Review Octopath Traveler: Tak Semuanya Berhasil!

Reading time:
August 7, 2018

Skill dan Eksplorasi

Octopath Traveler jagatplay part 1 87
Mekanisme skill untuk eksplorasi menjadi salah satu bagian menarik Octopath Traveler.

Walaupun cukup aneh dari sisi cerita, acungan dua jempol tetap harus diarahkan pada desain gameplay yang ditawarkan Acquire di Octopath Traveler ini. Sebelum masuk ke sistem battle itu sendiri, Octopath Traveler sudah terasa unik dari sisi eksplorasi itu sendiri, yang membuatnya terasa seperti sebuah dunia besar penuh puzzle yang harus Anda cari, temukan, dan selesaikan.

Setiap karakter dari 8 karakter utama yang ada akan memiliki sebuah skill yang bisa mereka gunakan pada saat eksplorasi, dengan beberapa di antaranya terasa seperti subsitusi untuk skill karakter yang lain. Setiap skill ini bisa diaplikasikan di setiap NPC yang Anda temui untuk mencapai tujuan tertentu, atau bahkan, menyelesaikan misi sampingan yang ada. Therion misalnya punya kemampuan “Steal”, yang memungkinkannya untuk mencuri item apapun milik NPC yang ia temukan, tentu dengan persentase keberhasilan. Cyrus punya kemampuan “Scrutinize” yang memungkinkannya menggali informasi dari karakter NPC yang biasanya akan membuka item tersembunyi atau diskon toko tertentu. Karakter seperti Primrose juga misalnya kemampuan untuk melakukan “Allure” yang akan menarik satu karakter NPC tertentu dari posisinya dan mengikuti petualangan Anda hingga Anda memintanya untuk berhenti. Setiap karakter punya skill unik mereka saat menjelajahi dunia ini.

Octopath Traveler jagatplay part 1 73 1
Steal all the things!
Octopath Traveler jagatplay part 1 195
Beberapa skill eksplorasi saling melengkapi. Item susah dicuri? Bagaimana jika Anda membelinya dengan sedikit ekstra kemampuan menawar?

Beberapa di antara karakter ini juga terasa seperti karakter subsitusi yang walaupun terlihat serupa, namun menyempurnakan satu sama lain. Contohnya? Seperti Therion dengan “Steal” dan Tressa, sang merchant dengan “Purchase”. Therion memang bisa menggunakan aksi curinya ke semua NPC yang ia temui, namun tidak selalu menjamin persentase keberhasilan yang tinggi. Jika Anda gagal melakukan skill eksplorasi seperti ini hingga angka tertentu, akan ada penalti yang membuat Anda tidak bisa lagi menggunakannya di kota yang sama hingga Anda membayar sejumlah uang pada penjaga bar terdekat untuk memulihkan prestasi Anda.

Bagaimana jika Anda bertemu dengan item / equipment menarik di satu NPC yang persentase keberhasilan mencurinya selalu di bawah 10% misalnya? Di sinilah Tress bertindak. Dengan menggunakan skill “Purchase”, Anda selalu bisa mendapatkan item-item dengan persentase rendah tersebut dengan membayar sejumlah uang. Selama uang Anda terpenuhi, tidak akan ada masalah yang terjadi. Skill Tressa melengkapi kelemahan skill Therion.

Skill milik Ophelia dan Primrose juga punya pengaruh langsung pada sistem pertarungan itu sendiri. Karakter yang Anda tarik untuk mengikuti Anda dari satu tempat ke tempat lainnya, bukan sekedar ditujukan untuk membuatnya menjauh dari lokasi yang Anda inginkan. Karakter-karakter NPC dengan level dan kemampuan yang berbeda ini juga bisa Anda minta untuk turun saat bertarung, dengan skill mereka masing-masing. Mereka akan ikut bertarung sebelum limit turn tertentu habis. Sementara karakter Hunter seperti H’aanit misalnya, punya opsi untuk menangkap monster yang ia temukan saat bertarung untuk seperti layaknya Pokemon, ia gunakan kembali saat dibutuhkan.

Octopath Traveler jagatplay part 1 155
Beberapa karakter juga punya skill unik yang bisa Anda gunakan saat bertarung.
Octopath traveler jagatplay part 2 70
Skill “Study Foe” milik Cyrus misalnya, akan membuka satu kelemahan musuh secara otomatis.

Ada beberapa skill eksplorasi pula yang akan muncul hanya karena Anda sekedar membawa mereka dalam party. Tress misalnya, akan secara otomatis menemukan sejumlah uang untuk setiap area yang ia temui, yang angkanya berkontribusi cukup signifikan untuk kemampuan Anda berbelanja item penting atau equipment kuat yang sudah Anda lirik jauh hari. Sementara karakter lain seperti Cyrus, akan punya kemampuan “Study Foe” yang otomatis bekerja di setiap awal pertarungan yang Anda jalani. Study Fore akan membuka informasi satu kelemahan musuh secara acak untuk Anda eksploitasi untuk kemenangan Anda.

Maka mengingat hanya 4 karakter yang bisa Anda bawa ke dalam party setiap kali Anda berpetualang, komposisi party yang Anda pilih akan sangat menentukan keuntungan seperti apa yang Anda dapatkan saat melakukan eksplorasi, bertarung, hingga aksi apa yang bisa Anda lakukan untuk setiap NPC yang ada. Karena lewat proses interogasi, mencuri, membeli, hingga sekedar provokasi atau menantang mereka bertarung, Anda bisa jadi menemukan solusi untuk menyelesaikan ragam side mission yang tersebar di setiap kota yang ada.

Tidak Mudah

Octopath Traveler jagatplay part 1 100
Jangan menganggap sebelah mata bentuknya yang imut. Ini bukan game JRPG yang mudah.

Terlepas dari bentuknya yang imut dan memanjakan mata, Octopath Traveler bukanlah sebuah game JRPG yang bisa Anda sebut “mudah”. Walaupun mekanisme sederhana dan bisa dikuasai dalam waktu dekat, ia tetap menghadirkan satu atau dua buah kejutan yang akan membuat Anda kelabakan, terutama saat bertarung dengan boss di garis cerita utama masing-masing karakter. Untuk para veteran sekalipun, Anda akan kewalahan.

Sistem pertarungannya sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Octopath Traveler adalah sebuah game JRPG klasik berbasis menu yang didasarkan pada sistem turn-based. Anda akan bisa melihat lewat garis di atas medan pertarungan soal giliran karakter, tim Anda ataupun musuh, yang tengah berlangsung atau akan berlangsung. Setiap musuh akan punya “perisai” dalam angka tertentu yang harus dihancurkan terlebih dahulu jika Anda ingin mendapatkan keuntungan saat bertarung. Musuh yang perisainya hancur akan mendapatkan damage lebih besar dan tentu saja, kehilangan satu turn hingga mereka bisa aktif kembali di turn selanjutnya. Kemenangan akan bisa dicapai dengan memaksimalkan hal ini.

Seperti yang bisa diprediksi, perisai hanya akan bisa dilukai dan hancur jika Anda memang memukul sang musuh dengan sesuatu yang memang jadi kelemahannya. Ia bisa berujung jadi variasi senjata, dari dagger, pedang, kapak, panah, hingga staff, tetapi juga bisa berujung variasi magic, seperti fire, blizzard, hingga lightning dan magic-magic berbasis elemen lainnya. Kompleksitasnya dimulai di sini. Alih-alih membiarkan seorang karakter menggunakan senjata secara bebas, variasi senjata, skill, dan magic yang bisa Anda gunakan akan sangat bergantung pada Job yang Anda pilih untuk karakter tersebut.

Octopath Traveler jagatplay part 1 130
Menghancurkan perisai musuh hingga mendapatkan status “Break” akan jadi inti pertarungan. Status ini membuat musuh kehilangan turn dengan defense yang turun pula.
Octopath Traveler jagatplay part 1 174
Setiap musuh punya kelemahan berbeda VS senjata / skill / magic unik tiap job karakter. Hal ini membuat komposisi karakter menjadi penting.

Sebagai contoh? Karakter dengan Job “Hunter” misalnya bisa menggunakan kapak dan panah, tetapi tidak pedang dan dagger. Atau karakter “Warrior” bisa menggunakan pedang dan tombak, namun tidak dagger ataupun Staff. Komposisi party di awal permainan akan menentukan seberapa mulusnya pertarungan Anda. Karena jika Anda berujung membawa komposisi yang salah, Anda seperti akan berhadapan dengan tembok yang sulit untuk dihancurkan.

Mekanik lain yang ditawarkan oleh Octopath Traveler adalah BP atau Boost Point. Point kecil yang Anda dapatkan secara otomatis setiap kali turn baru muncul ini adalah elemen “terpenting” dalam sistem pertarungan yang ada. Bisa menyimpan dan menggunakan Boost sekaligus hingga 4 kali, ia tidak hanya akan memperkuat damage yang dihasilkan tetapi juga memungkinkan Anda untuk menyerang dalam jumlah sekaligus sesuai dengan jumlah Boost yang Anda gunakan. Sebagai contoh? Menggunakan Boost 4x pada Attack misalnya, akan membuat Anda melakukan serangan biasa empat kali berurut-turut. Boost juga bisa digunakan untuk memperkuat skill berbasis Job atau mengakses serangan pemungkas di masing-masing Job tersebut. Mengetahui kapan timing yang tepat untuk menyimpan dan mengeluarkan Boost, terutama untuk menghancurkan perisai musuh, adalah sesuatu yang esensial di Octopath Traveler.

Octopath Traveler jagatplay part 1 99
“Boost” yang dikumpulkan per turn akan meningkatkan damage dan memungkinkan Anda menyerang beberapa kali berturut-turut.
Octopath Traveler jagatplay part 1 212
Jika Anda rajin melakukan eksplorasi, Anda akan bisa mendapatkan job baru yang bisa Anda kenakan sebagai “job kedua”.
Octopath traveler jagatplay part 2 29
Ada pula job rahasia lebih kuat yang menuntut Anda mengalahkan penjaganya yang menjengkelkan.

Kompleksitas ini sendiri akan berkurang seiring dengan rajinnya proses eksplorasi yang Anda lakukan. Mengapa? Karena pada akhirnya, seorang karakter akan bisa menggunakan dua job secara bersamaan dan mengakses varian skill dari dua job tersebut sekaligus. Apakah lantas membuat tingkat kesulitan game ini berkurang? Tetap tidak. Karena percaya atau tidak, musuh-musuh yang Anda hadapi, selama perbedaan levelnya tidak terlalu jauh dari Anda, tetap akan bisa menghabisi Anda dengan mudah jika Anda tidak waspada. Masalahnya terletak pada jumlah HP Anda yang tidak terlalu besar, bahkan di level tinggi sekalipun, berbanding dengan damage serangan musuh yang tidak akan sulit untuk menyita 1/6 dari total angka tersebut dengan hanya satu serangan fisik saja. Dipadukan dengan fakta bahwa ada begitu banyak serangan fisik, magic, dan status effect yang bisa menyerang semua anggota party Anda sekaligus, mengatur komposisi party sekali lagi, sangatlah penting.

Bertarung dengan tingkat random encounter yang cukup tinggi dan varian musuh yang cukup tinggi di setiap area baru yang Anda temui, tantangan terbesar Octopath Traveler mengakar pada setiap pertarungan boss yang Anda temukan, baik dari sisi cerita ataupun eksplorasi. Setiap boss biasanya hadir dengan sifat menjengkelkan yang cukup untuk membuat Anda ingin membanting Nintendo Switch Anda ke seberang ruangan. Mereka hadir dengan HP yang jumlahnya masif, punya perisai dengan angka tinggi, biasanya punya kemampuan untuk mengacak dan mengubah elemen kelemahan, punya damage super tinggi, punya banyak serangan AOE, hingga terkadang diuntungkan dengan sistem turn-based yang memungkinkan mereka untuk menyerang dalam 2-3 turn berturut-turut. Cukup untuk membuat anggota party Anda terkuat sekalipun, lenyap tak bersisa hanya dalam waktu 30 detik saja. Pertarungan berkepanjangan, konsistensi untuk terus mengeksploitasi kelemahan, dan juga memastikan diri terus bertahan hidup akan jadi pemandangan yang tidak terhindarkan setiap kali Anda bertarung dengan boss di Octopath Traveler. Percayalah, ini bukan game yang mudah.

Octopath traveler jagatplay part 2 53
Pertarungan boss yang panjang dan sulit akan jadi masalah terberat Anda di sini.
Octopath Traveler jagatplay part 1 156
Semakin banyak job yang Anda kuasai, semakin banyak skill pasif yang bisa Anda gunakan, semakin kuat pula Anda di pertarungan.

Salah satu elemen yang akan sangat “membantu” Anda adalah skill pasif yang bisa Anda sematkan di setiap karaker yang ada sesuai dengan Job mereka. Skill pasif yang jumlahnya terbatas ini bisa Anda buka dengan menggunakan resource bernama Job Point alias JP yang didapatkan setiap kali Anda selesai bertarung. Setiap Job akan punya skill pasif berbeda-beda, yang jika Anda kombinasikan dengan tepat, akan menghasilkan banyak keuntungan dan buff permanen yang menggoda. Dari kesempatan menyerang dua kali, lebih tahan terhadap efek status, memulihkan HP di setiap turn, menabrak batas damage di angka 9999, hingga yang sesederhana memperkecil potensi encounter rate melawan musuh. Gonta-ganti job dan skill pasif akan membantu Anda beradaptasi dengan pertarungan boss yang memang jadi masalah tersendiri.

Pertarungan boss di Octopath Traveler akan menguji kesabaran dan kemampuan Anda sebagai seorang gamer JRPG.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…