AMD Adrenalin 26.8.1 Sebabkan Apex Legends Crash di Radeon RX 9070 XT
AMD Adrenalin 26.8.1 dicurigai memicu Apex Legends sebabkan crash pada Radeon RX 9070 XT. Pengembang sarankan rollback driver sebagai solusi.
Driver GPU terbaru yang seharusnya membuat pengalaman bermain game menjadi semakin stabil justru malahan membawa masalah, seperti yang terjadi pada update terbaru driver AMD Adrenalin. Pemilik Radeon RX 9070 XT melaporkan game Apex Legends menjadi pemicu terjadinya crash di PC setelah memasang AMD Adrenalin Edition 26.8.1, dan masalah tersebut kini sudah diakui oleh tim pengembang Apex Legends.
Kasus itu terjadi tidak lama setelah AMD merilis driver GPU mereka, AMD Adrenalin Edition 26.8.1, pada 20 Agustus 2026. Setelah beberapa hari hanya menjadi dugaan dari sisi pemain, akhirnya akun komunitas resmi Apex Legends Jepang berikan konfirmasi akan sebabnya, dan mereka menyarankan pemain untuk lakukan rollback driver kembali ke driver AMD Adrenalin 26.7.1.

Masalahnya ternyata tidak hanya berhenti pada game yang tiba-tiba crash saja. Sejumlah laporan pengguna menyebut adanya fatal error, black screen, hingga PC crash saat proses awal game atau setelah shader selesai dimuat. Menariknya, versi 26.7.1 yang direkomendasikan sebagai solusi juga dilaporkan masih bermasalah pada sebagian pengguna, sementara beberapa gamer mengaku mendapatkan stabilitas setelah kembali gunakan Adrenalin 26.6.1.
Situasi seperti ini kembali menjadi pengingat akan sisi lain dari ekosistem PC gaming yang sering luput dari perhatian. Performa GPU tidak hanya bergantung pada kemampuan perangkat keras saja, tetapi juga pada lapisan software pendukung yang menghubungkannya dengan game. Adrenalin 26.8.1 sendiri membawa dukungan untuk Radeon RX 9050 4GB dan sejumlah optimasi game, tetapi Apex Legends tidak tercantum sebagai masalah yang diketahui dalam release notes AMD. Bahkan, driver tersebut sebelumnya diposisikan sebagai update resmi yang direkomendasikan untuk RX 9070 XT.
Untuk pemilik RX 9070 XT yang hanya ingin bermain Apex Legends, keputusan paling masuk akal saat ini adalah mengikuti rekomendasi rollback sambil menunggu investigasi Respawn dan AMD guna menghasilkan perbaikan yang lebih permanen. Sebab konsekuensi dari seringnya PC alami crash bisa menjalar ke kerusakan storage, yang pastinya akan timbulkan kerugian besar.
Pada akhirnya, kasus ini kembali mengangkat ketakutan gamer ketika mendapatkan driver baru, baik itu pada AMD, NVIDIA, bahkan lebih parah pada console seperti firmware untuk PlayStation dan Xbox. Pasalnya, masalah seperti ini hanya akan diketahui setelah penggunanya alami kerugian, dan tidak semua pengguna punya pengetahuan untuk lakukan rollback driver.
Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah Anda juga sempat alami masalah serupa pada kartu grafis AMD ketika driver baru itu hadir?










