Pemain Marathon Tuduh Bungie Sengaja Rusak Game di Season 2
Kondisi Bungie yang mencemaskan kini semakin terpuruk dengan munculnya tuduhan pemain Marathon, bahwa Season 2 sengaja dibuat buruk.
Harus diakui bahwa mempertahankan game live service jauh lebih sulit dibanding sekadar merilisnya. Hal inilah yang tampaknya tengah dirasakan Bungie bersama Marathon. Ketika game extraction shooter tersebut masih berusaha membangun komunitas yang stabil, setiap update baru justru semakin memancing frustrasi dari para pemainnya.
Masalah yang memancing kemarahan pemainnya juga terjadi pada Season 2 Marathon yang baru saja dimulai, dengan peluncurannya yang tidak berjalan mulus. Masalah server yang sempat terjadi sudah cukup membuat komunitas kecewa. Sayangnya, patch terbaru versi 1.1.0.2 malah memunculkan kontroversi baru yang membuat situasi semakin panas.

Melalui patch note untuk update tersebut, Bungie terlihat menghadirkan sejumlah penyesuaian berupa buff dan nerf. Namun, salah satu keputusan yang paling banyak dikritik adalah pengurangan Cradle XP dan jumlah loot yang bisa diperoleh pemain. Perubahan ini dinilai membuat pemain yang tertinggal semakin sulit mengejar, sementara pemain yang sudah memiliki level tinggi justru semakin diuntungkan.
Keluhan tersebut langsung membanjiri media sosial dan forum komunitas. Beberapa pemain menyebut Bungie menerapkan sistem “yang kaya semakin kaya”, sementara sebagian lainnya mengancam berhenti bermain apabila pengurangan XP terus dilakukan. Tidak sedikit pula yang secara terang-terangan menuduh Bungie sedang merusak game mereka sendiri melalui setiap update yang dirilis.
Padahal, Season 2 sempat memberikan sedikit peningkatan jumlah pemain. Meski demikian, Marathon saat ini hanya mencatat sekitar 8.000 hingga 10.000 pemain harian di Steam, angka yang masih tergolong kecil untuk sebuah game live service berskala besar. Banyak pemain khawatir jumlah tersebut akan kembali turun jika Bungie terus mengambil keputusan yang dianggap tidak sesuai dengan keinginan komunitas.
Situasi ini semakin diperumit dengan terus munculnya pembahasan mengenai Destiny 3. Akibat belum jelasnya masa depan franchise tersebut, Marathon praktis menjadi sorotan utama, dan setiap perubahan yang dilakukan Bungie langsung mendapat perhatian ekstra dari para pemainnya.
Menariknya, kontroversi ini muncul tidak lama setelah beredar laporan bahwa Bungie berpotensi melakukan PHK besar-besaran yang dapat berdampak pada sekitar 400 karyawannya. Jika rumor tersebut benar, maka tekanan yang dihadapi studio milik Sony tersebut tampaknya akan terus semakin berat.
Bagaimana menurut Anda? Apakah Bungie memang mengambil keputusan yang salah untuk Marathon?










