Project Morpheus Sony Dorong Facebook Beli Oculus Rift?

Reading time:
April 24, 2014
OculusRift1

Seperti diketahui beberapa waktu yang lalu Facebook secara resmi membeli Oculus VR dengan dana yang sangat  fantastis, yakni USD 2 Miliar. Ternyata, baru-baru ini terungkap sebuah fakta menarik sebelum jejaring sosial terbesar itu melaksanakan misinya.

Seminggu sebelum membeli Oculus, Mark Zuckerberg sempat mencoba Project Morpheus, perangkat virtual reality milik Sony. “Bisakah saya mencobanya?” ujar Zuckerberg seperti diceritakan oleh Guy Longworth, PlayStation Marketing Executive.

Nampaknya Zuckerberg ingin mencari tahu seperti apa rival Oculus Rift nantinya dan memastikan ia membuat keputusan yang tepat saat membeli perusahaan itu. “Saya berharap ia membeli milik kami,” kata Longworth sembari tersenyum.

Pendiri Facebook - Mark Zuckerberg diberitakan sempat mencoba teknologi VR milik Sony - Project Morpheus terlebih dahulu sebelum membeli Oculus Rift, dua minggu setelahnya.
Pendiri Facebook – Mark Zuckerberg diberitakan sempat mencoba teknologi VR milik Sony – Project Morpheus terlebih dahulu sebelum membeli Oculus Rift, satu minggu setelahnya.

Longworth pun mengungkapkan opininya tentang bagaimana persaingan antara Project Morpheus dan Oculus Rift di masa depan. “Jika Anda berpikir tentang VR, bukan hanya dalam konteks gaming, saya pikir wearable technology adalah tren besar yang akan terus berlanjut.”

Senior Vice President untuk Sales dan Marketing di Ubisoft, Tony Key, juga mengutarakan pendapatnya saat berbicara mengenai VR. “Berapa banyak orang yang ingin memakai ini di kepala mereka? Iu semau tergantung pada konten. Pada akhirnya VR akan berbasis pada konten untuk nantinya akan berhasil atau tidak,” kata Key.

Pendapat Key memang sangat masuk akal. Apalah artinya sebuah perangkat canggih tanpa konten menarik di dalamnya. Tak hanya dalam dunia gaming, konten-konten lainnya yang bisa dijalankan dengan teknologi VR akan terus bertambah untuk membuat perangkat ini menjadi multifungsi.

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…