15 Sosok Karakter Wanita “Terkuat” di Franchise Final Fantasy!

Reading time:
April 21, 2020
  1. Tifa [Final Fantasy VII]

final fantasy vii remake jagatplay 29

Sebuah kombinasi mumpuni, kuat di sisi fisik dan kuat di sisi psikologis, adalah kombinasi yang membuat Tifa Lockhart pantas untuk masuk ke dalam daftar fantastis yang satu ini. Kita tentu tidak sekedar bicara soal level kesabaran yang harus ia miliki untuk berhadapan dengan Cloud, yang di seri originalnya, punya kepribadian sekelas pohon yang begitu dingin dan tak banyak merespon situasi dengan baik saja. Kita juga bicara soal naluri keibuannya pada saat merawat Marlene yang dipadukan sisi maskulinitas tinggi, yang membuatnya siap untuk menghajar dan menghancurkan siapa saja yang berusaha menghalanginya ataupun misi yang ia jalani dengan kepercayaan tinggi. Yang menarik dari Tifa adalah fakta bahwa di luar semua ketangguhannya ini, Anda bisa melihat sisi rapuh yang tidak bisa ia sembunyikan dengan mudah – menciptakan karakter kompleks yang menarik.

  1. Edea [Final Fantasy VIII]

edea

 

Ada dua alasan untuk mencintai Edea Kramer sebagai karakter, yang semuanya berpusat pada dualitas kepribadian yang ia perlihatkan ketika ia berganti dari karakter antagonis menjadi sesungguhnya, seorang protagonis. Dimana kedua karakter tersebut tidak terpaku pada stereotipe karakter wanita pada umumnya, bahkan ketika ia berperan sebagai tokoh antagonis sekalipun. Berbeda dengan banyak stereotipe antagonis wanita yang biasanya terpaku pada rasa cemburu atau iri, Edea yang kerasukan oleh seorang penyihir waktu ini datang dengan sebuah misi lebih katastropik yang tidak didasarkan pada kepentingan pribadinya – sebuah mimpi untuk menggabungkan semua timeline di dalam satu ruang yang sama, yang tentu saja dimotivasi oleh Ultimecia itu sendiri. Ketika ia kembali menemukan pikiran rasionalnya, ia kembali berperan sebagai karakter wanita simpatik yang mengayomi kebutuhan karakter-karakter Final Fantasy VIII yang lain.

  1. Aerith [Final Fantasy VII]

final fantasy vii remake jagatplay 127 600x338 1

Bersama dengan Tifa dan Jessie di Final Fantasy VII Remake, kesempatan Square Enix untuk mengeksplorasi lebih dalam karakter Aerith selain sisi presentasi visualnya yang kian memanjakan mata, membuat Aerith tampil sebagai karakter wanita yang tumbuh lebih fantastis. Terlepas dari fakta bahwa ia hampir terasa seperti karakter “Damsel in Distress” karena masa lalunya yang burukk dimana ia tumbuh besar di sebuah lingkungan lab penuh eksperimen, Aerith tumbuh melawan balik. Bahwa alih-alih sekedar diam, ia ikut berjuang untuk melawan takdir dan memilih jalan hidupnya sendiri. Ia berdiri tegap melawan para Turk yang selalu berusaha membawanya kembali ke Shinra dengan menggunakan kekuatan magis dan senyum-nya yang tidak tergantikan. Kita juga bicara soal karakter wanita tanpa rasa takut yang siap untuk mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkan dunia.

  1. Ashe [Final Fantasy XII]

final fantasy xii ashe

Final Fantasy bukanlah sebuah franchise yang “asing” dengan konsep putri kerajaan yang sepertinya memang terikat pada konsep fantasi kuat yang ia usung. Namun berita baiknya, hampir semua putri kerajaan yang ia usung tidak berperan layaknya karakter putri klise di masa lampau yang hanya bisa menangis dan menunggu seorang pangeran untuk menyelamatkannya. Salah satunya dipertontonkan oleh Ashelia B’nargin Dalmasca yang alih-alih hanya diam dan menunggu ajudannya untuk menyelesaikan segala sesuatu masalah untuknya, ia memutuskan untuk ikut campur secara langsung. Kepribadiannya yang kuat juga membuat idealisme nya tidak pernah tergoyahkan terlepas dari godaan untuk sebuah kekuatan yang bahkan lebih besar dan mematikan.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…
June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…