EA Diklaim Tutup BioWare Demi Modal Membuat Star Wars Battlefront 3
Rumor terbaru mengklaim alasan utama di balik keputusan EA untuk menutup BioWare dan juga membatalkan proyek Mass Effect terbaru.
Keputusan EA untuk menutup studio legendaris BioWare yang telah menelurkan karya RPG terkenal seperti Mass Effect dan Dragon Age memang cukup mengejutkan. Namun hingga saat ini, masih belum ada kejelasan dari pihak EA terkait alasan utama penutupannya, membuat rumor mulai beredar, seperti yang diklaim oleh Bloomberg belum lama ini.
Menurut laporan Bloomberg yang dikutip VGC, raksasa gaming itu memilih mengutamakan pembuatan Star Wars: Battlefront 3 dibandingkan game Mass Effect terbaru, karena menilai proyek Star Wars memiliki risiko bisnis yang lebih rendah. Terlebih belakangan ini reputasi BioWare memang sedang terpuruk setelah menghasilkan proyek yang dinilai tak mencapai target, seperti Mass Effect Andromeda dan Dragon Age Veilguard.

Kedua game itu diklaim membutuhkan biaya pengembangan hingga ratusan juta Dolar. Namun, EA dikabarkan tidak ingin membiayai dua proyek sci-fi berskala besar sekaligus. Pada akhirnya, Battlefront 3 dipilih sebagai investasi yang dianggap lebih menjanjikan, sementara proyek Mass Effect dihentikan bersama penutupan BioWare.
Keputusan ini juga tidak lepas dari kondisi keuangan EA setelah proses akuisisi senilai US$55 miliar oleh konsorsium yang dipimpin Public Investment Fund Arab Saudi. Transaksi tersebut membuat perusahaan menanggung utang sekitar US$18 miliar, sehingga pengeluaran besar dan proyeksi keuntungan setiap proyek menjadi pertimbangan penting.
Laporan tersebut juga katakan proyek Mass Effect terbaru sebelumnya diklaim memiliki judul Mass Effect Universe. Sementara itu, Battlefront 3 kabarnya belum memasuki tahap produksi. Sebelumnya, DICE dan Respawn memang dilaporkan bekerja sama dalam sebuah proyek Star Wars baru yang diyakini sebagai seri lanjutan Battlefront.
Meski begitu, Battlefront 3 bukan satu-satunya faktor di balik nasib BioWare. Performa sejumlah game terbarunya, termasuk Mass Effect: Andromeda, Anthem, dan Dragon Age: The Veilguard, turut menjadi sorotan. Laporan Bloomberg juga menyinggung dinamika internal perusahaan dan perubahan posisi sejumlah eksekutif yang sebelumnya mendukung studio tersebut.
EA sendiri belum berikan konfirmasi resmi bahwa Battlefront 3 menjadi alasan utama penutupan BioWare. Pada pernyataannya kepada Bloomberg, perusahaan itu hanya menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah berbulan-bulan melakukan evaluasi terhadap kondisi bisnis, dinamika industri, dan prioritas jangka panjang.
Bagaimana menurut Anda mengenai kabar di balik penutupan BioWare dan pembatalan Mass Effect terbaru ini?









