15 Sosok Karakter Wanita “Terkuat” di Franchise Final Fantasy!

Reading time:
April 21, 2020
  1. Lunafreya Nox Fleuret [Final Fantasy XV]

lunafreya

Selain Ashe, Lunafreya juga menjadi pencitraan karakter putri kerajaan memesona yang berhasil dicapai oleh Square Enix dengan Final Fantasy. Terlepas dari elemen cerita klise seperti “pernikahan” atas nama cinta dan upaya untuk menggabungkan kekuatan dua kerajaan raksasa, Lunafreya memosisikan diri sebagai karakter wanita independen yang tidak selalu terikat dan harus menunggu instruksi Noctis. Ia siap mengambil langkah apapun yang ia butuhkan untuk menyelamatkan rakyat, pria yang ia cintai, dan kerajaan yang ia sayangi tanpa keraguan. Kekuatan seorang Lunafreya dalam cerita Final Fantasy XV disajikan dalam kisah penuh emosi dan tragedi yang siap menggetarkan hati. Namun di sisi lain, cukup untuk memancing apresiasi tinggi soal bagaimana ia ditulis.

  1. Garnet [Final Fantasy IX]

garnet

Maka dari semua karakter “putri kerajaan” yang sempat ditawarkan Final Fantasy, terutama terikat pada era Playstation pertama yang masih diisi dengan banyak kisah dongeng yang memuat karakter wanita dengan sterotipe yang kesemuanya sama, Garnet menjadi salah satu pendobrak yang efektif untuk sosok karakter wanita yang kuat. Garnet juga berujung memesona jika kita membandingkannya dengan sosok protagonis wanita utama dari FF VIII – Rinoa yang memang lebih terikat pada konsep “Damsel in Distress” yang lebih kental. Garnet tumbuh menjadi seorang putri manja, menjadi karakter wanita dengan misi dan resolusi, tumbuh dewasa, dan pada akhirnya lebih dari karakter wanita satu dimensi saja. Perpindahan dari Rinoa ke Garnet adalah potret karakter wanita yang pantas untuk disambut dengan tangan terbuka.

  1. Yuna [Final Fantasy X]

yuna

Maka dari semua karakter wanita yang sempat ditawarkan oleh Final Fantasy, karakter “terkuat” sepertinya menang pantas disandang oleh protagonis utama wanita dari Final Fantasy X – Yuna. Kita berbicara soal seorang Summoner yang menjalani sebuah jiarah penuh tantangan berat untuk menyelamatkan dunia yang ia cintai – Spira. Semuanya ia lakukan dengan memahami betul bahwa di akhir perjalanan, ia harus mengorbankan nyawa-nya atas nama kedamaian bersama. Ada tanggung jawab yang harus ia pikul dengan mengesampingkan semua kebutuhan dan mimpi pribadi yang ia miliki. Salah satu hal fantastis dari seorang Yuna adalah bagaimana ia ditulis tanpa mengabaikan sisi kewanitaan-nya sendiri. Ketika momen itu tiba, ketika ia begitu menginginkan seseorang dimana ia berkeluh kesah, dimana ia merasa bahwa ia butuh alasan ekstra mengapa dunia pantas untuk diperjuangkan, ia tidak ragu untuk membuka pintu hatinya untuk Tidus. Kekuatan Yuna dari sisi cerita dan karakter adalah hal yang membuatnya begitu memesona.

Di atas adalah 15 karakter wanita Final Fantasy yang menurut kami pantas menyandang predikat sebagai yang “terkuat” di antara yang “terkuat”. Sekali lagi kita berbicara tidak hanya soal kekuatan fisik saja, tetapi juga bagaimana setiap dari mereka ditulis dan diproyeksikan dalam kisah kompleks setiap seri Final Fantasy. Satu hal yang paling mengagumkan dari artikel toplist untuk artikel hari Kartini ini adalah menemukan bahwa sebagian besar karakter wanita franchise JRPG super populer ini ditulis dengan emansipasi yang kuat. Hanya ada beberapa karakter wanita lemah, seperti Rinoa di Final Fantasy VIII atau bagaimana sensualitas Vanille di Final Fantasy XIII yang terlalu ditonjolkan yang menjadi contoh buruk di puluhan tahun eksistensi franchise racikan Square Enix ini. Sisanya? Ia memuat karakter wanita yang punya peran, watak, dan aksi yang luar biasa.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Dari semua karakter wanita Final Fantasy yang sempat mengemuka selama puluhan tahun terakhir ini, manakah yang Anda kategorikan sebagai yang “terbaik” di antara yang “terbaik”? Feel free to comment and expand the list!

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…
June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…