualSense dan 3D Audio dengan optimal sebagai bagian dari pengalaman bermain yang lebih imersif, sembari berusaha menawarkan sisi narasi yang misterius dan memancing rasa penasaran, RETURNAL tanpa diragukan, siap diposisikan sebagai salah satu game action terbaik yang pernah tersedia untuk Playstation.

Walaupun demikian, bukan berarti RETURNAL datang dengan kualitas yang sempurna. Ada setidaknya kekurangan yang menurut kami pantas dicatat. Pertama? Kami termasuk gamer penikmat rogue-like yang tidak terlalu suka dengan konsep RNG yang terlalu dominan.

Rogue-like yang “nikmat” selalu muncul dari mereka yang berhasil membuatnya seimbang, bahwa tidak selalu soal keacakan yang Anda temui di setiap siklus, Anda juga punya kendali cukup besar untuk menentukan build dan gaya bermain di awal. Di game seperti HADES? Opsi pilih senjata di awal. Di game seperti Risk of Rain 2? Karakter yang punya status – skill – dan senjata berbeda-beda. RETURNAL butuh setidaknya pondasi build seperti ini di mata kami. Masalah kedua? Ia masih memperlihatkan beberapa bug dan glitch yang bisa mempengaruhi progress permainan, yang seharusnya bisa disempurnakan dengan patch.

Dengan semua kualitas yang ia usung, yang menyeruak hampir dari setiap elemen yang ada, sulit untuk tidak merekomendasikan RETURNAL bagi para pemilik Playstation 5, terlepas dari apakah mereka pencinta genre rogue-like ataupun tidak. Sensasi game aksi yang memuaskan dan tanpa kompromi siap menyambut mereka yang punya komitmen untuk terus bergerak maju. Ini sungguh sebuah surga penuh keseruan di dalam neraka penuh peluru!

 

Kelebihan

Estetika desain yang fanstastis, terutama untuk para monster

Narasi penuh misteri yang menggugah rasa penasaran

Sensasi guna senjata yang memuaskan

Implementasi teknologi DualSense dan Audio 3D yang tepat sasaran

Tingkat kesulitan tanpa kompromi

Peleburuan konsep metroidvania dan horror yang berujung manis

Musik yang berhasil membangun atmosfer

 

Kekurangan

RETURNAL jagatplay part 1 13
Ia seharusnya membuka kesempatan untuk membangun build yang lebih konsisten, alih-alih mengandalkan RNG.

Elemen RNG di setiap siklus masih dominan

Bug dan glitch yang bisa mempengaruhi progress

 

Cocok untuk gamer: yang senang dengan konsep rogue-like, tertantang dengan game tingkat kesulitan tinggi

Tidak cocok untuk gamer: game shooter dengan pace super tinggi, mudah panik

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…