Hubungan Dev. DOOM Eternal dan Mick Gordon Resmi Berakhir!

Reading time:
May 5, 2020
DOOM Eternal part 1 jagaptlay 39 1

Tampil sebagai salah satu game FPS terbaik yang muncul dalam satu dekade terakhir ini, DOOM dari id Software dan Bethesda memang terhitung istimewa. Menggembirakan melihat sebuah franchise yang sempat terkatung-katung kini tidak sekadar menemukan jalannya kembali di industri game, namun menetapkan standar baru terkait game FPS yang mampu menawarkan pengalaman menegangkan di setiap sudut. Yang membuatnya kian sempurna? Tentu saja alunan musik metal nan cadas yang menemani aksi Anda berburu para iblis ini. Namun sayangnya, setelah DOOM 2016 dan DOOM Eternal, racikan musik dari sosok Mick Gordon tersebut tampaknya tidak akan menemani para fans lagi. Hubungan antara id Software dan Mick Gordon saat ini, bisa dibilang berakhir.

Merespon komentar Mick Gordon di situs sosial media beberapa waktu lalu, Executive Producer DOOM Eternal – Marty Stratton akhirnya berbagi kronologis kejadian dari sudut pandang id Software. Stratton menegaskan bahwa sejak awal, Mick Gordon mendapatkan kebebasan kreatif penuh untuk meracik OST Doom Eternal.

Untuk merampungkan musik in-game ini menjadi soundtrack yang seharusnya, Mick sempat meminta tambahan deadline 6 minggu. Namun setelah 6 minggu, tidak ada tanda-tanda bahwa ia akan bisa memenuhi tenggat waktu tersebut, menurut Stratton. Terdesak dengan kebijakan “refund” di beberapa negara yang memungkinkan gamer untuk mengembalikan game yang gagal memenuhi janji mereka, id Software pun mulai meminta Lead Audio Designer – Chad untuk mempersiapkan rencana cadangan dengan melakukan mixing track versi id Software. Maka darinya, kasus yang sempat diperbincangkan terjadi.

doom eternal
Berbagi cerita dari pihak mereka, id Software menyebut bahwa kontroversi OST Doom Eternal yang terjadi karena MIck Gordon gagal memenuhi tenggat waktu yang ada.

Stratton mengaku ia harus angkat bicara karena merasa apa yang terjadi saat ini terasa seperti sebuah serangan personal untuk tim-nya, terutama untuk Lead Audio Designer – yang sudah berkontribusi fantastis untuk DOOM Eternal. Apalagi ada kesan pencemaran nama baik untuk mereka yang sudah bekerja keras untuk game ini dan terus mendukungnya. Stratton juga menyebut bahwa dirinya sempat terkejut dengan pernyataan Mick Gordon yang tidak ingin lagi mengerjakan seri DOOM selanjutnya di sosial media terlepas dari fakta bahwa mereka tidak pernah berdiskusi terkait masalah ini sebelumnya. Ia mengaku kecewa dengan kondisi ini.

Oleh karena itu, lewat post komunitas yang ia lemparkan via Reddit tersebut, id Software dan Mick Gordon resmi “berpisah”. Mick Gordon tidak akan lagi terlibat dalam DLC DOOM Eternal yang saat ini tengah dipersiapkan ataupun game-game DOOM di masa depan. Stratton menyebut tim-nya menikmati proses kolaborasi sejauh ini dan mendoakan yang terbaik bagi Mick Gordon di masa depan.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang optimis atau justru pesimis dengan keseruan DLC DOOM Eternal dan DOOM selanjutnya tanpa campur tangan seorang Mick Gordon?

Source: Reddit

Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…
June 21, 2021 - 0

Review Guilty Gear Strive: Wangi Kemenangan!

Sepak terjang Arc System Works di genre game fighting memang…
June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…