PlayTest: Gaming Dengan ASUS ROG GX700!

Author
David Novan
Reading time:
April 22, 2016

HITMAN

Hasil luar biasa yang diperlihatkan oleh notebook ini ketika memainkan The Division tentu saja membuat kami sangat optimis. Sebab, HITMAN merupakan salah satu game yang tidak boleh diremehkan kemampuannya dalam menguras daya PC. Bukan hanya kemampuannya dalam menghasilkan bayangan yang halus gradasinya, game ini juga memperlihatkan kemampuan untuk menghasilkan banyak NPC di satu tempat. Sebelum sampai ke setting yang kami gunakan, berikut spesifikasi minimum yang perlu dipenuhi untuk dapat memainkan game ini:

  • Prosesor: Intel Core i5-2500K 3.3GHz / AMD Phenom II X4940
  • Memory: 8 GB
  • Graphics Card: NVIDIA GTX 660 / AMD HD 7870
  • Storage: 50 GB

Untuk setting yang kami gunakan, berdasarkan pengalaman yang terjadi di The Division, kami memutuskan untuk menggunakan setting maksimumnya. Pada setting tersebut, kami menggunakan resolusi 1920×1080 dengan pengaturan Ultra dan Antialiasing SMAA. Dengan demikian, seharusnya game ini dapat berjalan dengan visual yang tinggi kualitasnya dan menurut penerawangan kami, kinerjanya ketika bermain juga seharusnya tidak terganggu. Sedangkan untuk detail setting yang kami gunakan, semua dapat Anda temukan pada screenshot berikut ini:

 

playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (13) playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (14)

Benar saja, ternyata setting yang kami gunakan sama sekali bukan masalah untuk notebook ini. Ketika bermain, kami menemukan nilai frame ratenya dapat mencapai 100 fps di dalam ruangan! Bahkan pada saat kami berada di ruangan dengan begitu banyak NPC, seperti di dekat catwalk, nilainya masih berada pada titik yang tinggi, yaitu sekitar 95 fps! Nilai terkecil kami temukan ketika berada di daerah bar, yaitu mencapai 75 fps. Sedangkan pada daerah yang sedikit NPC, nilainya dapat meningkat lebih tinggi lagi.

 

playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (15) playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (16)

Beralih ke luar ruangan, game ini menunjukkan nilai frame rate yang tidak biasa kami temukan. Ketika berada di dekat air mancur di awal permainan, nilainya berada pada kisaran 68 hingga 70 fps. Namun, pada daerah luar ruangan lain, seperti taman dan lapangan tempat helikopter berada, nilainya meningkat tinggi sampai 110 dan 130 fps! Hanya dengan melihat hasil dari pengalaman bermain kami, sudah jelas game ini dapat dimainkan dengan sangat lancar dan nyaman. Semua kondisi visual dapat dengan mudah dijalankan oleh ASUS ROG GX700!

 

playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (17) playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (18)

Rise of The Tomb Raider

Ketika berbicara mengenai keindahan visual, Rise of The Tomb Raider adalah juaranya. Bukan hanya game ini mampu memperlihatkan visual lingkungan yang menakjubkan, kontras bayangannya juga tidak dapat dijalankan begitu saja oleh sembarangan sistem. Itu sebabnya tidak banyak PC gaming yang mampu memperlihatkan visual sempurna dari game ini. Sedangkan untuk bisa memainkan game ini, spesifikasi minimumnya adalah sebagai berikut:

  • Prosesor: Intel Core i3-2100
  • Memory: 6 GB
  • Graphics Card: NVIDIA GTX 650 2GB atau AMD HD7770 2GB
  • Storage: 25 GB

Setting yang kami gunakan untuk memainkan game ini tentu saja langsung dipatok pada setting tertingginya dengan bantuan resolusi 1920×1080. Antialiasing yang kami gunakan adalah SMAA dengan semua setting di Very High, termasuk Purehair yang sangat berat untuk dijalankan. Sebelumnya kami mencoba menggunakan antialiasing SMAA 2X Ultra, tetapi game ini hanya dapat berjalan dengan frame rate di bawah 30 fps. Meskipun masih dapat dimainkan, kami memutuskan kondisi tersebut tidak ideal untuk bermain. Berikut detail lebih lengkap mengenai setting yang kami gunakan untuk memainkan game ini:

 

playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (19) playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (20) playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (21)

Hasilnya, game ini ternyata dapat berjalan dengan baik di kisaran frame rate 50 hingga 60 fps ketika berada di luar ruangan. Kondisi hujan salju tidak terlalu memengaruhi nilainya dan game ini masih tetap dapat berjalan dengan memuaskan. Hanya ketika berlari saja nilai frame ratenya dapat menurun cukup besar, yaitu mencapai 44 fps. Namun, itupun tidak lantas membuat game bermasalah atau patah-patah.

playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (22) playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (23)

Sedangkan ketika kami berada di dalam ruangan, nilainya cukup bervariasi. ketika kami berada di dalam daerah yang gelap, misalnya di dalam goa, nilainya cukup besar, yaitu sekitar 65 fps. Nilai tersebut akan meningkat ketika kami memasuki daerah dengan musuh atau Tomb, mencapai kisaran 70 fps. Perubahan tersebut tentu saja sangat mendukung beragam aksi yang dilancarkan Lara untuk menyelesaikan masalah di hadapannya. Secara keseluruhan, setting tinggi yang kami gunakan tersebut sangat tepat dan mampu menghasilkan permainan yang nyaman.

 

playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (24) playtest jagatplay ASUS ROG GX700 (25)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…